Prolog

14.9K 911 35
                                        

Bulan ini adalah bulan padatnya BTS. Mereka telah menyelesaikan world tur ke beberapa negara, beberapa hari jatah libur mereka akhirnya diundur untuk syuting beberapa tawaran iklan brand besar seperti PUM* dan brand elektronik L* (yelah cuma dua huruf aja disensor:( ). Dilanjut lagi dengan persiapan menjelang comeback 3 bulan ke depan. Jadilah semua member sibuk latihan, sibuk diet demi tubuh yang bagus, dan persiapan lainnya.

Termasuk rapper line yang harus membuat dan merevisi lagu-lagu mereka agar menjadi track yang bagus di album nantinya. Tidak jarang mereka mengabaikan kesehatan sendiri dengan alasan tidak sempat ataupun sedang diet.

Hitung-hitung sekalian diet—rapper swag.

Memang nackal rapper manis bangtan ini :(
Seokjin sampai pusing karena adiknya ini tidak terlihat sosoknya sedikitpun bahkan untuk sekedar makan.

Jimin yang sedang diet ekstrim saja sudah membuatnya pusing, apalagi si rapper manis tsundere galak kepala batu ini.

Jimin sih masih mendingan, meskipun tidak makan nasi/makanan berat lainnya, Jimin masih mau makan salad buatannya. Lhaaa kalau si rapper manis tsundere kepala batu ini? Ke dapur aja nggak, gimana Seokjin mau jejelin makanan? Dia kan nggak tahu password genius labnya :(

Akhirnya Seokjin pun mengutus dua prajurit untuk memaksa si rapper manis tsundere galak kepala batu itu untuk makan.

Jimin dan Namjoon—sang utusan terpilih—kini sedang saling diam memandang pintu genius lab yang sudah mereka ketuk berkali-kali.

"Hyung, panggil lagi gih!" suruh Jimin. Dia udah pegel banget bawain rantang bertingkat dari Seokjin.

"Langsung masuk aja sih, Jim? Kamu tahu password labnya kan?" usul Namjoon.

"Tau. Tapi takut dimarah, hyung, kalau masuk sembarangan:("

"Hhh," Namjoon mendengus malas. "Ish, udah cepet masukin passwordnya, nanti aku yang masuk."

"Okeeee" Jimin tersenyum senang, dengan riang dia memasukkan password lab hyung manisnya. Setidaknya nanti yang diomelin kan Namjoon, bukan dia.

Dalam hati Namjoon berusaha menghapal sandi itu, biar dia nggak harus butuh Jimin atau Yoongi sendiri untuk membuka pintu ini. Sekalian jaga-jaga kalau Yoongi ngurung diri di sini.

CLEK

"Udah, sana masuk hyung," suruh Jimin yang membuat Namjoon gemas.

"Sialan," makinya.

Namjoon pun masuk. Dia sedikit bingung karena studio Yoongi begitu gelap. "Apa dia kerja sambil gelap-gelapan begini?" gumam Namjoon.

"Hyung??" Sunyi. Terlalu sunyi sampai namjoon jadi parno.
"Yoongi hyung? Kau di sini kan?"

"Huks... Huks…"

"Wait, bukannya itu suara...







































Yoongi hyung?"

























































"D-daddy?"

"Y-yoongi hyung?"

BRUK

"YOONGI HYUNG!!"

Lanjut gak nih?

Yes or not?

Little Yoongi [MYGXBTS]Histórias para pegar e não largar. Descubra agora