1.prolog

49 9 5
                                        

Hari itu hari Senin,dimana disekolah Diana sedang ada acara classmetting yang diikuti oleh peserta dari kelas 7,8,dan 9.Hari Senin ini ada hari pertama Diana dekat dengan kak Julio.Diana memang sudah kenal kak Julio dari lama,tapi mereka baru dekat saat hari Senin itu.

Karna Diana adalah pengurus OSIS,jadi Diana dan pengurus OSIS yang lain harus datang pagi untuk menyiapkan peralatan-peralatan yang diperlukan.

"Ketua OSIS mana nih,masa belum dateng?padahal udah jam 6" kata Diana bertanya pada teman-teman pengurus OSIS yang lain.

"Ga tau tuh,ketua OSIS ko telat" kata teman-teman pengurus OSIS yang lain.

Setelah 5 menit pengurus OSIS kebingungan karena ketua OSIS belum datang,akhirnya dia datang juga.

"Aduh sorry guys gua telat,gua kesiangan." kata aji,siketua OSIS.

"Yaudah sekarang mana kunci ruang OSIS?" tanya Diana ke si aji.

"Oh iya gua lupa!!" kata aji yang lupa bawa kunci ruangan OSIS.

Siaji berniat untuk mendobrak pintu ruang OSIS,dan ternyata aji benar-benar mendobrak pintu OSIS.Aji langsung memerintah anak buahnya buat ngebawain peralatan yang dibutuhkan kan.

Karna disaat itu PMR sedang tidak ada,jadi ya pengurus OSIS yang harus mengurus kesehatan dan obat-obatan bial ada yang terluka.Diana mengajukan diri untuk bersedia dibidang kesehatan itu,Diana hanya diam menunggu diuks karna takut ada kecelakaan para peserta lomba.

Lomba classmetting yang pertama adalah futsal,yang dimulai dari kelas 9.Pertandingan pertama dimulai dari kelas 9.1 melawan 9.3,yang lolos ke babak selanjutnya adalah kelas 9.3,peserta selanjutnya adalah kelas 9.5 melawan 9.9.

"Kelas 9.9?itukan kelasnya kak Julio,ah gua mau nonton laaah." Kata Diana seakan-akan lupa akan tugasnya. "Oh iya,kan gua tugasnya disini,yaudah eeh gua disini aja" kata Diana agak sedikit kecewa.

Saat Diana sedang melamun, tiba-tiba ada yang dateng keuks,itu temannya Diana yang sedang membawa kak Julio.

"Diana lu obatin kak Julio yaa!" Kata teman pengurus OSIS.

Saat itu Diana sangat gugup bingung harus bagaimana.

"Si...si..silahkan tiduran disini kak" kata Diana sambil gugup

"Kamu Diana ya?" Tanya kak Julio.

"Iya ka,saya Diana,memangnya kenapa kak?" Tanya Diana yang masih agak gugup.

"Engga papa ko,kamu ga usah gugup gitu dong deket-deket saya,nih obatin tangan saya" kata kak Julio sambil bercanda dan minta diobatin tangannya yang terluka itu.

"Kalo sakit bilang ya kak!" Kata Diana ke kak Julio.

"Aaaawww,sakit!!"kata kak Julio sambil meringis kesakitan.

"Maaf kak,kalo sakit"kata Diana meminta maaf.

"Bukan tangan saya yang sakit,tapi hati saya yang sakit saat saya liat kamu ama yang lain"kata kak Julio gombal ke Diana.

"Apa sih kak?btw udah nih kak,mau keluar apa tetep disini kak?"kata Diana sambil malu-malu karna digombalin kak Julio.

"Hehehe,saya disini aja deh,boleh kan?"kata kak Julio sambil menatap Diana.

"Boleh ko kak,mau diambilin minum kak?"tawar Diana ke kak Julio.

"Ga usah,makasih Diana"kata kak Julio.

Gimana guys suka ama ceritanya ga?kalo kalian suka,bakal aku lanjut ceritanya.Btw aku bakalan upload lanjutannya seminggu sekali ya,setiap hari Sabtu,jadi kalian stay tune.

Jangan lupa share ya ketemen² kalian:) Terimakasih:)

hts?Where stories live. Discover now