Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Siji

103 8 4
                                        

"Jadilah kekasihku, Kim jungkook"

"Jeon jungkook, tolong"

"Terserah. Yang penting kau menjadi kekasihku"

Jungkook tampak terdiam, bukan untuk memikirkan jawaban apa yang harus diberikan karena sudah pasti ia akan berteriak dengan sangat keras bahwa jawabannya adalah ya, tapi karena Jungkook tidak pernah menyangka seorang Kim taehyung menyatakan perasaan kepadanya.

Tolong diingat bahwa Kim taehyung jauh, sangat jauh diatas dari kata sempurna.

Kim taehyung adalah seorang yang memiliki tatapan mata sedalam lautan, hidungnya yang indah, bibir merah tebal yang sangat dipastikan sangat manis, rambut merah menyala yang sangat membuatnya terlihat lebih tampan walaupun warna rambut apapun akan tetap terlihat tampan.

Tidak ada kata yang bisa mendeskripsikan betapa indahnya seorang Kim Taehyung tapi yang bisa dipastikan Tuhan sedang bahagia saat menciptakan Kim taehyung.

Taehyung cukup terkenal disekolah, bukan cukup tapi sangat terkenal. Karena selain memiliki paras bak malaikat, Taehyung juga mempunyai sifat yang hangat, peduli terhadap sekitarnya, ramah kepada siapapun, sopan dan juga pintar. Sangat sempurna bukan?

                                  ...                                       

"Dirimu tidak mau ya" Kata Taehyung dengan wajah memelas lalu menunduk

Demi neptunus, Taehyung sangat sangat manis dengan wajah memelas seperti itu dan juga tidak mungkin ada orang yang menolak bahkan orang gila sekalipun.

"ya"

"ya apaa?"

"ya, yaudahh"

"aku tidak mengerti, kook. Tolong katakan lebih jelas"

"YA AKU MAU KIM TAEHYUNG, AKU MAUUU. PUAS KAU"

Terlihat wajah Taehyung dengan senyuman kotak yang sangat manis, Jungkook tidak pernah menyangka alasan bahwa senyum manis Taehyung sekarang ini karena dirinya.

"Kalian semua dengar, Jeon jungkook yang manis ini sekarang adalah kekasihku. Berbaiklah semuanya kepada dia." teriak Taehyung sambil mengenggam tangan Jungkook

"wahh aku iri"

"Beruntung sekali Jungkook"

"Cocok sekali ya mereka"

"Hari patah hati tingkat dewa"

"Benar-benar tidak kusangka, Taehyung memilih Jungkook"

"Mereka terlihat serasi"

"Cihhh"

"Apa Taehyung buta?"

"aku benar-benar sakit hati"

"Bukannya Taehyung baru saja menembak Joy?"

Taehyung memilih mengabaikan omongan yang terdengar dikedua telinganya.

"Nanti kutunggu digerbang sekolah, kita pulang bersama" kata Taehyung sambil mengedipkan satu matanya kearah Jungkook.

                                 ...                                       

Taehyung sudah menunggu Jungkook digerbang sekolah, tapi sampai sekarang belum terlihat batang hidung orang yang ditunggunya, Taehyung melirik benda yang ada ditangan kirinya.

"Hei, maaf membuatmu menunggu. Aku hari ini jadwal piket, dan aku lupa memberitahu mu tadi."

"Tidak apa-apa, sayang. Hanya 15 menit saja, satu jam juga akan tetap kutunggu. Karna yang aku tunggu adalah dirimu" Kata Taehyung dengan senyum manisnya

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 21, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

SelfishStories to obsess over. Discover now