Malaika Alishba atau sering disapa Mala adalah seorang gadis yang baik hati, ramah, pintar, dan enerjik.
Namun dibalik sifatnya yang enerjik Mala memiliki sifat yang pendiam. Ia memiliki sejuta rahasia dalam hidupnya.
Semuanya bermula dari.....
~~~
Cahaya matahari mulai mamasuki kamar seorang gadis. Cahaya masuk merambat melalui celah celah fentilasi.
Membangunkan gadis yang tertidur pulas di ranjang singlenya.
"Tok tok tok"
"Mala bangun nak, kita sarapan dulu" Mala tak kunjung keluar
'Tok tok tok'
Ketukan kembali terdengar di kamar Mala. Namun tak dihiraukan olehnya
"Mala keluar sayang, mama tunggu dibawah ya" suara hentakkan kaki yang semula keras kembali tak terdengar kembali
Hal ini sudah seperti sarapan yang rutin harus dimakannya setiap pagi. Mala sudah hafal dengan kejadian yang akan berlangsung jika Mala turun kebawah.
Ya. Mala hanya akan selalu di introgasi mengenai kakaknya. Kakak yang sangat Mala sayangi. Kakak yang selalu menjadi sandaran bagi Mala disaat terpuruk.
Namun kini semuanya telah sirna. Bagai debu yang terkena terpaan angin dan menghilang dalam sekejap. Itulah yang dirasakan Mala.
Kebahagiaannya sudah hilang untuk selamanya. Kebahagiaan yang menjelma menjadi iblis yang terkutuk untuk selamanya.
Kini hanya ada penyesalan dan kenagan pahit yang diterimanya.
Mala hanya bisa menangis dalam diam ketika mamanya mengetuk pintu yang kesekian kalinya.
Sungguh, sejujurnya Mala sangat ingin memeluk mamanya. Namun ia selalu menahannya
Karna ia tau bahwa sebenarnya mamanya tidaklah salah. Ia sudah mengihklaskan kepergian kak Lala.
Mamanya tau bahwa mala tidak melakukan hal yang dituduhkan suaminya pada Mala.
Namun ternyata suaminya itu tetap saja gelap mata. Hingga Mala yang menjadi korban.
Suaminya itu selalu menyalahkan Mala dan berkata bahwa Mala adalah panyebabnya.
"Ini semua salah kamu!!. Gara gara kamu Lala meninggal!!. Kamu pembunuh Mala!!!!"
Itulah kalimat yang selalu terngiang di kepala Mala. Kalimat yang selalu dilontarkan ayahnya.
Padahal sungguh Mala bukan seorang pembunuh. Semua itu sungguh naluri seorang kakak untuk terus melindungi adiknya bagaimanapun caranya.
Dan seorang kakak akan selalu melakukan apapun demi kebahagiaan adiknya, sekalipun taruhanya sebuah nyawa
"Hiks hiks"
"Kenapa selalu aku yang selalu di salahkan?, apa salahku?, kenapa papa selalu menuduhku?. Padahal sungguh bukan aku pelakunya" Mala menagis sesenggukan
"Ya tuhan apa salahku hingga papa bisa sebenci itu terhadapku. Apakah aku ini anak yang sangat bodoh hingga papa marah seperti itu?."
"Ya tuhan berikan aku kebahagiaan walau hanya sekali. Biarkan aku merasakan kasih sayang ayah ku. Biarkan tawa yang hilang ini kembali tersenyum. Biarkan aku merasakan pelukan seorang ayah ya tuhan" Mala terus bertanya tanya pada tuhan sambil
menangis
Tanpa Mala sadari sedari tadi ada seorang wanita yang mendengar semua keluh kesah Mala. Mira ~ibunda Mala
"Maaf..."
"Hiks...maafkan mama sayang mama gak bisa berbuat apa apa"
"Mama bukan mama yang baik buat kamu sayang" Mira pergi dari pintu karna tak sanggup melihat anaknya selalu menjadi penjahat bagi Yuda. ~ayah Mala
Setelah mengucapkannya Mira pergi meninggalkan kamar Mala.
"Kak, kenapa kakak dulu selamatin aku kak. Harusnya biar aku aja yang mati. Hiks biar aku gak mengalami semua ini hiks hiks" Mala menangis semakin kencang.
Mala duduk meringkuk memegang lututnya di pojok kamar. Mala menagis tersendat sendat hingga bahunya bergetar kencang.
Betapa hancurnya hati Mala saat ini. Ia harus menghadapi keadaan yang pahit di masa seharusnya ia bersenag senang bersama teman temannya. Kini ia harus menanggung beban yang berat.
Mengapa Mala selalu salah di mata papanya?.
Kenapa takdirnya tak kunjung memancarkan sebuah cahaya kebahagiaan?.
Sebenarnya apa yang direncanakan tuhan dibalik semua penderitaan yang dialami Mala?.
Kejutan apa yang direncanakan oleh tuhan untuk Mala?.
Entahlah semua itu rahasia yang diatas:)
•
•
•
•
~~~
TBC
#Rahayu0216
YOU ARE READING
Secret Of Malaika
Teen Fiction[Slow update] Malaika Alishba berarti malaikat yang cantik. Namun nasibnya tak secantik namanya. Dicemoh, dihina, dimaki sudah menjadi sarapan setiap harinya untuk Mala. Hingga pada suatu saat ada sebuah rahasia yang membuatnya benar benar terpuruk...
