"Starlyn!!!!!" panggil seorang guru killer yang di takuti oleh murid SMA GARUDA. Tetapi tidak bagi seorang STARLYN ANNETA CHRISTY bahkan ia tidak pernah absen menjahili guru tersebut setiap harinya
Seperti sekarang starlyn dan guru tersebut sedang melakukan kejar kejaran di koridor karna starlyn berhasil membuat guru killer itu kesal atas kelakuan yang di buat Starlyn.
Bagaimana tidak kesal Starlyn dengan mudahnya menipu guru tersebut
"Starlynnnn sini kamu ikut bapa ke ruang bk sekarang!!" kata pak bimo selaku guru killer
"Ngapain pak?" jawab starlyn dengan polosnya
"Pake nanya lagi kamu" kesal pak bimo setelah mendengar jawaban dari muridnya yang paling bisa bikin darah tinggi para guru
"Ya kan saya gak tau pak makanya saya nanya" Balas starlyn dan lagi lagi jawaban polos dan muka polos seperti tidak mempunyai salah
"Astaga Starlyn kamu itu ya kena...." ucapan pak bimo yang langsung di potong oleh starlyn
"iya iya saya tau bapak mau nanya kan kenapa saya cantik, hayo ngaku pak!" kata Starlyn dengan PD nya
"Terserah!Pokoknya bapak gak mau tau hari ini kamu harus ketemu bapak di bk. Gak pake alasan !!" putus pak bimo karna jika di dekat Starlyn hanya membuat kepalanya pusing
"Nah gitu dong pak dari tadi kek, laper nih" jawab Starlyn dan pergi menjauhi guru Bk itu
"Jangan kekantin masih KBM" teriak pak bimo karna emang starlyn sudah berjarak cukup jauh dari guru itu
"Gak janji pak, kalo saya gak khilaf" balas starlyn dengan suara yang tidak kalah keras nya
Starlyn gadis cantik bahkan bisa di bilang sangat cantik jika penampilannya rapi dan manusiawi, bagaimana tidak Starlyn berjalan dengan percaya dirinya menggunakan seragam yang benar benar luar biasa ancur, baju seragam yang di keluar kan, dasi yang biasa nya di gantung di leher starlyn gunakan untuk mengikat lengan nya, dan jangan lupakan kancing seragam yang di buka semua, tapi tenang starlyn tudak semurah itu walau kancing seragam di buka semua ia tetap memakai baju kaos berwarna hitam.
Saat sudah sampai di depan kelas XII ipa 1, starlyn memasuki kelas tanpa permisi atau salam yang keluar dari mulut manis starlyn, ia hanya tebar pesona kepada teman sekelas nya selama berjalan ke bangkunya, dan teman sekelasnya hanya mendengus melihat tingkah starlyn yang tidak ada malunya
Hingga saat sampai di bangkunya ia masih menampilkan senyum menggoda kepada anak anak kelas nya tapi ketahuilah walaupun starlyn tersenyum seperti itu teman kelas nya tau itu bukan senyum menggoda tetapi senyum yang mengandung unsur kejahilan di dalamnya
Mereka tau sebentar lagi akan ada korban kejahilan seorang starlyn, dan benar saja dengan santainya starlyn berjalan kearah guru yang sudah kembali mengajar di kelas nya.
Setelah hampir 10 menit guru itu berbicara atau lebih tepatnya menegur Starlyn karna ia memasuki kelas tanpa salam dan di tambah starlyn telat memasuki kelas, kurang kesel apa lagi tu guru, starlyn udah telat gak ngucapin salam lagi sungguh murid yang sangat sopan_-
Starlyn kembali menjalankan aksinya yaitu menjahili seorang guru yang sedang mengajar di kelasnya, saat sudah sampai di belakang guru tersebut starlyn dengan cepat menempelkan kertas yang sudah ia beri doubletip yang bertulisan 'jangan sentuh gue! Gue punya penyakit HIV!' seperti itulah tulisan yang ada di kertas tersebut dan kertas itu akan di tempelkan si punggung belakang guru itu dengan hati hati starlyn menempelkan kertas tersebut dan saat sedikit lagi menempel tiba tiba
Kringggggg.....kringggg........
Saat itu juga starlyn langsung pura pura tersandung dan yap kertas itu berhasil ia tempelkan di belakang guru perempuan tersebut
Karna hal tersebut semua murid kelas XII ipa 1 menahan tawa nya melihat muka gelagapan starlyn saat guru itu memandang nya marah + kesal
"ngapain kamu dorong-dorong saya starlyn? Mau jailin saya lagi kamu" kata guru tersebut dengan nada kesal pasalnya sudah sering ia menjadi korban dari kejahilan starlyn
"Dih ibu mah pede banget siapa juga yang mau jailin ibu wong saya ngambil pulpen jatoh eh malah saya kaget tiba tiba ada bel" jawab starlyn sewot karna takut ketauan, bukan apa apa nih menurut starlyn jika bu amel belum keluar dan menampakan diri ke orang orang[?] tidak cukup untuk seorang ratu jail
"yaudah karna hari ini ibu lagi males berdebat jadi terserah kamu" pasrah guru kimia tersebut dan ber alih kepada murid yang lain dan tidak memperdulikan starlyn yang cengo melihat guru itu tidak memperdulikan keberadaannya
"anjir gue di kacangin nih ama tu guru sue banget" gumam starlyn
"anak-anak karna kebetulan sekarang sudah bel istirahat silahkan kalian keluar,dan tugas yang tadi jangan lupa kumpulkan minggu depan ya" lanjut nya
"okeee buuu" seru anak kelas XII ipa 1 dengan kompak
Setelah mendengar jawaban dari murid yang di ajarnya guru kimia itu pergi meninggalkan kelas, dan saat sudah benar benar meninggalkan kelas, baru terdengar suara tertawa dari seluruh kelas XII ipa 1
"sumpah muka lo ya lyn kek nahan berak" kata alvin setelah puas tertawa tetapi kembali tertawa saat membayangi muka panik starlyn saat hampir nyaris gagal menjahili guru itu
"Goblok lo vin gak nahan berak juga kali, muka cantik gini masa di samain sama orang yang nahan berak sih" kesal starlyn kepada alvin
"Udah udah mau pada ke kantin gak kalian, gue traktir nih mau gk?" tawar starlyn
"kalo gak sepuasnya mah gak asik lyn" kata Rizky yang mempunyai badan yang cukup berisi dan di angguki oleh yang lain nya
"ya ya gue traktir lo semua makan di kantin sepuasnya tenang aja" kata starlyn
"yaudah kalo lo maksa kita turutin, kuy lah" kata Rizki yang langsung pergi meninggalkan kelas dan menuju ke kantin dan di ikuti oleh yang lain nya
"eh si onta yang neraktir nya siapa yang berkuasa siapa" gumam starlyn sambil menahan kesal tapi tetap saja starlyn melangkah kan kakinya ke arah kantin.
-----------------------------------------------------------
Gimana nih cerita pertama aku?
Next gk?
Tapi boleh dong minta vomment biar semangat lagi next nya itu juga kalo ada yang minta next sih hehe ✌
XOXO
01-03-2019
YOU ARE READING
STARLYN
General FictionStarlyn adalah seorang siswi yang menjadi tawanan para guru karna sifatnya yang membuat orang menggelengkan kepala mereka jika melihat kelakuan starlyn. Tetapi siapa sangka starlyn yang pecicilan,jail,dan yang tidak pernah melenturkan senyumnya kema...
