Tea & Coffe

588 79 4
                                        


Kaisoo Oneshoot

Jongin kembali memerhatikannya, pemuda mungil yang tengah tertawa gembira di tengah para lelaki lain yang juga tampak bahagia. Gigi putih itu akan muncul saat ia tertawa, matanya pun akan berubah seperti bulan sabit, dan jangan lupakan bibir hatinya yang akan muncul saat ia tersenyum. Tak akan ada yang bisa mengalahkan senyuman dari seorang Do Kyungsoo memang.

Ingin rasanya Jongin menghampiri lelaki itu dan tertawa bersama lelaki kesayangan para mahasiswa juga dosen tersebut. Tapi itu tak akan pernah terjadi. Karena Jongin yang biasa-biasa saja tidak akan pernah bisa berdiri bersanding dengan Kyungsoo si anak emas.

"Jangan terlalu serius menatapnya, matamu bisa terlompat dari tempatnya nanti."

Jongin melirik teman dekatnya yang tengah duduk berhadapan dengannya. Lelaki pucat yang selama 3 tahun ini selalu menemani Jongin merasakan indahnya masa-masa kuliah. Dialah Oh Sehun, pemuda yang sudah sangat dekat dengan Jongin dan orang yang memberikan semua kabar berita tentang Kyungsoo kepada Jongin. Karena Sehun adalah anggota club membaca yang sama dengan Kyungsoo. Hingga dengan mudah Sehun bisa memerhatikan Kyungsoo untuk memberitaukan segala beritanya kepada Jongin.

"Siapa yang tidak akan serius saat menatap makhluk semanis Do Kyungsoo ini, Hun? Ia terlalu luar biasa." Jongin kembali menatap Kyungsoo dari jauh saat menjelaskan kebaikan dari seorang Kyungsoo kepada Sehun. "Bukan hanya tampan, ia bahkan pandai, Hun."

"Semua tau itu, Jong. Dan pastilah banyak orang yang menyukainya. Jadi menyerah saja, Jong. Kau tak akan mampu."

Jongin menghela napasnya saat mendengar ucapan Sehun. Benar yang dikatakan lelaki pucat itu. Ia tak akan mampu untuk bisa mendapatkan Kyungsoo si anak emas. Tapi untuk sebentar saja, biarkan Jongin untuk berusaha sebentar saja.

"Ya, aku tau itu. Memang sebaiknya aku menyerah dari dulu. Tapi biarkan aku—"

"SENIOR KRIS AKAN MENYATAKAN PERASAANNYA KEPADA KYUNGSOO!!"

Teriakan dari sang gadis itu bagaikan sebuah petir yang menyambar hati Jongin. Jongin sangat terkejut mendengar teriakan itu, maka dengan cepat Jongin membalikan kursinya dan menatap meja Kyungsoo yang ramai karena keberadaan Kris yang akan menyatakan perasaanya kepada Kyungsoo. Dengan serius, Jongin menajamkan pendengarannya agar ia bisa mengetahui apa jawaban dari Kyungsoo.

Ah, tunggu, untuk apa dilakukan. Kyungsoo pasti menerimanya. Karena Kris adalah kakak senior yang sangat sempurna. Dia adalah ketua club basket di kampus ini. Dia tampan juga kaya. Bahkan Kris adalah mantan kekasih dari anak gadis pemilik sumbangan terbesar di kampus ini bulan lalu. Pasti Kyungsoo akan menerimanya.

Jongin bagkit dari kursinya dengan lesu. Ia ingin cepat-cepat masuk ke kelas. Ia tak berani melihat kejadian saat Kyungsoo tersenyum bahagia bersama kekasih barunya. "Hun, ayo kita kembali saja. Mood makan ku tiba-tiba hilang."

"Apa ini karena teriakan gadis itu? Kau tidak mau menunggu jawaban dari Kyungsoo dulu?"

"Tak perlu, aku sudah tau jawabannya."

Sehun menyerah dan ikut bangkit dari kursinya. Jongin yang bersuasana hati buruk tidak baik untuk diganggu. Maka dari itu Sehun lebih memilih untuk pergi dari kantin mengikuti Jongin.

※※※

"Sampai besok, Hun."

"Ya, sampai besok."

Jongin pulang dengan berjalan kaki sedangkan Sehun pulang menaiki motor bersama sang kekasih. Ya, Sehun memiliki kekasih. Seorang pemuda dari China yang memiliki suara sangat indah dan menawan. Badan mungil dan juga menggemaskan namun dapat mematikan karena gerakan beladirinya. Itu lah Xi Luhan, kekasih lelaki pucat si Oh Sehun. Mereka telah menjalin kisah kasih selama 2 bulan belakangan ini.

Tea & CoffeWhere stories live. Discover now