first

77 7 5
                                        

Sebuah pertemuan yang membawa ku jauh akan kenyataan dan dilema secara bersamaan

Anggi..

_____________________________________
Bogor, 06 Mei,1994

Pagi yang cerah berharap hari yg di jalani pun akan cerah, matahari terbit dengan semestinya memancarkan setiap kehangatan dan itu merupakan awal dari sebuah kehidupan

"Anggi, sayang bangun nak ini sudah siang" itu bunda, sosok yg sudah tidak asing bagiku, terlebih suara pertama yg selalu aku dengar di pagi hari dengan kata kata yang sama
"Eugghh, bunda kurasa malam terasa pendek" ucap Anggi sambil mengucek kedua matanya yg memang seluruhnya belum terbuka
"Sayang, kamu pasti tidur larut malah eoh?hmm pantas saja"
"Nggi, cuman tdur jam 2 bunda"

Setelah selesai dengan segala urusan di pagi harinya entah itu mandi merapihkan kamar dan segalanya
Anggi pun turun ke lantai bawah menemui bundanya . Ya kamar Anggi memang terletak di lantai 2 dan itu keinginanya sendiri

"Bunda masak apa?" Selangkah mendekati bunda dan melihat lihat apa yg akan bunda masak untuk breakfast pagi ini
"Nasi goreng kesukaan kamu sayang"
Jawab bunda sambil meletakkan nasi goreng itu ke dalam piring
"Bunda tau aja" srimik Anggi sambil mencium pipi bunda tersayang nya

Ruang makan
" Bunda senang kamu bisa bahagia tinggal disini, melupakan semuanya "
Kata bunda sambil memasukkan sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya
"Bunda, Anggi belajar dari masa lalu
Dan Anggi gak mau terpuruk begitu aja karena itu, tujuan Anggi sekarang hanya 1 bahagiakan bunda"
Seru Anggi sambil sambil mengukir lekuk senyuman yg indah
"Terimakasih sayang" kata bunda sambil mengusak kepala Anggi sayang

" Oh iya, mulai besok kamu masuk sekolah di sekolah baru kamu sayang"
Memecahkan keheningan di sebuah ruang keluarga
"Iya bunda, Anggi sedikit gerogi sama lingkungan baru"
"Semangat,kamu pasti bisa"

Kata kata bunda lah yg selalu menjadi alasan Anggi terus bertahan tak goyah dari semua masalah dan menjadikan bunda sebagai tujuan hidupnya

05:30
Kriing kriing kriing

Alarm pagi pun berbunyi menandakan hari telah berganti dan tergantikan dengan hari yg baru
Dengan di awali terbitnya sang mentari yg seakan tak ada lelahnya menghangatkan setiap kehidupan

"Anggi, bersiap siap lah ini hari pertama kamu masuk sekolah"
Siapa lagi jika buka sang bunda yg membangun kan nya
" Iya bunda, Anggi siap siap dulu"
"Baiklah bunda tunggu kamu di bawah untuk sarapan"

"Semangat sekolah hari pertama, jgn terlambat hati hati di jalan sayang"
"Iya bunda bawel"
Ucap Anggi sambil tertawa
"Aku pergi dulu bunda"

Anggi sedikit berlari kecil ya mungkin dia takut terlambat sangat lucu jika di hari pertamanya ia terlambat masuk sekolah mungkin itu tidak ada di kamus kehidupan Anggi

Memang rumah tempat ia tinggal tidak terlalu jauh dengan keberadaan halte  mungkin hanya membutuhkan waktu 5 mnt untuk sampai disana

06:45 Anggi sudah sampai di halte
Tidak terlalu ramai yg datang
Anggi pikir mungkin ini terlalu pagi

Anggi memang berangkat naik busway alasan tersendiri karena sang bunda harus pergi bekerja dan berlawanan arah dengan sekolah anggi itulah alasan Anggi pergi menggunakan busway

