prologue

18 3 5
                                        

Beberapa waktu telah dilewati, pria itu menyatakan hal yang bodoh, sebodoh otak gadis itu kalau sedang stres. Ya, pria itu terlihat nyaman ketika sedang chating dengan gadisnya, terlihat salah tingkah, senyum terkembang lucu dan tulus ketika sedang melakukan sesuatu yang ada hubungannya dengan gadis itu. Walaupun masing-masing masih menyembunyikan jati diri mereka, mereka masih asyik berchating belum ke tahap videocall.

"Ayoo, kita pacaran!!" kata pria itu.
"Untuk apa? Bagaimana? Sepertinya kau melupakan 1 hal... Aku belum percaya 100% jika aku selama ini chating dengan seorang Jeon Jungkook..."
"Kapan-kapan akan ku buktikan, cantik..."
"Terserah kau saja..."

Seorang gadis sedang bergelut dengan ponselnya. Ia mengambil beberapa gambar seorang pria di sebuah akun instagram pria tersebut. Beberapa pose dan penampilan ia berhasil mengunggah gambarnya dan mengeditnya menjadi foto bersanding dengan gadis itu seolah-olah mereka benar-benar sedang bersama di suatu tempat, Lalu ia  kirim ke akun whats App pria tersebut. Di bawah gambar, ia mengirim sebuah pesan dengan bahasa inggris.

"Apa aku harus berangan-angan bisa bertemu denganmu dan berfoto bersama seperti ini setiap hari???"
Pria itu membalas dengan cepat, gadis itu tahu, ini jam istirahatnya saat sedang bergelut dengan pekerjaan pria itu.

"Wach, kau mengedit gambar kita seolah-olah kita memang sedang bersama... Kau memang ahlinya, Zie"

"Terimakasih..."balas gadis itu.
Chat mereka berlanjut sampai akhirnya pria itu memutus chat lebih dulu karena ia akan melanjutkan pekerjaannya.

" hey!! J!! Sejak kapan kau memanggilku dengan nama??!!!"marah gadis itu.

"Ya!! Jangan panggil aku J lagi... Kau ini pacarku... Apa tidak lebih baik, kau memanggilku chagi??!!"

"SAK KAREPMU!!!"

Mengejutkan, itu kalimat singkat terakhir gadisnya sebelum gadisnya mengusaikan chating mereka. Mereka selalu menyudahi chating mereka dengan marah.

"Mwo?? Bahasa apa ini???" batin pria itu sambil mengerutkan dahi dan alisnya.

Lalu ia beralih aplikasi di ponselnya ke google translate, ia mengetik kata yang baru saja gadisnya tulis dan kirim untuknya.
"Bukan bahasa indonesia??? Tidak muncul translatenya..."

Pria itu frustasi... Ia mengacak-acak rambutnya sendiri... Ia beralih ke google chrome. Ia mengetik kalimat sederhana itu ke kata kunci google.

Deretan makna tulisan "sak karepmu" pun muncul. Ia membuka salah satu deretan itu, dan membacanya dengan seksama.

"Tuhaaaaan, ini bahasa jawa?? Salah satu Bahasa daerah di Indonesia??  Artinya apa?? TERSERAH KAMU??? dia marah??!!! Aisshh..."

Ya, gadis itu bernama Ziefanya Naura Haqqie, di dunia nyata ia hanyalah seorang pramuniaga berhijab di sebuah departement store, seorang jomblo wanita berumur 22 tahun dan ia adalah seorang dengan kepribadian baik dan ceria. Tetapi, saat ia bergelut dengan dunia maya, ia adalah seorang penulis fanfiction di sebuah aplikasi menulis, ia memang hobby menulis dan membaca, tetapi ia baru saja menggunakan aplikasi menulis itu, dan ia sering frustasi dikala projectnya tak satupun ada yang membaca. Ia juga suka berkutat dengan foto-foto candid dan selfienya yang ia unggah di instagram nya. Ya, itu adalah hobynya...

Pria?? Ya pria itu adalah Jeon Jungkook, gadis itu memanggil pria itu dengan sebutan inisial huruf "J", REAL, bukan hoax, mereka berpacaran hanya berkomunikasi lewat ponsel. Kalian tahu kan member maknae boyband BTS?? Pria bergigi kelinci yang tampan yang bahkan usia masih sangat muda, 22 tahun. Ya, itu dia. Bagaimana bisa kenal?? Nanti bakal di jawab di chapter berikutnya....😇😇😇😆😆

TBC...

Yuk coment n votenya... Makasih...😇😇😇

LDR (IDOL X FANGIRL)Where stories live. Discover now