"Vano"
ucap dera tersenyum lalu melambaikan tangannya.
"siapa?"
ujar cowo itu sambil menaikan sebelah alisnya.
"ih vano masa gak ingat dera sih"
"apaan?"
Dera bingung kenapa bisa teman kecil nya ini tidak mengingatnya padahal mereka baru 1 tahun tidak bertemu. "apa jangan jangan waktu vano pergi ke luar negeri dia kecelakaan terus lupa ingatan?" batin dera.
"Tenang vano, dera pasti bakal balikin ingatan vano lagi"
dera mengedipkan sebelah matanya seperti orang bodoh, tapi dera tidak di hiraukan vano.
"Der mungkin lo salah orang"
bella menarik tangan dera agar cewek itu kembali ke tempat duduknya dan tidak melakukan hal bodoh seperti tadi.
Dera menggelengkan kepalanya lalu melihat ke arah bella seolah dia memberi isyarat bahwa cowok itu memang teman kecilnya.
"udah di kumpul semua kan kertasnya?"
tanya vano pada teman temannya.
semua temannya menjawab bahwa mereka sudah mengumpulkan semua kertas tersebut. Lalu vano berjalan meninggalkan kelas untuk menaruh kertas itu di meja bu Alice.
"Vano"
dera mengejar cowot itu dan langsung berdiri tepat di depannya.
vano mengehela nafasnya kasar karena kesal cewek ini terus saja mengganggunya.
"vano pokonya harus ingat lagi ya sama dera"
"gak penting"
jawab vano.
Dera agak sedikit kecewa mendengar kata kata seperti itu dari vano, tapi tenang saja dera itu orangnya pantang menyerah.
"kalau dera gak penting, dera gak mungkin lahir"
"dari pada lo ngomongin hal gak jelas mending, lo anter semua sampah ini ke meja bu alice"
"kan vano yang di suruh, dera nemenin vano aja ya lagian dera masih mau cerita sama vano"
dera memperlihatkan tampang polosnya itu.
"lo antar aja ni sampah baru gue mau cerita sama lo"
Dera langsung mengambil semua kertas itu dari tangan vano, dan langsung beranjak pergi dari hadapan vano.
"ya udah dera pergi dulu tungguin dera di kelas ya"
dera berjalan melewati koridor.
***
Dera mengetuk pintu ruangan guru lalu berjalan ke arah meja yang diduduki bu alice, Dera melihat bu alice sedang makan.
Dera bingung bukannya tadi bu alice bilang mau rapat tapi malah enak-enakan makan.
"Bu ini sampahnya"
Dera menaruh kertas itu dimeja
"apa kamu bilang!!!"
bu alice kesal karena dera menyebut tugas yang ia berikan itu sampah.
"tadi vano bilang kalau saya antar sampah ini ke ibu, baru dia mau ngomong sama saya"
jelas dera sambil cengengesan.
"lesson hours have finished"
bel berbunyi menandakan bahwa saatnya pulang karena jam pelajaran telah selesai.
"tapi ini bukan sampah"
tegas bu alice hingga membuat dera menundukan kepalanya.
"maaf bu"
"ya udah gak papa. pulang gih bel udah bunyi"
ujar bu alice lembut, mungkin bu alice kasihan melihat dera yang sedang menundukan kepala jadi ia bicara lebih lembut.
YOU ARE READING
Cute Girl
FanfictionAdera Corliss, Seorang perempuan manis lucu dan lugu yang disukai banyak orang. Dera adalah gadis remaja yang sedang memasuki masa SMA, setelah melalui masa ospek dihari pertama Dera bersekolah, tanpa sengaja ia bertemu kembali dengan sahabat keciln...