2 mnt ia menunggu akhirnya yg ditunggu pun datang yaa busway
Anggi pun naik dengan duduk di kursi belakang walaupun di dalamnya masih kosong entah mengapa dia lebih suka duduk disitu

Waktu tempuh mngkin mencapai 15 menit
Dalam perjalanan mengisi waktu penat Anggi hanya mendengarkan musik kesukaannya menggunakan earphone nya
Aku harap sekolah baruku ini tidak seperti yg dulu. Batin anggi

Anggi menginjakan kakinya di depan halaman sekolah baru itu berbagai harapan ia lontarkan agar kebaikan selalu menyertainya di hari pertama ia masuk sekolah
           
         'SMA NEGERI 30 BOGOR'

Itulah nama sekolah baru Anggi
Tanpa basa basi  diiringi dengan gugup yg lumayan
Anggi memasuki halaman sekolah dan beranjak masuk ke ruang kepala sekolah

Selama berjalan Anggi melirik kanan kiri dan melihat begitu banyak siswa maupun siswi
Tapi yg bikin Anggi aneh sepertinya disekolah ini mengenal kasta

Awal yang sedikit indah

Tettt Tettt Tettt (suara bel ga jadi)

Pertanda bahwa jam pelajaran akan dimulai
Semua siswa beharmburan mask ke dalam kelasnya masing masing

Class fisika 1

"Selama pagi anak anak"
Seru sang guru, yg bernama pak winto
Ia di anggap sebagai guru killer di sekolah itu
Bagaimana tidak disetiap dia mengajar di sebuah kelas tidak ada yg berani bermain main
"Pagi pak"
Jawab sang murid secara bersamaan

" Anak anak hari ini kita kedatangan murid baru, ia pindahan dari Jakarta
Ayok silahkan masuk"

Anggi pun masuk ke kelas tersebut dengan sedikit nervous
"Silahkan perkenalkan dirimu"

Bisa bisa bisa bisa bisa

Hanya itulah yg menjadi penguat diri Anggi

" Teman teman , perkenalkan aku Anggi, aku pindahan dari Jakarta
Senang bisa satu kelas bersama kalian"
Akhirnya akhirnya akhirnya

"Senang juga bisa bertemu dengan mu cantik"
Jawab seorang lelaki yg membuat Anggi heran
"Dasar jelalatan"
Jawab seorang perempuan yg duduk di sebelah lelaki tersebut

"Anggi kamu bisa duduk di kursi sebelah sana"
Suruh pak winto sambil menunjuk dimana aku akan duduk
"Baik pak terimakasih"

Anggi pun duduk di kursi tersebut dengan sesekali melihat siapa yg duduk di sebelah itu tiba tiba
" Hi nggi"
Seru wanita yg menjadi teman sebangkunya
"Aaah, ya hi" jawab Anggi gagap karena dia terlalu ragu
"Tidak usah nervous dengan ku aku baik tidak menggigit org"
Sontak membuat Anggi tertawa kecil
"Ahh iyaa aku mengerti"
"Jadi siapa nama mu?"
Tanya Anggi ia bertujuan untuk menghangatkan suasana ini
"Listhia dwilianti, panggil aku listi"
"Ohh baiklah, llisti"

Awal yg menyedihkan tidak menjamin kedepannya akan menyediakan kembali,harapan dan tekad itu yg akan mengubahnya
Semangat Anggi



To be continued

______________________________________

Author mau curhat ni dikit eh tapi bnyk juga gpp 😊

Jadi ini cerita pertama yg gua bikin main cast nya org indo

Biasanya itu mem Exo apalah itu yg berbau Korea
Plaaaaaakkkkkkkkkk|gak guna|ampuuuun
Karena gua Fangirl😁

Jadi kalo jelek maaf
Kritik sama sarannya gua terima ko

Vote yuuk

Salam manis dari istri Baekhyun 💕|ngaku ngaku lu|iya-iya maaf

See you in next chapter readers😘😘

AAA (secret Last)Where stories live. Discover now