1.0

3 0 0
                                        

M
E
I
R
O


Tokk

Tok

Tok

"Yakkkkk bangunnn tidakk , kalau sampai kau tidak bangun eomma akan menghancurkan pin.."

"Iya aku sudah bangun eomma" suara serak khas orang bangun terdengar dari dalam

"Oke" sang eomma pun langsung pergi ke dapur

Didalam kamar orang itu langsung bergegas mandi dan siap siap , setelah menurutnya cukup bersih dia langsung kedapur

"Eomma emm dari tadi malam aku tidak melihat appa ?" Tanya dia

"Appamu belum pulang tae sepertinya perkerjaannya sangat banyak" jawab sang eomma

Sebelum Taehyung menjawab sudah terdengar suara di belakang mereka "Pagii eomma hyung"

"Pagi" jawab ibu dan anak tersebut

"Ini mingyu sayang makan sarapan dulu ya nanti sakit disekolah kalau tidak sarapan" sang eomma memberikan makan pada mingyu

"Iya eomma" balas mingyu dan memberikan kecupan di pipi sang eomma

"Tae ini sarapan eh tae ayo sarapan dulu nanti ka.."

Cup

"Tidak eomma tae langsung saja berangkat nanti tae telat, dan eomma makan sarapan tae saja ya, kemaren malam kan eomma belum makan dan ingat harus makan oke tae berangkat dulu cup. Dan kau mingyu jangan biarkan eomma tidak makan lagi"

Mingyu membalas dengan mengangkat tangannya 👌

"Dahh eomma mingyu aku berangkat dulu" taehyung keluar dari rumahnya, sang ibu saja bisa memadang anaknya sampai menghilang.


Maafkan eomma nak, kau jadi seperti ini harusnya kau bisa mengejar cita cita mu nak, kau bisa seperti anak lainnya kalau kau tak terlahir dari eomma yang tidak bisa memberikan kebahagian untuk mu nak hiks hiks















POV Taehyung

Setelah keluar dari rumah, aku langsung ketempat biasa dan mengambil barang barang yang aku perlukan , langsung ku antar kerumah rumah, kalau kalian pikir aku mengantar koran dan susu, kalian benar sekali, aku seorang pengantar susu dan koran, setiap pagi aku melakukan ini untuk memenuhi kehidupan keluarga dan adikku, appa? Dia memang bekerja tapi pekerjaan seorang pemulung apa bisa menghidupi eomma adikku dan keperluannya, jawabannya tidak makanya aku memutuskan untuk ikut mencari pekerjaan saat ini, aku sekolah? tidak, kenapa? Kalau aku sekolah maka tanggungan orang tuaku tambah banyak dan aku tidak mau mingyu adik kesayangku tidak sekolah dia harus sekolah setinggi tingginya dia tidak boleh seperti aku hyungnya.

Setelah aku mengantar semuanya aku langsung ketempat favorite ku Apartement dekat sekolah mingyu, aku sering kesini untuk melihat adikku bahagia dia bisa bersekolah seperti anak anak lainnya dia bisa bergaya sesuai fashion saat ini, lihatlah dia saat ini memakai seragam sekolahnya dengan sepatu yang baru ku belikan kemaren, katanya sepatunya diejek karena warnanya mulai kusang, saat itu aku langsung membelikan dengan uang tabunganku yang memang untuk ku tabung untuk memehuni keperluannya karena aku tidak ingin dia kekurang apapun, saat dia memasuki gerbang sekolah dia sudah disambut dengan tatapan memuja dari para siswa wanita maupun uke, adikku itu tampan bersih gagah tidak sepertiku yang jelek dengan wajah kusam dan badan yang tidak pernah ku rawat. Setelah dia sudah masuk kelas baru aku langsung pergi untuk bekerja lagi di sebuah tempat makan sederhana aku disana sebagai pencuci piring gajinya memang tidak banyak tapi cukup untuk Keperluan eomma. Setelah dari tempat makan, sorenya aku langsung ke taman dekat sekolahnya Mingyu  untuk membersihkan sampah dan Mingyu juga selalu membantu walapun aku selalu menokalnya karena takut ada teman temannya melihat Mingyu memungut sampah aku tidak ingin ia di bully akhirnya dia menemaniku ditaman saja, saat Mingyu ingin pergi aku selalu memberikan makanan dari tempat makanku bekerja untuk mereka makan malam, setelah itu aku pergi ke club untuk bekerja disana, gaji disana sangat besar untuk memenuhi keperluan rumah dan lainnya, maka dari itu aku menerima perkerjaan ini awalapun eomma menokal keras aku tetap lakukan demi keluarga . Aku baru ingat dari pagi sampai sekarang aku Belum makan setelah jam kerja ku habis, aku langsung ketempat istirahat untuk memakan roti dan susu yang diberikan oleh pedagang susu tadi pagi untung saja susu nya tahan lama walapun rasanya sudah mulai asam tapi tak apa asal tidak basi, setelah makananku habis aku langsung pulang kerumah dengan jalan kaki, jarak dari club ke rumah sekitar 5km, ku tempuh dengan jalan kaki kalau naik bis atau taksi uangnya akan berkurang lebih baik untuk ku tabung.

Setelah sampai kerumah aku langsung masuk dan keadaan dirumah gelap 'sepertinya mereka sudah tidur, lebih baik aku tidur disini saja' ku bersihkan lantai di dekat tv dan langsung tidur. Rumahku adalah rumah sederhana ada 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur dengan ruang tv jadi satu, biasanya aku tidur bersama mingyu tapi kalau aku masuk kekamar takut kalau dia terbangun lebih baik aku tidur di luar dan berisitrahat untuk bekerja besok.
































Helloo ketemu lagi kita hehehe
Maaf ya cerita satunya belum selesai eh malah bikin cerita baru huhhh

Ini sebenernya udh di draf lama banget zaman batu tapi takut yang ff gado gado satunya gak jalan eh malah nambah ff gado gado lg wkwkwk.
Kalau kurang peminatnya ini bakal dihapus hiks hiks


Next

Atau

Delete





Sorry Typo

Thanks ^ ^

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 16, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

MEIROWhere stories live. Discover now