Kringgg....kringg.....kringg......
Bunyi alarm yang menandakan waktu sudah menunjukkan 05:30.
Seperti biasa,sepupu gue bergegas ke kamar mandi untuk pergi mandi.Setelah siap mandi,ia membangunkan gue untuk bergiliran mandi. Gue pun dengan keadaan yang lemas pergi kekamar mandi dan gue segera mandi secepatnya.Setelah gue selesai mandi,gue dan dia bergegas untuk pergi di hari MOS 1 di 3 PURE SENIOR HIGH SCHOOL. Akan tetapi,kami tidak lupa untuk makan pagi agar tidak lelah. Setelah selesai,kami pun pergi dan naik becak untuk pergi kesekolah. Pada pukul 07:00,kami berdua sampe disekolah. Dan pada pukul 07:15 bel berbunyi untuk memasuki kelas masing-masing bagi kelas 11 dan 12,tidak untuk kami. Kami memasuki kelas Siswa/i MOS 1. Yah tepatnya berada di lantai 2,meskipun tangganya membuat kami lelah,kami tetap semangat untuk mengikuti MOS 1 disekolah baru.
Gue dan sepupu gue itu mengambil tempat duduk di barisan ketiga paling depan. Kelas kami berada di dekat tower air sekolah. Ada beberapa teman-teman yang tidak gue kenal dan ada sebagian gue kenal karena alumni dari smp gue, 4 PURE JUNIOR HIGH SCHOOL dan sisanya teman di fb(maklumlah,gue kan orgnya sukak kepoin org).
*Okelah...... gue lanjutkan ketopik lain,gausah dibahas-bahas itu lagi lah.
Pada hari MOS 1 tidak menyenangkan,karena tidak ada asik-asiknya bagi gue...aktifitasnya seperti biasa bagi gue,tidak bagi yang lain,mereka menganggap hari MOS 1 menyenangkan. Gue melihat mereka tertawa terbahak-terbahak serasa mereka sudah kenal lama,ada yang udah saling menyapa dan berkumpul sama.
Setelah merasa bosan,akhirnya surga yang ditunggu-tunggu sudah berbunyi😅😅😅. Yang artinya gue bebas dari hari pertama MOS. Gue menuruni tangga demi tangga dengan perlahan-lahan.
'Sdrukkkk....tak..tak...tak' suara yang berasal dari seorang pria yang berlari kearah gue sambil menyenggol pundak gue. Dan gue merasa jengkel melihat tingkahnya itu. Kemudian,gue berlari menuruni tangga tanpa peduli dengan resiko itu dan segera menghampirinya.
"Gk pakek otak y? Jalan itu pakek mata!! Untung gue gak jatuh (ekpresi jengkel dan mata yang nyolot)" ujar gue padanya.
"Ehh,Lo. Lo itu yang harusnya pakek mata, udah tau ada yang lari,masih juga jalannya lambat. Dasar cewe psikopat!!" Lontarnya(sambil membentak gue)
"What? Psychopath? Elo itu yang psikopat!! Udah tau salah gatau diri pulak,pakek bentak-bentak gue.Jadi,intinya lo itu yang psikopat. " ucap gue sambil membuat gaya tengik didepannya.
"Uppsss...gak salah dengar y? Gue yang psikopat? Lo kali yang psikopat!! Dasar cewe aneh.." balasnya.
"Ish...ilfeel deh gue jadinya,masa ada cowo mulutnya melebihi emak-emak dipasar😏😏😏" balas gue.
"Eh,lo..." tiba-tiba sepupu gue datang dan mengakhiri pertengkaran kami berdua. Akan tetapi,sebelum gue pergi gue mengejeknya dengan menjulurkan lidah kepadanya😋😋.... Dan dia membalas dengan senyuman yang tiba-tiba muncul dengan didampingi lesung pipi yang dalam seperti afgan yang cocok kali dengan wajah dan kulitnya yang membuat perasaanku berubah seketika...
***
Lalu,setiba kami dirumah. Gue langsung berbaring di tempat tidur dan seketika senyuman wajah pria itu menghampiri pikiran gue.
Sejak saat ia melontarkan senyumannya,gue selalu terbayang-bayang dengannya,meskipun ia menjengkelkan.
Hmmmmn....waktu menunjukkan pukul 14.00. Dan gue baru menyadari kalau gue itu belum makan dan belum ganti baju😂😂 karna asiknya memikirkan dia😅😅.
Kemudian,gue pun bergegas berganti baju dan segera makan siang. Akan tetapi, pada saat makan pun gue masih saja terbayang wajahnya tersebut.
YOU ARE READING
er gehört mir(DIA MILIKKU)
Short Story"Arrgggg....dia benar benar menghanyutkan ku dalam imajinasi ku" "Apakah dia cinta yang selama ini kuimpi-impikan?" By R.P.A
