.
.
Kau hanya harus percaya,
Pada jerat takdir yang mengikat,
Pada kehendak ikatan yang membimbing tiap langkah,
Pada jalur yang telah terpeta sempurna hingga mengingkari,
―ialah bunuh diri
.
.
.
Untukmu yang berkata bahwa dirimu tunggal,
Yang bersuara bahwa tidak akan ada yang membuatmu goyah,
Yang berseru bahwa dirimu adalah milikmu seorang,
Yang berucap bahwa ikatan ialah jeratan derita,
―ialah bentuk pengingkaran paling ironis sejauh nyawa masih ada
.
.
.
Teruntuk kau yang memilih tidak peduli,
Seperti usaha menahan diri demi sebuah aksi,
Kendati derap langkah yang menjejak kian pasti,
Hingga terus mencoba berdiam diri,
―ialah bentuk kepuraan tanpa arti
.
.
.
Kau yang menutup mata untuk segores luka,
Yang menulikan telinga untuk setiap kata hina,
Kendati mumpuni menggerus raga seperti rengas tanpa derma,
Tetapi setia berpura tak mengapa,
―ialah wujud jiwa tanpa pelepas lara
.
.
.
Kau yang memilih senyum sebagai penenang,
Yang mengerti bahwa menerima ialah pilihan,
Bahwa meyakini bertahan menjadikan raga lebih aman,
Kendati jiwa terselimuti nestapa,
―ialah sosok hampa butuh sandaran
.
.
.
Dia yang tenggelam dalam ikatan,
Yang menjejak derap dalam ketidakpastian,
Yang meneguhkan hati untuk bertahan,
Kendati luka kian menganga,
―ialah sosok penimang pilihan
YOU ARE READING
Crimson's Fate [TK, MY, NJ]
FanfictionMereka mendampingi luka. Mendefinisi lara. Juga melewatkan waktu bersisian dengan derita. Ikatan, keyakinan, dan duka bisa menjadi sebuah ilusi belaka. Tetapi, takdir selalu tahu bagaimana kinerja dunia untuk menjadi pilihan utama. ―TaeKook, MinYoon...
![Crimson's Fate [TK, MY, NJ]](https://img.wattpad.com/cover/105511912-64-k903394.jpg)