prolog

29 6 2
                                        

Terlihat seorang perempuan yang tengah duduk di bangku sekolahnya, dia terlihat Kacau dengan mata sembab,  Rambut yang acak-acakan, Baju keluar, Dan dasi yang yang hanya dikalungkan di lehernya. Tiba" sella teman sebangku nya datang menghampirinya " Lo kenapa etdah, udah kaya orang gila yang kabur dari tempatnya?" Tanya sella.. Perempuan itu hanya menatap sella dengan menahan tangis lalu menggeleng pelan, Ia menelungkupkan Kepala nya diantara tangan nya yang dilipat diAtas meja. Sella Semakin bingung " Mei, Kalau Lo sakit Lo pulang aja, Kalau Lo ada masalah cerita, Gue siap kok jadi pendengar Lo" , Lagi lagi, Perempuan Yang diPanggil mie itu hanya menggeleng pelan. Sella Menghembuskan Nafas nya pelan, Ie ngerti mungkin Mei butuh waktu, Lalu sella berajak menuju kantin, Karna memang bel istirahat telah berbunyi 10 menit yang lalu.
 

Entah kenapa ketika Mei ditanya "kenapa?" Itu membuat dia ingin lagi menangis, berkata saja dia tidak Kuat. Iyh, Dia adalah Mei Nanda Cahyani Salsabila, Dipanggil dengan sebutan Mei-mei.
Mei-mei bingung sekaligus sedih, dengan apa yang dibicarakan oleh Kakak nya tadi malem, Apa kah ia seburuk itu, Ia bisa sukses dan membanggakan orang tua nya nanti. Kenapa Kakak nya malah seperti itu. Ralat, Bukan cuman kakak nya, Tapi semua keluarga nya..

Flashback on

Mei-mei pulang kerumah, Lalu ia tertidur, ketika hampir Maghrib ia bangun lalu mandi, Ie melihat kakak pertama nya yang memang rumah nya sebelahan dengan Mei-mei ...
...kakak Dateng, tumben batin Mei-mei..
Ie bergegas mengambil wudhu lalu melaksanakan kewajiban nya untuk shalat Maghrib. Setelah Itu Ie tiduran Di kasur dengan memainkan Handphone nya sambil senyum" sendiri, Ia lagi chatan dengan Kekasihnya Arlan.. saat tengah asik chatan, Ia dipanggil oleh ibu nya, lalu ia bergegas keluar kamar, dilihat  kedua orang tua Dan kakak pertama mei-mei tengah duduk dengan muka serius..  Mia mengerinyitkan dahi nya heran ..
"Ada apa?" Tanya Mia yang penasaran..
Ibu dan bapak Mei-mei saling pandang, membuat Mei-mei yang melihat itu makin dibuat penasaran..
Kakak pertama Mei-mei pun Mengeluarkan suara "Mei, Kamu akan kakak jodohkan dengan Adik nya temen kakak, hari Minggu mereka akan kesini untuk melamar kamu"..
Seketika Mei kaget "WHAT?", Mei masih sekolah Kak, Mei masih kelas 11, Mei juga punya pacar, Mei Gk mau!" Mei membantah Keputusan Kakak nya .
" Ngapain pacar"an Mei, belum tentu dia jodoh kamu, Belum tentu dia bisa menafkahi kamu, Kakak seperti ini karena kakak Gk mau kamu nanti sengsara, Toh kamu juga Gk bakal sukses dengan kelakuan kamu yang seperti ini, Pacaran, Main" Gk jelas, Gak dapet rangking, apa yang kami harapkan dari kamu, Mending kamu menikah dengan pilihan kakak, Gk ada bantahan! Putuskan pacar kamu, Kalau dia cinta sama kamu, Dia Gk akan macarin kamu, Tapi dia langsung lamar kamu!" Geram kakak nya yang marah karena mei telah menolak keputusan nya ..
"Mei Gk nyangka kakak Ngomong seperti itu, Mei masih muda kak, wajar Mei main" wajar Mei pacaran, Itu masa" Mei, Mei ingin nikmatin masa muda Mei kak! Kakak juga pernah muda kan! Harusnya kakak ngerti!! Pacar Mei serius kak dengan Mei, dia sudah punya rencana, setelah lulus akan Bekerja dijepang, 3 tahun kemudian dia akan ngelamar Mei kak! Mei cinta sama dia. Dan Yang terakhir,  Mei bakal sukses dan buat kalian bangga sama Mei. Kenapa kalian Gk Ngomong in dulu sama Mei , kenapa kalian ngambil keputusan sepihak! Segitu buruk nya kah Mei Dimata kalian?! Mei sabar dari dulu Mei emang gak pernah banggain kalian, Bikin kalian kecewa terus, tapi Mei janji akan Bikin kalian bangga suatu hari nanti!!" Ucap Mei penuh emosi, Lalu berlari ke kamar nya sambil menangis. Kakak nya hanya berbicara sambil sedikit berteriak " Keputusan kakak Gk bisa diganggu gugat! Ibu sama Bapak juga setuju!" . Kedua orang tua Mei hanya menatap pintu kamar anaknya, Merasa kasihan tapi ini juga untuk kebaikannya.

