Kalian tahu waktu yang berlalu tidak bisa diputar kembali .
Begitu pula keputusan yang sudah diambil takkan bisa di tarik kembali.
*****
Tidak terasa hampir sebulan pernikahan ku dan sudah seminggu aku tinggal di rumah ini tapi tetap saja saat menuju ke kamar kami ada sesak yang ku rasa waktu melintasi kamar bernuansa abu itu...
Ini hari minggu derry dan ayah sedang pergi memancing hingga sore, aku sudah selesai memasak aku memang sengaja meminta derry meliburkan pembantu dihari libur awalnya dia tolak karena tidak mau aku kelelahan tapi akhirnya dia setuju dengan syarat aku hanya boleh memasak dan dia yang akan membersihkan rumah..
Ya hubungan kami mulai membaik memulai semua layaknya teman. Saat sedang asik mencuci piring kurasakan sepasang tangan memeluk ku.
"aku merindukan mu."gumamnya membuat ku terdiam..
Ya aku mengenali suara dan aroma parfum ini (dia).
"Za, lihat aku dan ayah dapat banyak ik.."ucap derry antusias masuk ke dapur namun terputus saat melihat ku...
"Aahh sorry."ujarnya lalu berbalik pergi
"Der "lirih ku, hendak beranjak namun ditahan.
"Kita harus bicara ra,"tegasnya
"Cukup dee aku harus mengejar derry, jangan sampai dia salah paham."
"Kenapa derry harus salah paham ra, kamu itu milik ku jadi wajar aku memeluk mu."ujarnya yang membuat ku ingin sekali
"Jangan membuat ku tertawa dee, aku bukan milikmu."
"Aku serius ra, atau jangan-jangan..hahaha
Tidak mungkin.. kalian ??"ujarnya ragu..
"Jawab Ra, kamu ada apa sama derry dibelakang ku?!"bentaknya
"Cukup Denis, kamu tidak sopan."timpal ayah yang entah sejak kapan ada di dapur.
"Apa maksud ayah ?"
"Lepaskan tangan Zahra, sekarang dia istri derry adik mu jadi mengerti lah."jelas ayah.
"Bagaimana bisa yah, bahkan ayah tahu kalau Zahra itu milikku dia calon istri ku yah. Bahkan ayah yang mengantar ku melamar dia jadi mana mungkin.. mana mungkin bisa.. derry."teriaknya..
"Itu salah mu, kamu yang menghilang dihari pernikahan kalian dan bahkan tanpa ada kabar apapun."
"Tapi bukan berarti derry bisa menikahi Zahra yah, dia milik ku."ujarnya mencengkeram erat pergelangan tangan ku.
"Cukup dee, kamu menyakiti ku."lirih ku.
"Tahu apa kamu tentang sakit Ra, kalau disini aku yang tersakiti."ujar Denis
"Kamu tahu aku nyaris kehilangan nyawaku saat akan kembali kesini, aku koma beberapa Minggu dan kemarin aku akhirnya bisa pulang. Kamu yang pertama kali aku ingat dan apa ini saat aku lihat kamu di rumah ini aku anggap kamu menunggu ku tapi apa nyata nya...
Kamu, kamu bahkan menikahi adik ku Ra.. adik ku."teriaknya
"Cukup kak, ini bukan salah za."timpal derry yang tiba-tiba masuk ke dapur.
"Diam loe der, dasar adik kurang ajar tidak tahu terimakasih loe. Gue tahu loe suka sama Zahra gue tapi gue gak nyangka loe nusuk gue ."
"Sudah dee, aku mohon. Kita bicarakan baik-baik dengan kepala dingin."ujar ku
"Kamu diam zahra, kamu sama saja dasar penghianat."tukas denia hendak pergi
"Denis, diam disitu ikut ayah keruang tamu. Selesaikan masalah jangan hanya kabur. Derry obati tangan Zahra. Setelah itu susul kami keruang tamu."titah ayah.
STAI LEGGENDO
Azzahra Khumairah (Arra)
CasualeKisah ku.. Cerita klise yang banyak orang tau.. Kalian pun pasti akan bosan karena banyak cerita yang sama dengan kisah ku... Tapi aku tak perduli.. Karna bagi ku... Kisah ku terlalu berat jika ku pendam seorang diri.. Jadi ku putuskan untuk berbagi...
