Festival Hanabi adalah satu satunya Tempat yang bersinar Terang Dimalam Musim panas Kota Kyoto kali ini. Pedagang pedagang nampak sibuk melayani para pengunjung dengan Apa yang mereka Jual. Aroma Makanan menyelimuti Sepanjang Jalur Festival itu. Orang orang memakai Yukata Mereka dengan warna yang beragam.
Tapi,Berbeda halnya dengan anak Tunggal Keluarga Bakugou Tersebut.
Memakai Sepatu Hitam, Kaos V-Neck berwarna Hitam dan Bercelana Jeans, Sama sekali tak mendukung dengan suasana Kota Kyoto yang terkenal dengan Kebudayaan ya itu.
Ingin komplain dengan Tata busana Bakugou. Apa daya? Midoriya hanya akan dimarahi karena Telah mengomentari orang yang Tingkat Temprament nya yang tinggi tersebut.
Yang ia bisa hanya diam Membuntuti lelaki tersebut sambil Menoleh kekanan dan Kekiri, Menikmati pemandangan Indah Yang hanya ada di musim panas itu.
Hawa kering walaupun Tak ada matahari yang bersinar. Untunglah Ia memakai Yukata, Sehingga Panas tak terlalu membuat tubuhnya Dibanjiri keringat.
Kecuali Jika Bukan karena Bakugou yang menggenggam tangannya sedari tadi didepan Gerbang Hingga sekarang. Midoriya bisa merasakan Genggaman Hangat melebihi suhu Disekitarnya saat ini. Menelan Ludah dengan Pipi sedikit merah, Midoriya mengalihkan Pikirannya Pada Orang orang disekitar.
Ia sengaja Berhenti ketika Melihat sebuah Stand Boneka hinaningyō yang Terpajang diatas Dankazari Sebuah Stand. Menyadari Midoriya Berhenti, Bakugou menoleh kearah Lelaki Bersurai Zambrut tersebut.
"Ada apa?" Tanyanya.
Midoriya menoleh sekilas kearahnya dan menunjuk stand Tersebut.
"Ayo kesana!" Serunya.
Bakugou menoleh ke Telunjuk yang Midoriya arahkan Disebuah Stand kingyo sukui Dengan Tulisan besar Diatasnya.
AYO TANGKAP IKAN INI!
10 IKAN MENDAPATKAN
BONEKA!
Bakugou berdecak," Itu permainan anak anak tau!"
"Ayolah Kacchan!!! Musim panas Hanya Sekali dalam setahun!" Rengek Midoriya sambil menarik narik kecil lengan Bakugou.
Mendengus kesal. Bakugou akhirnya mengiakan permintaan kekanakan Midoriya tersebut. Tersenyum lebar, Midoriya langsung berlari kecil kearah Stand itu. Bakugou hanya berdiri ditempatnya memperhatikan Gerak gerik Osana najiminya itu.
'Kurasa setiap Hanabi ia selalu main itu dari dulu! Dasar Deku Bocah!' Batinya.
Ia amati Midoriya yang tampak Sibuk mengangkat Ikan koi dengan Alat beralas Tissue yang mudah Robek tersebut.
Satu Ikan berhasil masuk. Midoriya Tersenyum senang.
"Kacchan! Coba lihat! Aku dapat satu!!!"Seru Midoriya seraya mengangkat angkat Plastik ikanya dengan bangga.
"Yaa...Cepat selesaikan! Deku Bocah!"
"Ayo kemariiii! Jangan diam disitu sajaa,Kacchan!!!"
Bakugou berdecih. Ia akhirnya menuruti permintaan Midoriya tersebut. Midoriya Langsung menarik Lengan Bakugou untuk Duduk bersamanya dan menyodorkan Alat Tangkap Tersebut pada Bakugou.
Bakugou mengerutkan Alisnya,"Apa?"
"Bantu aku tangkap sepuluh Ikan!" Pinta Midoriya.
"Berhenti bersihkan kekanakan Kanakan! Kuso Deku! Umurmu 15 Tahun!"
"Walau umurku sudah Seremaja itu, Tak ada larangan untuk bermain Permainan ini, Kan? Dan Juga...aku ingin Tau Skill Kacchan dari Tahun Ketahun!" Sahut Midoriya panjang .
Kini sebuah perempatan muncul di jidat Si Surai Blonde ash Tersebut. Dengan sigap Bakugou Mengambil benda yang Midoriya sodorkan tersebut dan Mulai menangkap ikan berwarna Oranye tersebut.
YOU ARE READING
Sakurasou
RandomAku diberi sebuah cahaya. Setirik cahaya yang Selalu bersamaku, Namun selalu kupermainkan Bagaikan lilin yang hendak padam. Aku tak pernah menyesal. Karena aku yakin, Cahaya itu akan selalu berada di sisiku. Dan sekarang, Aku sadar bahwa sebuah peny...
