DANCING LIKE THE SWANS

29 1 2
                                        

Bagiku, salah satu cara menikmati kehidupan adalah dengan mengabadikannya dalam selembar kertas foto. Rasanya seperti punya arsip untuk momen-momen yang tak selalu terjadi dua kali di dunia ini.
         
         Aku suka memotret segala yang ada, kecuali ada orang yang tak kukenal. Itu teori pertama tentang fotografi yang kurumuskan dan aku selalu mematuhinya. Kurasa, memotret orang  yang tak kukenal seperti itu seperti mencuri gambar, bukan mengambil gambar. Lagi pula, aku selalu merasa gambar orang yang kurekam itu tak pernah sebagus apa yang ada. Aku selalu merasa bersalah setelah melakukannya.
   
          Objek gambar yang paling kusuka adalah pemakaman. Menurut ku, itu ada sebuah titik di mana manusia memulai kehidupan baru lagi, yang lebih abadi. Dan, di titik itu lh arwah Ni Luh berada. Sudah lewat enam tahun sejak ia tertidur lelap dalam persemayaman terakhirnya.

Maaf ceritany pndek... :)
Bru pertama kali bikin cerita ginian 😁
.... 
Jngn lupa vote sma komen yaaa...

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 11, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Dance for twoWhere stories live. Discover now