1| Sekolah baru

102 10 0
                                        

Jangan ingatkan aku ke
masa lampau itu!!
Aku ingin bebas dari semua keterpurukanku dulu

****

Cahaya Mentari pagi mulai menembus sudut tirai kamar,hembusan angin pagi masuk lewat sudut-sudut jendela kamar,seketika mata hazell itu terbuka dengan sempurna.

"Khua...hmmm" gadis itu menguap
Dan pergi berjalan menuju kamar mandi,sambil sesekali mengucek mata hazellnya yg masih terasa berat.

Setelah keluar dari kamar mandi dan sekarang dia sedang bersiap-siap untuk memulai hari,tapi tak lama seseorang mengetuk pintu kamarnya

Tok!!tok!!tok!!

"Senja udah belom,lama banget kasian nih mom&dady nungguin di bawah,katanya kita sarapan bareng," ucap wanita itu

"Iya" jawab Senja agak malas,jujur Senja sangat tidak suka kalo ada orang yg memaksanya untuk melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa,menurutnya itu hanya akan memperburuk keadaan.

"Yaudah cepet turun,"ucap wanita itu sambil pergi menuruni anak tangga.

Tak lama Senja turun dari tangga,dan langsung mengecup singkat pipi kedua orang tuanya sambil berkata

"pagi" ucap Senja dengan sedikit meninggikan bibirnya,yg pasti itu adalah Senyum kebohongan.

"Pagi kembali sayang," ucap ayah dan ibu Senja.

"Sini duduk", ajak momy kepada Senja.

" iya"jawab Senja sambil menghampiri meja makan.

Dan setelahnya  hanya terjadi keheniningan
Sampai salah satu dari mereka memecahkan keheningan ini

"Oh iya ini hari pertama kalian di sekolah baru kan?" tanya momy memecahkan keheningan

"Hmm," jawab Senja singkat

Berbeda dengan jawaban saudaranya ia lebih cerewet dan bawel dari pada senja.

"Iya,,mom,oh iya kita kenapa sih mom harus pindah ke sini,padahalkan di sekolah lama, aku udah punya banyak temen,mereka menyenangkan loh mom,dan lagi di sana banyak cogan" protes embun kepada momy,sambil sesekali memanyunkan bibir bawahnya.

"Kamu tau kan dady capek kalo harus bulak-balik bandung jakarta cuman buat urusan kantor,dan dady juga gak mau kalo kalian nanti kangen sama dady.hehehe" jawab bram,ayah dari kedua anak itu.

"Hmmm" hanya kata itu yg di ucapkan senja,dan dia kembali ke menu sarapannya.

"Iihh,dady mah maunya di kangenin terus,apa jangan-jangan dady ngajak kita pindah cuma biar si Senja lupa sama peristiwa itu kan?" dengus embun,yang tidak menyadari bahwa perkataannya membuat salah satu dari mereka tak nyaman.

"Cih" decak Senja sambil mulai beranjak dari meja makan.
Tapi baru saja ia ingin beranjak tangannya di cengkram oleh seseorang.

"Lepas mom.." decak Senja kesal

"Momy gak akan lepasin kamu kalo kamu belum duduk ", tegas momy

"Iya"jawab Senja dengan nada ter paksa.

"dan kamu embun cepat minta maaf ke Senja",perintah bram dengan sedikit rada menyentak.

"I,,iya dad embun bakal minta maaf,Sen..nja aku minta maaf yak" tulus embun sambil menundukan kepala dengan penuh penyesalan.

"Hmmm, jangan ulangi lagi" jawab Senja dengan ekspresi datar.

"Iya,,aku janji gak akan ulagin lagi,,makasih adik ku sayang" ucap embun sambil memeluk senja

"Lahir Cuma beda lima menit juga udah sok-sokan mau jadi kakak" protes Senja dalam benaknya.

"Gak usah peluk" ucap Senja sambil mencoba melepaskan pelukan embun.

"Iya,,iya,,hehehe",ucap embun sambil melepaskan pelukannya.

" udah,udah,sekarang cepetan makan,nanti kalian kesiangan" balas bunda.

****

"Bye,,nanti momy jemput lagi yak pulangnya" ucap momy sambil melambaikan tangan.

"Bye," ucap Senja singkat.

"Bye momy,eh momy inget yak kalo ada lampu merah jangan di marahin,terus kalo ada polisi tidur jangan di ganggu apalagi disuruh bangun,hehe" ucap embun ngasal.

"Dasar,kamu kira momy orang gila apa??,oh iya inget ya Senja kamu jagain kakak kamu jangan sampai dia kecapean,dan kamu embun jagain Senja biar gak di gatelin cowok tengil".ucap momy kepada kedua putrinya

" hehehe,iya momy siap,lagian kalo misal si Senja ada yg deketin bakal aku hadang dan bakal aku jadiin pacar..hehehe " jawab embun asal.

"Dasar tengil,malah kamu yg kayak cabe,dasar anak kurang belaian" canda momy pada embun.

"Iihh mami mah" ucap embun sambil sedikit memanyunkan bibirnya.

"Udah?" ucap senja kesal.

"Hehehe,udah kok udah sekarang kalian berangkat gih,nanti kesiangan,,bye" ulas momy sambil pergi berlalu dengan mobilnya.

"Bye-bye momy.." ucap embun sambil melambaikan tangan.berbeda dengan senja ia hanya melambaikan tangan dan terus mengutuk kedua orang itu di dalam benaknya.

"Ininih akibatnya kalo terlalu banyak main ama mimi peri sama lucintah luna,jadi pada bloonkan" decak senja dalam benaknya.

Seketika ia sadar dari lamunanya dan langsung saja ia membelalakan matanya karena embun sudah hilang dari pandangannya,seketika dia mengucapkan sumpah serapah dalam benaknya

"Dasar cabe,gua doain lo gak dapet jodoh,dasar kakak lacnat" decak senja dalam benaknya.

Sekarang ia pun beranjak dari gerbang dan berjalan menuju kantor untuk tujuan bertanya kelasnya,dan kalo boleh jujur dia pun bingung kantor ada di sebelah mana,apa lagi sekolah ini sangat besar.

"Woy..." seseorang menepuk pundaknya,bukannya terkejut,senja malah  menyergitkan keningnya dan bertanya balik dengan wajah datarnya.

"Apa?" tanya senja datar

***
Gimana?? Garing yah..ceritanya?,maafkan seorang penulis amatiran ini🙇🍂
.
follow ig: hanny_fazriyah09
😍

Senja & SamudraDonde viven las historias. Descúbrelo ahora