Suatu hari di 2019
Pagi hari ini sang surya terlihat sangat cantik, dia bersinar begitu terangnya memberikan semangat untuk orang-orang yang melihatnya.
Di sini di dalam angkutan umum terdapat seorang gadis yang sedang menuliskan sesuatu di dalam note booknya, gadis itu terlihat begitu tenang dan manis, dia tidak terganggu dengan adanya ibu-ibu yang sedang menggosipkan isu terpanas para selebriti ibu kota, dan di sebrang gadis itu juga terdapat sepasang anak muda yang memakai baju sama sepertinya tengah bermesraan.
"bang kiri" kata gadis itu untuk memberhentikan angkutan umum yang di tumpangi karena sekolah sudah terlihat di ujung jalan sana
Iya gadis itu lebih menyukai jika dia berhenti sebelum nyampe di gerbang sekolah. Tidak, dia tidak malu karena harus menaiki angkutan umum itu tetapi dia memiliki alasan tersendiri karena dia ingin berjalan untuk samapi di sekolah, alasanya sungguh kelasik dia ingin merasakan asiknya berjalan pagi.
"kanaya" terlihat di pintu gerbang sana terdapat seorang gadis yang tengah melambaikan tangan ke arahnya
"hai, selamat pagi naya" sapa gadis tersebut
"pagi jga rara"
"ayo nay kita masuk"
Mereka pun berjalan memasuki sekolah, sekolah SMA Ganesha itu lah nama sekolah tempat gadis tadi bersekolah, sekolah ini merupakan sekolah ternama yang ada di kota Bandung ini. Dan beruntung nya jika seorang dapat bersekolah di sini
Kanaya Ochi Anggraeni yang biasa di panggil naya oleh teman-temanya itulah nama gadis yang selalu terlihat cantik dan yang memiliki senyuman yang begitu manis, dia merupakan anak yang cukup cerdas di sekolah nya dan juga dia bisa di bilang berasal dari keluarga yg cukup mampu dalam perekonomian,
Ayahnya mempunyai bisnis dalam bidang testil yang membuat ayahnya harus pergi ke luar kota dan ibunya juga mempunyai bisnis dalam bidang busana, ibunya mempunyai beberapa cabang butik yang ada di bandung dan juga luar bandung sehingga ibunya juga selalu pergi ke luar kota.
Kehidupan nya bisa di bilang sangat enak, dia bisa membeli apa yang dia ingin kan, tetapi dia merupakan sosok yang sederhana, sebenarnya dia di rumah mempunyai mobil sendiri yang di belikan oleh orang tuanya sebagai hadiah ulang tahun nya yang ke 17 tetapi dia jika berangkat sekolah lebih nyaman menggunakan angkutan umum, jika di tanyakan alasanya maka dia akan menjawab berangkat sekolah menggunakan angkot itu enak loh kita bisa berintraksi dengan orang lain dan juga kita dapat merasakan kehangatan yang terjadi di angkot begitulah kira-kira jawaban yang akan di sampaikan oleh naya.
Di sepanjang koridor banyak murid-murid yang menyapa naya, dia memang salah satu murid yang cukup di kenal banyak orang itu di karena kan dia selalu bersikap sopan dan selalu menghargai orang lain, untuk urusan pertemanan naya tak pernah membeda-bedakan orang lain. Menurut nya semua orang itu sama cuma omongan dan asumsi orang-orang saja yang membuat mereka berbeda.
Sesampainya di kelas naya dan rere di sambut dengan sahabat nya
"pagi naya,rere" sapa teman naya yang lain
"pagi juga lala" kata rere dan naya barengan
"si zia kemana? Belum dateng dia? telat lagi dia? " kata naya menanyakan sahabat nya yang satu lagi
"ya elah nay lu jaya ga tau si zia aja, kan dia mah langganan nya telat" kata lala
Tidak lama lala menjawab tiba-tiba
"hayoh lu lagi pada ngomongin gw kan?" nah ini dia orang yang tengah di omongin datang
"dih geer lu, tumben lu ga telat?" kata rere
"iya zi tumben banget lu ga telat, kesambet apaan lu?" kata lala
"iya nih duh gara-gara abang rama nih, ceritanya tuh dia lagi pulang ke rumah nah tuh ya tadi gw lagi enak-enak nya tidur, lagi mimpiin pangeran hanbin gw eh gw di siram pake air es mana dingin lagi, pokonya gw kesel pake b g t" kata zia menjelaskan kepada teman-temanya
"ya elah lebay lu, harus nya lu berterima kasih kepada abang lu karna dia udah nyiram lu dan lu ga kesiangan dan nya lagi lu ga telat pelajaran bu sukmi jadi lu kaga di hukum" kata rara yang cuma di balas anggutan kepala dari zia dan yang lain nya.
Bel tanda pelajaran pun di mulai, dan pelajaran di lakukan seperti biasa tidak ada yang aneh
Ok di sini biar saya jelaskan Kanaya atau lebih di kenal dengan naya itu memiliki tiga orang sahabat yang super duper gila.
Yang pertama ada rere aura yang biasa di panggil rere dia juga termasuk siswi yang cukup pandai di sekolah nya
Yang ke dua ada lala pramudita dia termasuk orang yang cuek tapi itu jika berlaku untuk orang lain jika kepada sahabat-sahabat nya dia termasuk orang cerewet
Dan yang terakhir ada zianti ataya dia itu orang yang super duper gila di antara teman-teman naya yang lain, dia langganan nya telat kalau berangkat ke sekolah.
Walaupun teman-teman nya sangat aneh dan gila tetapi anaya selalu bersyukur bisa bertemu dengan mereka, setidak nya mereka lah yang selalu menghibur naya dari ke sedihan yang di hadapinya.
Salam manis author
21 juni 2019
STAI LEGGENDO
KANAYA
Teen FictionIni hanyalah sebuah kisah untuk menuju kebahagiaan. Kisah yang di warnai pengorbanan dan penderitaan Ini lah kisah seorang gadis yang bernama Kanaya Ochi Anggraeni. Gadis cantik dengan sejuta kejutan. Selamat menelusuri hidup seorang NAYA happy re...