Flashback Off

Mei menangis lagi jika memikirkan Itu, bagaimana nasib nya nanti, Apa kah Calon suaminya baik? Apakah Dia bisa menerima Mei?, Dan bagaimana dengan Arlan Pacarnya, yang notabennya adalah kakak kelas dia.  Dia sudah sangat jatuh cinta dengan Arlan, Bahkan dia memberikan Jiwa raga dan kehormatan nya kepada Arlan. Mereka sudah menjalin hubungan lebih dari 1 tahun, bahkan Hampir dua tahun, Dan bagaimana Mei membicarakan ini dengan Arlan.  Mei takut Ketika Calon suami nya tau mei Sudah tidak virgin, Dia akan mempermalukan keluarga Mei, mending kalau dia membatalkan pernikahan nya tanpa berbicara alasannya, Kalau Dia membeberkan nya bagaimana?... Mei ingin bertemu dengan Arlan, Tapi Dia tidak bisa, mereka memang satu sekolah, Tapi Arlan sedang turnamen bola, Yang diharuskan oleh pelatihnya untuk tidak menemui pacarnya dulu, Tidak tau alasan pastinnya apa.., dia ingin bercerita kepada sahabatnya Ila, Tapi mereka beda sekolah, Dan kesibukan masing" yang membuat mereka sudah jarang bertemu.. Pikiran Itu yang membuat Mei melamun, Dan kata kata Kakak nya lah yang membuat Dia menangis, Karna merasa sakit hati..

Bel pulang telah berbunyi, Mei pulang dengan jalan kaki, Karna memang sekolah dan rumahnya lumayan dekat,  sebenarnya bisa saja Mei numpang kepada teman"nya yang searah, Tapi Ntah kenapa Mei ingin berjalan..  ia tidak ingin cepat" sampai kerumah, Karna hari itu adalah hari Jum'at otomatis besok Sabtu dan Minggu libur.. ah Iyhh minggu, Calon suami Mei dan keluarganya akan datang melamar dia, Dia bingung harus bagaimana...

  Dia datang kerumah tanpa mengucapkan salam dan langsung pergi menuju kamarnya, Tanpa menghiraukan keluarga Yang sedang merapihkan Rumah mereka karena hari Minggu akan ada kedatangan Tamu Yang penting bagi mereka.. Ingat!! Hanya bagi mereka, Bukan termasuk Mei..
Mei melamun kembali didalam kamarnya, Dia harus apa? Jika dia berbicara kepada Arlan, itu akan mengganggu pikiran Arlan, dan tidak fokus kepada turnamen nya, Ia tidak mau menghancurkan mimpi kekasihnya.. Ahh... Mei bingung memikirkan Itu, Dia pun tertidur tapi dengan mata yang masih mengeluarkan Air mata..
Sore nya Mei terbangun, Lalu bergegas Mandi, setelah selesai, Ia memandang Hp nya yang menampilkan Foto Mei dengan pacarnya Arlan, Lalu beralih dengan video mereka yang Tertawa bersama dipantai, Karna gombalan receh Mei. Mei lagi" menangis. Tidak lama kemudian datang notifikasi Chat wa dari Arlan..

My Partner ❤️
Yang...

Mei-mei
Aku sayang😂

My Partner ❤️
Hehe, Lagi apa sayang? Udah mandi?

Mei-mei
Lagi tiduran, Udah dong😘 Emang kamu, pasti belum mandi

My partner ❤️
Hehe, Tau aja, Yaudah aku mandi dulu yah, Lengket abis latihan. By,😘

Mei-mei
Tuh kan.. pasti bau.. Yaudah Sono.. by😘

Mei tidak ingin membuat Arlan khawatir mangkanya dia bersikap biasa aja, dichatan nya dengan Arlan, Karna Arlan itu mempunyai tingkat kepekaan yang tinggi, Dia hafal, Kalau Mei lagi sedih atau bahagia gimana tulisan dari chatanya itu.
  Mei menghembuskan nafas nya kasar, Ia frustasi, Ia bingung, ia tidak ingin dijodohkan. Lagi lagi Mei menghembuskan nafasnya kasar, Untuk mengurangi sedikit bebanya.
Keesokan harinya, Tepatnya hari Sabtu, Mei tidak keluar sama sekali bahkan Ie tidak sarapan dan makan siang, Padahal ibu Mei sudah beberapa kali membujuk Mei untuk mkn tapi Mei tetap tidak mau. Mei malas rasanya keluar, Karna semua keluarga nya berkempul, untuk acara besok. Arlan pacar Mei juga Dari pagi sudah ijin ke Mei untuk latihan Bola lagi. Jadilah Mei dikamar melamun sambil mendengarkan lagu yang lumayan keras, supaya tidak mendengar Mereka yang berbicara diLuar kamar Mei membahas untuk acara besok. Besoknya.....

Hai Guys, Ini cerita Pertama Author yah, Jadi maaf kalau jelek, Gk nyambung, Dan sebagainya. Semoga kalian Suka 😘

MEIWhere stories live. Discover now