1 -Heart Shaker

1.4K 72 27
                                        

"Fighting, Tzu! Hari pertama kamu di sekolah ini, cari banyak-banyak temen ya!" Tegas Yicheng menyemangati anaknya, Tzuyu, yang hendak memasuki sekolah menengah atas khusus monster-monster di Indonesia, yang dikenal dengan Monsta-School.

Tzuyu menghela nafasnya gugup, kemudian tersenyum menatap mata ayahnya yang sangat antusias.

"Go, you can do it" Ucap Yicheng.

Tzuyu berjalan dari gerbang sekolah, melihat semua pemandangan yang ada. Jauh dari pandangan manusia, rasanya sangat melegakan bagi Tzuyu setelah trauma yang dialaminya beberapa bulan lalu akibat manusia.

Tzuyu pun telah menemukan kelasnya dan melangkahkan kakinya pertama kali ke kelas 10-A. Semua mata yang ada didalam kelas tersebut pun langsung tertuju pada Tzuyu.

"Ih cantik ya"
"Itu zombie? Zombie secantik itu?"
"Vampir kayanya"
"Secantik itu, kah? Si kulit pucat"

"Tzuyu!" Suara gadis imut yang ada dipojok kelas meneriaki nama Tzuyu, Tzuyu agak terkejut saat melihat gadis itu sangat excited padanya.

"Sana!" Tzuyu segera memeluk Sana. Ia menghela nafas lega karena teman SMP nya sekelas dengannya.

"Ayo, disamping gue" Sana menarik tangan Tzuyu untuk menuntunnya kebangkunya yang terletak diujung kelas.

"Lo disini, gak apa-apa, kan?"

"Gak apa-apa kok, gue emang pengen dibelakang" Tzuyu mengangguk dan tersenyum.

"Gue canggung banget jadi anak baru" Bisik Tzuyu pada Sana.

"Ih gak apa-apa. Lo cantik, pasti langsung famous. Btw gue kangen banget sama lo.." ucap Sana yang setelah itu memeluk Tzuyu. Tzuyu tersenyum dan membalas hangat pelukan sahabatnya itu.

"Sana!" panggil pria berambut hitam dengan gayanya yang agak lugu.

"Hanbin! Sini!" Sana melambaikan tangannya memberi isyarat bahwa ia sedang bersama Tzuyu,

"Wih, anak baru, nih. Kenalin gue Kim Hanbin. Ganteng, kan?" Hanbin mengulurkan tangannya kepada Tzuyu.

"Sok gak kenal deh" Tzuyu merespon candaan Hanbin.

Tzuyu, Hanbin, dan Sana merupakan teman satu SMP, saat itu SMP mereka adalah SMP yang dihuni manusia secara keseluruhan, kecuali mereka bertiga.

Namun saat kelas 2 semester akhir, keluarga Tzuyu pindah ke pelosok dan tidak sekolah disana.
Hal itu terjadi karena Tzuyu nyaris ketahuan bahwa ia adalah vampir saat ia berada di SMP lamanya.

Sangat disayangkan, kejadian naas terjadi, penduduk desa mengetahui bahwa mereka adalah keluarga vampir dan diusir dari desa. Mengharuskan mereka untuk kembali ke Jakarta.

Beruntung kini Jakarta menyediakan sekolah khusus mahluk-mahluk 'aneh' seperti vampir, zombie, peri, manusia serigala dan lain-lain.

Monsta School terletak di ibu kota, namun di daerah yang tidak dapat dijangkau manusia.

Krining! Krining! Krining! . Bel masuk berbunyi, sudah saatnya semua siswa masuk ke kelasnya masing-masing. Di Monsta School kelas tidak dibedakan bedasarkan jenis mahluknya, semua dicampur dan mengajarkan kebersamaan dalam perbedaan.

"Itu suara bel nya?" Tanya Sana.

"Udah tau pake nanya. Gue balik ke bangku gue ya"

Monsta-life [MinTzu] Where stories live. Discover now