aku rindu isak tangismu
aku rindu teriakan ketakutanmu
aku rindu wajah ketakutanmu
aku rindu air mata yg jatuh dari mata indahmu
aku rindu kau memohon kepadaku
sungguh aku sangat merindukannya-kata jimin sambil mengeluarkan air matanya
tik...tik...tik draasssh
hujan pun turun membasahi badan jimin
kau bilang kau tak akan meninggalkan ku tapi nyatanya kau pergi tuk selama-lamanya...hiks..hiks-kata jimin tersendu sendu sambil memeluk batu nisan yg bertuliskan MIN YOONGI
"MIN YOONGI JAWAB AKU...HIKS..HIKS"-teriak jimin frustasi
........
Sebaiknya kita ke sana-kata namjoon yg melihat jimin seperti orng gila
"Tidak usah...biarkan saja dia seperti itu Hh.".-kata namja berparas cantik itu
"Hyung...kau ingat kn apa yg disampaikan yoongi hyung?"
"Iya aku ingat tp aku msih kesal ih"jin pun memanyunkan bibirnya
"Ayolah sayang kau harus bisa mengikhlaskan yoongi dan memaafkan jimin"kata namjoon lembut
"Iya....,kalau bukan karena wasiat yoongi dan ceramah darimu aku tidak akan mau"kata namja cantik itu
Namjoon dn jin pun menyampari jimin yg menangis terisak isak
.........
Sekarang mereka ber3 berada dirumah seokjin
Seokjin sedang membuat teh
Dan namjoon membaca Koran
Sedangkan jimin badanya bergetar dn mulutnya menlontarkan kata2 seperti"mian hyung" berkali kali
Jimin berhentilah meminta maaf yoongi hyung pasti sudah memaafkanmu-kata namjoon yg sdh melihat jimin seperti itu
Tak lama kemudian seokjin pn dtng
"Ini tehnya"kata jin sambil menaruh dua teh hangat dimeja
"Jimin kau telat untuk meminta maaf"-kata jin sambil duduk
"Sayang jgn brkta sperti itu"tegur namjoon
"Aku tahu hyung,aku salah" jimin
"Bagus kalau kau sadar dn menyesal asal kau tahu yg sekarang kau rasakan sama seperti yg yoongi rasakan dlu,rasa sakit yg tak kunjung sembuh.kukira kau akan menjaganya tp ternyata kau sama saja seperti appanya..Hh"kata jin dengan tatapan kosong dn tanpa ia sadari ia meneteskan air mata
Dengan cepat namjoon menghapus air mata jin dn berkata "kendalikan emosimu sayang"
"Maksud mu hyung?..."tanya jimin
"Jangan pura2 pabbo jimin..."jin
"Sungguh aku tak tahu"jimin
"Yoongi...Yoongi dr dlu kau tak pernah berubah....kau selalu saja menutupi kesedihanmu demi orang yg berada di sekitar mu bahagia"
"......."jimin pun mematung
"Kau tahu?hiks...hiks..yoongi selalu tersiksa hiks...hiks...tak pernah dia mendapatkan kebahagiaan...hiks...walaupun hanya sesekali....ia tak pernah merasakan kasih sayang...hiks...dari orng yg ia cintai..hiks....YOONGI.."isak tangis seokjin yg semakin menjadi membuat namjoon khawatir dn segera membawa seokjin kekamarnya
"Jimin segeralh kau istirahat besok kita lanjutkn jika seokjin sudah tenang"kata namjoon sambil mengantar jin ke kamarnya
Jimin pun kekamar tamu
Akibat lelah krna dr td dirinya menangis jimin pun lgsng tidur
Jiminnie~~~
Hyung?!
Aku disini jim-kata yoongi
Hyung kau cantik seperti malaikat-kata jimin yg kaget melihat yoongi memakai baju serba putih dn ditambah gummy smilenya
aku laki2 bodoh-yoongi
Mian hehe-kata jimin sambil menggaruk tengkuknya yg tak gatal
Jimin....-yoongi
Kenapa hyung?-kata jimin sambil tersenyum
Kau ingin membuatku bahagia bukan?-yoongi
Tentu saja hyung...andai aku bisa mengulang waktu-kata jimin sdh
Waktu tak akan bisa kau ulang jadi cukup dengan kau melerakanku itu akan membuatku bahagia-kata yoongi menunjukkan senyum kotak
Tapi aku tak bisa hyung...-jimin
k..au hrs melerakan...a....
Tiba-tiba langit yg tdinya cerah sekarang gelap dn tnpa jimin ketahui yoongi tiba2 hilang
YOONGIII-teriak jimin
Jimin tak tahu harus bagaimana ia menangis dn menyebut nama yoongi agar yoongi datang menemuinya lagi tetapi nihil yoongi tak kunjung datang
Hahh-jimin terbangun dari tidurnya dengan nafas terengah2 dn keringat disekujur tubuhnya
volunteered him to calm him down
............
KAMU SEDANG MEMBACA
missing someone{SLOW UPDATE}
Acakaku rindu isak tangismu aku rindu teriakan ketakutanmu aku rindu wajah ketakutanmu aku rindu air mata yg jatuh dari mata indahmu aku rindu kau memohon kepadaku sungguh aku sangat merindukannya-kata jimin sambil mengeluarkan air matanya tik...tik...t...
