Park woojin
Lelaki kelahiran busan yang sudah sukses memegang perusahaan besar di bidang bisnis properti dan usaha industri lain yang menaungi ribuan karyawan. Namanya sukses dikenal berbagai kalangan karena selain memiliki kecerdasan sisi lain namja yang kerap dipanggil woojin ini adalah daya tarik memikat, pesona yang kuat serta paras yang layak dipuji
Woojin punya sisi tegas, dingin, cuek, jadi tak ayal jika banyak yang mengira dia angkuh. Woojin hanya merasa tidak perlu membicarakan hal hal yang tidak penting.
•'•
Kang Hyu Ra
Gadis yang lahir di busan dan merupakan salah satu siswi di sekolah swasta elit milik park's company ini adalah murid berprestasi yang secara tidak langsung bertemu dengan lelaki angkuh yang tidak sengaja menghancurkan masa depan yang sudah ia rencanakan sedemikian rupa
Hyura memiliki orang tua yang cukup sukses, papanya seorang pengusaha properti sedangkan sang mama menjadi model sekaligus desainer ternama. Ia juga memiliki satu kakak laki laki dan satu adik laki laki
Hyura anak yang ceria, selalu tersenyum mudah bergaul, ramah dan suka menolong. tapi dibalik itu semua, ada luka menganga yang ia tutup dengan silau senyumannya
Autumn.
"Menyingkirlah, kau menghalangi jalanku" apa yang dia katakan?
' Kurasa kau tidak memiliki cukup penglihatan, sialan. Bahkan lorong ini mampu menampung 15 jajaran siswa. Dasar bodoh.' gadis itu menghapus air matanya, tak menjawab ucapan lelaki didepannya. Sedikit menggeser tubuhnya agar lelaki didepannya ini bisa lewat.
Ia melirik mata tajam yang baru saja melewatinya. Keduanya saling melirik, hingga si pria memutuskan pandangannya dan melangkah kedepan.
Winter
"Kau terlalu banyak menangis, diam! Kau menggangguku." Gadis itu mendongak, menatap nyalang sepasang mata elang didepannya.
"Maaf bila aku mengganggumu, tuan muda. Kurasa ini terakhir kali kita bertemu." Gadis itu pergi, menerjang udara dingin. Menepis kasar air mata yang keluar dari sepasang mata coklat miliknya.
YOU ARE READING
addicted -pwj-
Teen Fiction"jangan seenaknya, park!" "Bibirmu memang seenak itu, kang" 'terserah kau sajalah.' Marga Park dan Kang, si pria park yang berambut pirang serta si gadis Kang yang berambut coklat. "Aku tidak mempermasalahkan kecanduanmu dengan coklat. Jadi jangan m...
