PROLOG

54 19 30
                                        

Liburan kenaikan kelas pun berakhir, tiba saat nya semua siswa dan siswi SMK Alkhairiyah Bahari memulai pelajaran baru. Pembagian kelas pun sudah terpasang di mading dengan rapih. Setiap murid tampak berlalu lalang melihat mading. Begitu pun dengan Reyna, Ririn, Rafa, dan Rendi yang sedang melihat mading.

Ririn berjingkrak kesenangan karena ia sekelas dengan Reyn lagi. Reyn pun merasa aneh melihat tingkah sabatnya yang satu ini.

"Kita satu kelas lagi Reyn."

"Masa?"

"Iyah Reyn, coba lu liat ini deh." Menunjuk kan jari nya ke arah kertas yang sudah tertempel di mading.

Bola mata Reyn tertuju pada daftar nama yang Ririn tunjukan, sampai akhirnya ia menenmukan namanya lalu berjingkrak seperti anak kecil. Tanpa mereka sadari teman-teman disekeliling mereka memerhatikannya sedari tadi.

"Reyn, Rin, udah deh gilanya. Malu tuh diliatin sama teman-teman yang lain." Tukas Rendi tegas.

"Heheh maaf yah...." Ucap Reyn kepada teman-teman yang lain.

Reyn mengalihkan pandangan nya ke arah Rafa yang tampak sedang mencari namanya yang belum ketemu juga.

"Btw, kita satu kelas lagi gak? Raf." Tanya Reyn penasaran.

"Gak..." Menundukan kepala.

"Kalian berdua gak sekelas?"

"Tidak Reyn." Wajah Rafa tampak semakin memelas, ia merasa sedih karena harus berpisah dengan Rendi dan yang lainnya.

"Yah udah lah. Gapapa Raf yang penting kita bisa terus sama-sama yah." Reyn mendekati Rafa seraya mengelus punggunya.

"Yups betul." Jawab Rendi seraya merangkul Rafa dengan erat, Ririn dan Reyn menyusul sebuah rangkulan yang hangat. Mereka terdiam dalam rangkulan tersebut tanpa mereka sadari.

Kringggg.....

Bel masuk telah berbunyi. Semua murid memasuki kelas nya masing-masing begitu juga dengan 4R (Reyna, Ririn, Rendi, Rafa). Mereka memasuki kelas dengan langkah yang berat.

"Semoga kita tidak saling melupakan satu sama lain." Batin 4R.

Baru prolog yah kaka....
Mohon bimbingannya yah.....

_aprhyu

Senja Dilangit PLTUWhere stories live. Discover now