*Cerita ini mengandung konten yang kurang mengenakan bagi sebagian orang/anak-anak. Mohon kebijakanya saat membaca
, dan terinspirasi dari kisah nyata seorang teman yang mempunyai masalah yang dialaminya pada masa lalu.
Semoga pembaca bisa memakluminya dan memahaminya.
Terimakasih
*****
Aku Bodoh
Kenapa Aku Bisa Dimanfaati
Dan Kenapa Juga Aku Salah Untuk Memilihnya
SALAH MEMILIH
"Pertemuan"
"Aku hanya wanita biasa, yang tak memiliki kekuatan untuk menyelamatkan hidupku".
Ditahun ini, mungkin hidupku akan indah, bila ku tak bertemu dengannya. Hidupku hancur karena ulah dirinya-dan ulahku sendiri.
Dia yang melukai setiap langkah ku, dan dia yang selalu menghentikan harapanku.
Di pertengahan bulan Juli. Aku baru menginjak ke Sekolah Menengah Pertama di suatu kota yang sangat panas dan terkadang diguyur derasnya hujan, hingga terkadang membuat kota seperti kolam yang dipenuhi air hujan. Dan aku sangat buruk saat beradaptasi dengan lingkungan kota yang baru aku pindahi saat itu.
Saat pertamaku memasuki SMP, aku merasa bahagia dan sangat senang, bisa berkenalan dengan teman baruku, mengobrol dan bermain bersama-sama dengan teman-teman baruku.
Hingga suatu saat, ada satu lelaki yang bernama Latif menyukaiku di hari pertama itu. Tetapi, Aku malah menyukai orang lain di banding Latif.
Seminggu berlalu, pada akhirnya aku mulai mencintai seorang lelaki yang bernama Revan, Latif yang mengetahui itu hanya terdiam melihat kedekatanku dengan Revan yang semakin hari, semakin lengket.
Hari-hari ku masih menyenangkan saat itu, dan akhirnya pada malam itu pun, Ibuku menyuruhku untuk melanjutkan mengaji, di suatu masjid dekat rumah. Rasa senang kembali meluap, karena bisa berkenalan dengan teman baru lagi.
Sama halnya seperti di sekolah, di tempat mengaji pun ada seorang lelaki yang menyukaiku, dia terlihat malu bilaku pandang, dia selalu menghampiri kelasku hanya untuk sekedar menemuiku.
Lama-lama aku mulai sedikit terbawa perasaan karena dia terus mencoba untuk mendekatiku, dan akhirnya akupun tau bahwa dia bernama Yudha.
Sebelum aku mengenal Yudha lebih jauh, disaat itu aku sedang menjalani hubungan dengan Revan, lelaki yang aku sukai pada saat pertama masuk SMP.
Awalnya aku merasa bahagia dengan Revan, tetapi kehadiran Yudha membuatku sedikit berubah, dan akhirnya ia pun mengirimkan pesan lewat Facebook.
Dan dari situlah aku mengenal Yudha lebih jauh, dan entah kenapa, seperti ada sebuah magnet yang menarikku, secara tiba-tiba aku mulai tertarik pada Yudha. Apakah Aku sudah nyaman dengan Yudha? Mungkin iya.
Bagaimana dengan Revan?
Sudah tidak pedulikah?
Inginku jawab peduli, tetapi kenyataannya "Aku sudah tidak peduli." Dengan menyebut kata-kata itu,
Dan saat itu, aku mengutuk perkataanku. aku sangat-sangat bodohnya memilih orang yang salah untuk aku cintai.
Maaf chapter 1 ini sangat singkat:(
