Dia adalah sebuah ketulusan yang aku sia-siakan
Senyumanya mengatakan bahwa ia sedih
Matanya mengatakan bahwa ia sakit
Dia adalah bidadari tak bersayap
Malaikat perasa
Entah hatinya terbuat dari apa
Marah, kecewa, sedih itu semua tak pernah ia tunjukkan
Malam adalah sahabatnya
Tertawa adalah caranya menangis
Dia adalah wanita munafik!
Menampikkan luka dengan kata baik baik saja
Aku bahkan tak pernah memahami dirinya
Atau bahkan tak pernah memahaminya
Hingga akhirnya dia melangkah mundur
Mundur dalam kata yang sebenarnya
Dan inilah penyesalanku
Alano Denatario Jevano.
