Ujian Dari Sang Raja Yang Bijak

495 9 0
                                        


Pada zaman dahulu kala, di masa di mana bumi dipenuhi oleh kerajaan-kerajaan yang megah, terdapat seorang raja tua yang bijaksana yang sedang duduk di atas tahtanya yang megah.


Sang raja sedang merasa kebingungan, dia sedang mencari seorang penasehat yang baru karena penasehatnya yang sudah meninggal tidak lama sebelumnya.


"Pengawal !." Teriak sang raja terhadap para prajurit yang sedang menjaga pintu depan ruangannya.


Seorang prajurit muda yang mendengar teriakan sang raja dengan segera memasuki ruangan tahta dan mendekati tahta sang raja, "Ada gerangan apa wahai yang mulia?." Tanya sang pengawal.


"Tolong panggilkan para mentri-mentriku, bilang kepada mereka bahwa raja mereka memanggil mereka ke ruang tahta dengan segera." Perintah sang raja kepada pengawalnya.


"Baik baginda." Jawab sang prajurit, dia kemudian beranjak dan segera pergi untuk mencari para mentri.


Para mentri tidak lama kemudian datang berhamburan ke dalam ruang tahta, mereka semua secara bergantian mulai memberi salam hormat.


"Mentri rendahan ini memberi hormat kepada yang mulia raja yang bijaksana." Kata salah satu mentri, yang kemudian juga di ucapkan oleh para mentri-mentri raja yang lain, secara perlahan mereka mulai berlutut pada sang raja secara satu-persatu.


"Berdirilah, wahai mentri-mentriku" Perintah sang raja.


Para mentripun mulai berdiri kembali, sang raja menghabiskan waku beberapa detik untuk mengamati wajah para mentrinya yang sudah bekerja di bawahnya dengan setia selama bertahun-tahun lamanya.


"Apakah kalian tahu." Sang raja memulai pembicaraan dengan bertanya kepada mentri-mentrinya.


"Tahu apa yang mulia ?" Tanya salah satu mentri yang paling muda.


"Tahu alasan kenapa aku memanggil kalian semua." Jawab sang raja.


Para mentri saling pandang terhadap satu sama lain, mencoba untuk mengetahui apakah ada salah satu dari mereka yang mengetahui alasan sang raja untuk menginginkan keberadaan mereka di ruangan tahta.


Setelah memastikan bahwa tidak ada satupun dari mereka yang tahu alasannya, mentri yang paling tua maju dan mulai berkata. "Kami semua tidak tahu yang mulia." Jawab sang mentri.


"Apakah kalian tahu berita tentang kematian penasehatku ?" Tanya sang raja.


Para mentri menganggukan kepala mereka mengiyakan, berita itu memang sebuah rahasia yang besar, tapi meeka mendapatkan hak untuk mengetahu rahasia itu sebagain mentri sang raja.


"Aku sudah mengakui kebiajakan kalian dalam memimpin dan kesetiaan kalian terhadapku, karena itu aku sebenarnya berecana untuk mengangkat salah satu dari kalian untuk menjadi penasihatku, aku ingin bertanya kepada kalian semua. Wahai mentriku, adakah di antara kalian yang ingin mengambil kesempatan ini ?" Sang raja bertanya kepada mentri-mentrinya.

Pustaka DongengStories to obsess over. Discover now