Aku Dean, Pria agak tinggi dengan sikap ingin sekali bodoamat dengan sekitarnya, tapi entah kenapa selalu aku yang akhirnya membenahi keadaan yang ada, aku punya banyak hobi, dan aku bahagia sekali ketika mencinta, apalagi jika bertemu orang yang setia.
Farrel, dia sohibku. kita mengenal ketika aku mulai menjalani masa remaja di awal Sekolah Menengah Atas-ku, dia Remaja yang berkali-kali gagal dalam urusan wanita, entah kenapa keberaniannya selalu ciut jika dihadapan kaum hawa, beberapa kali ketikung untuk wanita yang ia damba, untuk kalian aku sarankan jangan pernah menjadi pengecut jika ingin menyatakan soal rasa jika tidak mau bernasib seperti farrel, berkali-kali sakit hati melihat senyum doi disebrang kelas namun apa daya, si doi sudah 'keduluan' oleh orang lain karna ia kurang berani, tapi soal pertemanan dia setia dan bisa aku percaya. walau tingkahnya brengsek, ia tetap orang baik.
Nah ini Keiza, dia kekasih sekaligus mantan kekasihku, entah kenapa perempuan satu ini begitu lucu, ia punya kaos kaki kecil yang ia gunakan sebagai lap kacamatanya, ia punya pulpen yang teramat banyak padahal hobinya membaca bukan menulis, ia punya banyak buku yang ia anggap sebagai anaknya sendiri, ia punya aku.... namun itu dulu, haduh, kok jadi begini?
Aku menulis tentang cerita 10 tahun lalu, tentang bagaimana cinta yang aku bekali dengan kepercayaan dan kesetiaan namun menjadi sebuah tragedi kenangan dan memori. menurutku, ini bacaan yang tidak aku sarankan untuk kamu baca jika kamu tidak sedang lagi bersantai, sungguh aku menulis ini untuk orang-orang yang mempunyai banyak waktu luang.
Jika kamu sedang sibuk, tuntaskanlah hal yang harus kamu tuntaskan. dan segeralah bersantai maka kamu layak untuk membaca cerita ini dengan banyaknya waktu luang yang kamu punya, karna ada beberapa hal yang dapat kamu mengerti dengan pelan-pelan dan sendirian saja; salah satunya mengenang, apa sakit hati yang paling parah yang pernah kalian rasakan?, kepada siapa kalian pertama kali jatuh cinta? dan sekarang aku sedang bersantai, dan aku sedang mengenang. semua yang aku kenang tertuang dalam tulisan ini, dari bagaimana dulu aku begitu bahagia akan cinta, lalu hancur, lalu sampai sekarang. untuk kamu yang sedang membaca, nikmatilah.
YOU ARE READING
Hampir
RomanceSelamat datang di cerita yang berjudul Hampir; sebuah cerita sederhana tentang manusia yang mengutamakan kepercayaan dan kesetiaan sebagai bekal untuk mencinta.
