Backsound:Ko Ko Bop by EXO
JANGAN LUPA VOTE SAAAYYY
Perkenalan karakter:
Shirai Hustor
-Tokoh utama
-Punya kakak 1 cowok
-Blasteran inggris,indonesia,korea,jepang
-IQ 230
-Rambut berwarna jingga
-Mata berwarna hitam kebiruan
-SMA kelas 2(umur 17 thn)
-Bisa 4 bahasa(inggris,korea,jepang,indonesia)
-Tinggi 170 cm
-Bisa 5 macam bela diri(wushu,tinju,karate,taekwondo,kung fu)
-Bisa menggunakan pistol dan pedang dengan mahir
-Cantik secantik dewi aphrodit
-Judes tapi baik
-Bahasanya lebih sering jadi kasar kalo marah, tapi jadi sopan banget kalo baik
Mentari menampakkan dirinya setelah sekian jam menghilang dari sudut pandangku. Sudah waktunya bagi "sang cahaya" untuk menghangatkan belahan bumi yang kuinjak. Pagi yang tenang awalnya kurasakan tanpa gangguan. Tiba-tiba.....
"SHIRAIIIII!!! BANGUN!! JANGAN NGEBO!! INGATLAH JADWALMU!!!" Teriak seseorang dari keluarga Hustor. Siapa lagi kalau bukan ibunya, Kim Izzuri? Beliau blasteran Korea dan Jepang.
"Iiish IYA BUUUUU!!!" Teriak yang menggelegar sebagai jawaban.
GEDUBRAAAK KREK
"Miiiiaaaw.....apa itu?" Menoleh kanan kiri mencari sumber suara, tapi dengan mata tertutup rapat.
Helaan nafas kasar dilakukan,"BANGUN!! ATAU IBU HARUS MENYERETMU!!" 1 detik kemudian gadis kucel yang baru bangun itu lari terbirit-birit akibat ibunya itu.
Drap drap drap
Suara langkah kaki ralat lari terdengar jelas sampai seisi rumah mendengarnya.
Begitu sampai di meja makan, gadis kucel itu langsung melahap makanan di depannya dengan penuh penghayatan.
"Heh dek, badan kucel gitu kamu masih bisa tampil cantik ya? Dasar Aphrodit," goda kakaknya, Shikada Viole Hustor.
Glek. Shirai menelan makanan dalam mulutnya itu,"Heh, Lu mending diem aja. Ato ni garpu mendarat dan menancap sempurna di tenggorokan, Lo!" Sambil membidikkan garpu ke arah kakaknya.
Dengan seringaiannya itu Shikada menjawab,"Iya, Aphrodit ku. Tambah cantik aja, dek. Makin cayang deh."
"Bacot!"
"Sudah. Berhenti. Makan sarapan kalian dulu lalu kalian boleh bertengkar sepuasnya," katanya lembut berusaha melerai kakak-beradik itu. Orang paling baik sejagat raya, ayahnya, Aloise Vellion Hustor. Blasteran Inggris dan Indonesia.
.
.
.
.
**beberapa saat kemudian**
.
.
.
.
Shirai bernafas lega dan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Lalu membuangnya perlahan-lahan. Kini, wajah kucel Shirai berubah menjadi tampilan Dewi Aphrodit. Dia begitu karena makanan yang enak.
"Dek, kamu pake resep apa sih? Kok tambah cantik setiap detik?" Gombal kakaknya.
Dan ditanggapi judes oleh adiknya,"Mata Lu gak copot apa? Liatin adek Lu setiap detik?"
"Resepnya tentu saja dari ibu. Dan itu gak bisa diganggu gugat,"sahut ibu yang kini sedang duduk di sofa membaca koran pagi ini.
"2 jam lagi kita berangkat. Bersiaplah,"pinta ayah lembut namun terkesan tegas.
Seperti yang tadi Aloise katakan. 2 jam lagi mereka akan pergi ke bandara. Mengantarkan putri dan adik tercintanya itu pergi ke negeri sakura.
Shirai akan pindah ke Jepang dan melanjutkan sekolah SMA-nya disana.
Tinggal sendiri di negara yang berbeda bukanlah hal yang mudah. Persiapan mental dan fisik harus sudah matang.
.
.
.
"Kalian bisa pergi jika kalian bosan. Aku bukan anak kecil."
"Oh ayolah, Shirai. Kakakmu ini masih ingin menatap wajah Dewi Aphrodit. Kau tau kan, kalau reinkarnasi dari Dewi Aphrodit itu hanya kamu?" Mulai deh gombalan kakaknya.
"Bacot!"
Ayah menegur,"Setidaknya jaga sikap kalian di tempat umum," hal itu membuat kakak beradik itu terdiam.
"Baiklah. 1 jam lagi keberangkatanmu. Ibu dan ayah juga masih ada sedikit urusan,"sahut ibu.
"Viole, kau bisa menemani adikmu. Yah, itu jika adikmu mau."
"Gak mau!"
"Hehehehe, terserah kau. Aku tidak memaksa."
"Oh ya, beberapa bulan lagi aku akan ke Jepang. Biasa, kerjaan. Sambut aku dengan baik, Aphrodit,"pinta Viole.
"Iya iya, kabari aku, jadi aku bisa menjemputmu."
Meskipun Shirai judesnya minta ampun, tapi dia baik banget.
"Asyiiap, bosque."
Sebelum mereka pergi, ayah dan ibu Shirai memberikan pesan hangat untuk "Reinkarnasi Dewi Aphrodit*". Setelahnya acara pelukan teletabis pun dimulai. Dan diakhiri dengan lambaian tangan.
.
.
.
.
.
.
Beberapa jam kemudian pesawat yang dinaiki Shirai mendarat sempurna di Bandara Haneda Tokyo, Jepang.
*Aphrodit adalah dewi yunani. Aphrodit adalah dewi kecantikan dan cinta. Shirai dijuluki sebagai "Reinkarnasi Dewi Aphrodit" karena Shirai berparas sangat cantik seperti Dewi Aphrodit.
Yak gaeees jangan lupa vote dan setia sama ceritaku.
Maaf kalo kata" nya kurang 'sreg' dihati pembaca.
Author bakal usahakan yang terbaik.
MAAF CHAPTER INI PENDEK
karena memang author buat gitu
Bye~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
Why You Hurt Me?
Fantasigadis SMA yang awal mula kehidupannya 'biasa' berubah ketika pindah ke negeri sakura yang dikaguminya. diculik oleh CEO perusahaan terkenal. belum lama dirinya pindah ke daerah yang dikaguminya itu. kebaikan yang diharapkan malah mendatangkan nasib...
