Prolog

96 9 7
                                        

      Dikisahkan pada suatu pagi yang belum malam,Bangunlah si Putri tidur dengan anggunnya disertai iler yang terlukis di wajahnya dan berjalan menuju meja rias yang bagaikan kotak magic para perempuan dan booooom.Si putri tidur alias Meira,Ameira El islami lengkapnya,berteriak dengan frekuensi tinggi ketika melihat jam dinding dari pantulan kaca rias menunjukkan jam 6.30 yang berarti dia bakalan telat ke sekolah,maka auto panik nya mode on dong.Mengingat ini hari pertama ujian kenaikkan kelas,bisa kacau dah urusan nya.

      Dengan segenap kekuatannya,Mandi di percepat menjadi 5 menit ganti baju 3 menit sisir 2 menit dan sarapan 5 menit dengan total menit yang dihabiskan untuk bersiap adalah 15 menit yang biasanya lebih dari setengah jam,biasa lah namanya juga power of kepepet.Berangkat dengan dianterin supir orderan yang menurutnya ribet banget,pernah sih dulu minta bawa kendaraan sendiri tapi yah gak diizininlah orang tualah,orang dia belum punya sim.Jarak rumahnya kesekolah lumayan jauh sih,makan waktu 20 menit.

      Ketika sampai di sekolah,meira pun merasa ada yang aneh,karena sampe dikelas ga ada satupun orang yang nongol.Bingung banget ni pasti,Lalu hp nya berbunyi dan ternyata itu bunyi alarm yang menunjukkan jam 6.00,Kok makin aneh ya pikirnya.Emmmm,dan akhirnya dia ingat,dia ngeliat jam dari pantulan kaca rias yang berarti jarum jamnya itu terbalik,anak ipa masa ga ngerti aneh.
Kesel dengan dibumbui sedikit malu ditambah ada untung nya juga,Kesel karena merasa bego,Malu karena datang kepagian banget,untung karena waktu ujian yang masih lama bisa dimanfaatin buat belajar .

        Lalu akhirnya muncul teman teman se nasib se percontekan untuk membuat jimat yang bagi meira sangat tidak berguna (orang pintar  mah bebas),ada yang diselipin di sepatu,dikaus,di tulis di jari dan yang terlicik hmmm,di meja ditulis dengan bahasa arab (jangan coba dirumah,disekolah gapapa).Lalu sesi ujian pertama dimulai,15 menit pertama 5 dari 30 soal terisi,15 menit kedua masih 5 soal,15 terakhir lembar jawaban sudah penuh terisi,tidak tau teknik apa yang digunakan.Setelah selesai,kata pertama yang terucap adalah "Ngantuk gann",teman disebelah heran,"jam segini masih ngantuk ? Fix putri tidur".Jam istirahat Meira habiskan dengan tidur dan ujian kedua dituntaskan dalam 15 menit dari 45 menit batasan waktu.

       Bel pulang berbunyi."Mei,bisa jelaskan dari mana lo dapat ilham pakai kaus kaki beda warna? Kasih gua pencerahan nya dong,otak gua gak bisa paham",Fani terus terang
       "Beda warna gimana ?",pas ngelirik kebawah baru sadar kaus kaki yang kiri hitam,kanan putih.Fix cerobohnya gak ada obat.
       "Dan sejak kapan kamu bisa tidak telat ?",tanya Fina dengan sangat formal.
       "Cukup aku dan readers yang tau :)".

*share

PERFECTLESSWhere stories live. Discover now