"Jadi, kak reza sekarang dimana nih ?"
"Kakak masih di cirebon," jawabnya.
Ditengah obrolan hangat lewat telfon itu, tiba tiba aku teringat akan sosok fikri, dan langsung kutanyakan pada reza. "Oh iya, kalo kak fikri sekarang dimana kak ? Masih dibogor ?" Tanyaku penasaran.
"Kakak fikri sekarang di bandung fat, kerja disana.." jawab reza.
"Hmmm, aku boleh minta nomer telfonnya ga kak, udah lama banget ga kontek hehe" entahlah, kenapa tiba tiba lisanku langsung melontarkan petanyaan demikian.
"Boleh kok, nanti yaa kakak sms nomernya ke kamu, oh iya kakak tutup dulu ya telfonnya, mau siap siap dulu, ada kegiatan lagi abis ini" ujarnya
"Oke kak, ditunggu nomernya ya kak hehe, makasih kak.." sambil kuputus sambungan telfonku.
Tak lama, handphone ku kembali berdering, wah ternyata itu sms dari reza berisikan nomer telfonnya fikri.
Langsung kusimpan nomernya di handphoneku.
Kemudian, entah mengapa jatungku berdetak lebih cepat, bibirku tak berhenti tersenyum. Sampai akhirnya...
"Hey, kenapa kamu kak, senyum senyum sendiri ? Mandi sana udah sore.." Adikku membuatku tersadar dari lamunanku. "Ih, kamu bikin kaget aja, iya ini mau mandi.." ucapku kesal.
Aku pun beranjak dari tempat tidurku, bersiap untuk mandi.
KAMU SEDANG MEMBACA
stuck
RomanceDia memang bukan satu satunya lelaki yang ada di muka bumi ini, tapi entahlah hanya kepada dia kedua mataku tertuju, hanya kepada dia hatiku terpikat, hanya kepada dia bibirku tersenyum. Tapi perjalananku tak seindah bunga bunga yang merekah didalam...
