Awal Rasa

18 1 0
                                        

Semua berawal dari kelas 2 SMP, yaah dulu memang kita satu kelas. Dia bukanlah lelaki yang terkenal, pandai di kelas, ataupun aktif organisasi. Dia pendiam, namun jika bersama dengan temannya dia terlihat bahagia dengan senyum nya yg menawan. Entah apa yang membuatnya begitu terlihat Indah untukku.
.
.
.
Awalnya aku hanya sekedar mengagumi keindahan senyumnya, namun makin hati ku lihat dia makin berganti pula rasaku ini. Entah ku sebut ini Cinta atau masih Kagum, saat itu yang ku tau aku hanya ingin terus memandang seri wajahnya.
.
.
.
Semakin hari bukannya semakin menyimpan rasa ini, Aku malah memilih mencari cara. Iyaa, cara bagaimana menarik perhatiannya. Mencari cara bagaimana agar aku bisa mengobrol, bercanda dengannya. Tak mudah melakukan itu, karna aku harus menutupi segala rasaku ini. Kenapa (?) karena jika dia tau maka, dia akan menjauh dariku.
.
.
.
Hal yang membuatku sering mengingatnya adalah, ketika pulang sekolah. Yaa, aku berusaha jalan dibelakangnya. Jalan (?) iyaa, tapi kami hanya jalan sampai di tepi jalan Raya. Yaah karena sekolah kami dulu masuk gang, jadi kami harus berjalan sekitar 500 m untuk sampai ke halte bis.
Kami memang beda arah, tapi bukan berarti aku menyerah.
Mungkin dia merasa kalau aku sedang mengikutinya, tapi untung saja setiap pulang sekolah selalu ramai. Soo, aku nggak begitu ketahuan.
.
.
.
Sampai akhirnya hal yang aku takutkan terjadi. Dia mengetahui bahwa aku menyimpan rasa padanya. Rasa yang tak seharusnya aku miliki untuknya.
Semenjak itu dia menjaga jarak denganku, dan dia membiarkan ku mendahului nya ketika pulang sekolah. Mungkin dia sudah merasa bahwa aku selalu mengikutinya.....

Continue...

Dostali jste se na konec publikovaných kapitol.

⏰ Poslední aktualizace: Jul 15, 2018 ⏰

Přidej si tento příběh do své knihovny, abys byl/a informován/a o nových kapitolách!

Cerita Sebuah Daun GugurPříběhy, které tě pohltí. Začni objevovat