***
LONDON-1995
Butiran air hujan membahasi kota London derasnya air yang turun dari langit membuat para warga yang tinggal dikota ini tidak keluar rumah dan memilih mendiam dikediaman masing-masing.
Terlihat seorang wanita yang baru saja turun dari mobil dengan tergesa. Pakaian yang dipakai nya tampak lusuh dan basah akibat rintikan hujan, wanita itu juga membawa 2anak kecil—laki-laki dan perempuan. Setelah sampai mereka langsung bergegas menuju hotel untuk penginapan nya
"Mengapa hotel ini jauh sekali! Dan aku baru sampai hfttt" ujar Eleanor sambil berjalan memasuki hotel
"Heii dimana kamarku?!" Tanya Eleanor kepada Resepesionis hotel, ketika mereka sampai dimeja resepsionis
"Ehm maaf dengan siapa?" Tanya si resepsionis itu dengan ramah
"Aku Eleanor Young. Aku yang barusan saja menelepon mu, kau tidak menyadarinya!" Ujar Eleanor kesal
Si Resepsionis tampak kebingungan. Resepsionis itu tidak mengubris pertanyaan yang dilontarkan oleh Young, karena bingung Resepsionis itu menuju ruangan sipemilik hotel. Dan memberitahukan bahwa diluar sedang ada wanita yang menanyakan kamarnya dengan tidak sopan. Setelah memberitahu sipemilik hotel. Si Resepsionis kembali dengan membawa sipemilik hotel, untuk menangani penyewa hotel yang satu ini.
"Hei bodoh! Aku sedang bicara mengapa kau tinggal lalu ini siapa?! Kau membawa pria botak" tanya Eleanor
Pria yang disebut botak oleh Eleanor adalah sipemilik hotel ini. Sipemilik hotel hanya diam menahan kesal, bertemu dengan penyewa hotel yang sangat tidak sopan dan sombong
"Permisi saya pemilik hotel ini. Ada keributan apa ini?" Tanya sipemilik hotel
"Dimana letak kamar saya berada?"
"Sebaiknya nyonya mencari hotel lain saja karena hotel ini sudah penuh" usir sipemilik dengan tegas
"Kau tidak tahu siapa aku! Aku Eleanor Young cepat beritahu kami dimana letak kamarnya atau nanti kamu akan berakibat buruk!" Ancam Young kepada sipemilik hotel
Rasa kesal mulai muncul. Sipemilik hotel tidak mempersilahkan nya untuk menginap dihotel ini, liat saja nanti jika sudah tahu pasti sipemilik hotel sangat menyesal telah mengusirnya
"Silahkan kalian pergi saja!" Usir sipimilik hotel itu lagi
"Baiklah aku akan pergi tetapi setelah aku meminjam telepon hotel ini" ujar Eleanor menawarkan
Namun permintaan nya itu tidak terwujud justru malah Eleanor diusir secara paksa. Hujan yang masih deras tetapi sipemilik hotel tidak merasa iba menyeret Eleanor dengan kedua anak kecil itu untuk meninggalkan hotel
Eleanor memutuskan untuk menelepon Daniel ayahnya yang sekarang sedang berada dihotel tadi menunggu dirinya. Eleanor mengajak anak kecil itu dan pembantunya untuk masuk kedalam wartel agar tidak terkena air hujan, lalu Eleanor menelepon ayahnya. Setelah itu Eleanor mengajak yang lainnya kembali kehotel karena Daniel ayahnya menyuruh untuk kembali kehotel itu lagi.
"Hei bodoh aku ingin masuk ayahku Daniel Jenkins ada dihotel ini!" Ujar Eleanor dengan nada ketus
Sipemilik hotel menghampiri Eleanor yang berada dipintu masuk. Dengan membawa security bersiap untuk mengusir Eleanor kembali.
"Anda jangan mengaku-ngaku, cepat pergi atau saya akan melaporkan anda ke kantor polisi!" Bentak sipemilik hotel
Baru saja sipemilik hotel itu ingin menyeret Eleanor untuk pergi. Daniel datang dan langsung menuju Young yang sedang dipaksa untuk keluar.
"Berhenti!" Ujar Daniel dan mereka semua menatap kearah Daniel lalu sipemilik hotel itu melepaskan cekalan dari tangan Eleanor
"Jangan usir mereka!" suruh Daniel cepat dan nenghampiri Eleanor—anaknya
Sipemilik hotel itu melongo tidak percaya, bahwa yang ia usir seorang anak pengusaha besar. Bisa saja setelah tindakan ini Daniel melaporkan nya kepada polisi atau membeli hotelnya. Tetapi itu semua tidak terjadi karena sipemilik hotel meminta maaf kepadanya
Daniel memeluk Eleanor dan bersalaman dengan menempelkan pipi secara bergantian. Setelah itu Eleanor menatap sipemilik hotel dengan senyum menyeringai, lagi-lagi sipemilik hotel hanya melongo
Daniel membawa Eleanor dan menyuruh pembantu untuk mengikutinya dengan menggenggam 2 anak kecil. Ketika mereka ingin memasuki lift, sipemilik hotel menahannya.
"Ma--maaf tuan Daniel, atas kesalahan saya tadi" ucap sipemilik hotel dengan tubuh yang agak dibungkukan dan kedua tangan mengatupkan sebagai permintaan maaf
"Yasudah!" Ujar Daniel dan langsung menuju lift
Eleanor lalu menatap sipemilik hotel dan berbicara kepadanya
"Hei lantai nya basah cepat pel!" Perintah Eleanor
Lantai nya memang basah akibat dari sepatu yang digunakan mereka.
Kedua anak kecil itu hanya tersenyum mengejek. Yakin sekali, yang diderita oleh sipemilik hotel ini adalah penyesalan
Annyeong? Jangan lupa vote+comment dan kritik sarannya. Jangan lupa juga share keteman-teman kalian
GOMAWO
VOUS LISEZ
CRAZY RICH ASIAN
Roman d'amourNick Young pria paling kaya se-asians Memiliki wajah tampan, dan kekayaan tujuh turunan. Nick Young mengajak kekasihnya menemui ibunya di singapure. Namun kekasihnya beralasan "ia diundang ke acara pernikahan sahabatnya" Siapa sangka memiliki kekasi...
