Prolog

22 1 0
                                        

Dia adalah sebuah ketulusan yang aku sia-siakan

Senyumanya mengatakan bahwa ia sedih

Matanya mengatakan bahwa ia sakit

Dia adalah bidadari tak bersayap

Malaikat perasa

Entah hatinya terbuat dari apa

Marah, kecewa, sedih itu semua tak pernah ia tunjukkan

Malam adalah sahabatnya

Tertawa adalah caranya menangis

Dia adalah wanita munafik!

Menampikkan luka dengan kata baik baik saja

Aku bahkan tak pernah memahami dirinya

Atau bahkan tak pernah memahaminya

Hingga akhirnya dia melangkah mundur

Mundur dalam kata yang sebenarnya

Dan inilah penyesalanku

Alano Denatario Jevano.

HILYAWhere stories live. Discover now