Chapter 1 - Get Love

67 8 0
                                        

Cinta takkan pernah meminta ijin
Untuk hadir dan mengisi hati...


Pagi ini udara yang ada di kota sangat sejuk. Sampai membuat seorang gadis tidak letih untuk bermimpi dan memejamkan matanya. Semakin selimut tebal itu ditarik semakin besar kemalasan yang menyerang tubuh gadis mungil itu. Sampai seorang gadis yang lain memasukan makanan ke dalam mulut kakaknya itu.

Makanan itu dikunyah dan tak ada reaksi apapun dari gadis yang tengah tertidur pulas itu. Sudah beberapa makanan yang ada dikamar gadis itu di masukan ke dalam mulutnya. Sampai akhirnya adik dari gadis itu menemukan sebuah makanan dan ia pun tersenyum licik.

Gadis itu mengunyah makanan yang tadi dimasukan dan masih tak ada reaksi dari gadis yang tertidur itu. Sampai akhirnya gadis itu merasa kepanasan dan bergerak gelisah . Tidak bisa diam itulah yang bisa dikatakan saat ini tentang gadis yang tertidur tadi , sang adik hanya tersenyum licik.

"huhhh... pedes woyyy anjirrr pedesss" protes gadis itu

"Makanya kaka jangan ngebo mulu dah"ucap adiknya

"Renata!!!" Teriak gadis itu

"Raynelle!!!" Tak mau kalah dengan kakaknya.

"Udah gue bilang jangan banguin gue kalo hari minggu" celoteh Raynelle pada Renata sang adik sambil mengumpulkan kesadarannya.

"Minggu pala lu ka! Sekarang tuh senin woy senin, halu anjir " cibir Renata

Mata Raynelle membelalak sempurna dan segera mengambil handuk untuk pergi membersihkan badannya. Renata hanya melongo melihat tingkah kakaknya.

"Padahal kan baru jam 5 pagi, wah bener - bener tuh anak kesambet" bisik Renata

Setelah membersihkan dirinya Raynelle memakai jam tangan dan terlihatlah waktu yang tertera di sana.

"Ohh baru jam 5.30! Hah?! Jam 5.30?! Kepagian dah gue bangun"

Dan Raynelle pun memaikan ponselnya mengecek chat yang masuk ke ponselnya. Tidak ada yang menarik.

Sampai akhirnya waktu menunjukan pukul 6.20 Raynelle pun segera turun dan sarapan. Setelah itu ia seperti orang yang linglung.

"Abaanggg! Cepetan bang ihhh" Panggil Raynelle pada kakaknya

"Bentar Ray" ucap Revaldi

"Revaldi Shura Abimanyu!" Panggil Raynelle geram

"Iya iya sabar tuan putriku" ucap Revaldi pada adik kesayangannya itu.

Raynelle hanya berdehem menanggapi kakaknya yang kelewat santai. Raynelle dan Revaldi pun berangkat ke sekolah yang sama . Bedanya hanya tingkatan kelas. Raynelle kelas 11 dan Revaldi 12, berbeda dengan Renata yang masih kelas 7 Smp.

Seperti biasa tepat di meja tempat Raynelle duduk selalu saja ada bunga, coklat dan bingkisan lainnya yang datang dari para fansnya. Pasalnya Raynelle sangat cantik dan mempesona. Raynelle berhidung mancung, bibirnya merah alami dan memiliki badan yang mungil membuat Raynelle sangat imut.

Tak sedikit teman Revaldi yang kepincut oleh adik dari Revaldi. Bahkan Revaldi pun sering kecipratan hadiah dari temannya gara gara Raynelle. Hadiah itu untuk membujuk Revaldi agar mau membantu temannya untuk mendekati Raynelle.

Get LoveStories to obsess over. Discover now