Marzia Ashura Benoist gadis cantik asal Surabaya merupakan anak tunggal dari keluarga yang kaya raya. Gadis yang selalu mengenakan hijab ini biasa di panggil dengan sebutan Zia. Gadis yang telah duduk dibangku SMA.
~
Pagi yang cerah menyinari tubuh Zia yang terbaring di atas kasur, yang ditemani dengan balutan selimut yang sangat lembut membuat gadis cantik itu perlahan membuka matanya sedikit demi sedikit dan terbangun dari mimpi indahnya, ia melihat jam menunjukkan 06.05 bergegaslah ia menuju kamar mandinya yang terletak disamping kamarnya, beberapa menit kemudian ia keluar dari kamar mandi dan mengenakan seragam sekolahnya lalu bercermin sebentar dengan menaburi bedak tipis ke seluruh wajahnya tiba-tiba dari arah dapur terdengar.
"Sayang, cepat turun ke bawah makanan kesukaanmu sudag jadi Nasi goreng spesial serta telur dadar dan susu coklat" teriak khodijah Azhura (bunda Zia)
Khodijah Azhura merupakan perempuan paruh baya yang cantik dan tentunya berhijab, Dia adalah ibunda Zia
" Iya bun bentar lagi Zia turun ", Ucap Zia
Beberapa menit kemudian Zia turun dari kamarnya melewati tangga menuju meja makan
"Hay Ayah.. Hay Bunda.." Sapa Zia
"Eh Anakku sudah turun cantik sekali " ucap seorang laki-laki bernama Arief Benoist
Arief Benoist adalah Ayah Zia seorang laki-laki yang memiliki wajah tampan, postur tubuh yang tinggi dan dada yang membidang merupakan seorang keturunan Jerman yang dulunya beragama Kristen (non muslim) kini ia beragama Islam yang istilahnya muallaf ketika ia menikah dengan Khodijah Azhura dan memilih untuk tinggal di Indonesia.
" Ayah mah bisa aja.. " ucap Zia dengan wajah yang sedikit memerah
" Yasudah duduk dan makan lalu berangkat ke sekolah.." Ucap Ayahnya
***
Jam menunjukkan 06.30 ia telah sampai di gerbang sekolahnya kemudian ia melambaikan tangan ke arah Ayahnya yang berada di mobil, kemudian mobil Ayahnya melaju kencang sehingga tak nampak lagi karena terhalang oleh tikungan.
"ZIAAAAAA!"
Seseorang yang merasa namanya terpanggil pun membalikkan badannya
" Eh lo di tumben siang biasanya kan lo kalo ke sekolah pagi banget kek tukang kebun kesambet apaan lo tiba - tiba datang pagi "
Ya Indi Nurdiana namanya seorang perempuan cantik berambut pirang dengan postur tubuh yang begitu tinggi , hidung yang mancung serta kulit yang putih merupakan sahabat Zia dari Smp
" Iya gue bangun kesiangan Zia" sambil terkekeh
"Oh " sambil tersenyum
***
Dikelas ternyata sudah banyak sekali teman-teman Zia pada datang begitu pula keempat sahabat karibnya yaitu Ana Lina mustagfiroh yang biasa di panggil lina merupakan salah satu sahabat Zia dengan postur tubuh ya bisa dibilang lumayan pendek lah tetapi lina memiliki paras yang sangat cantik jadi tak heran lah jika dia di kejar - kejar oleh banyak pria di sekolahnya dan juga tak heran jika dia memiliki banyak mantan
Jeni Adeliya Risqiah (Risqi) juga salah satu sahabat Zia dengan paras yang sangat cantik berjilbab tentunya karena ia beragama Islam memiliki postur tubuh yang pendek juga tetapi tak separah lina, risqi merupakan tipe orang yang cerewet namun jutek dan cuek
Uswatun Hasanah lebih tepatnya lagi Ana, perempuan dari keluarga yang cukup berada dengan wajah cantik berambut pendek sebahu yang selalu menggunakan sedikit hiasan rambut dengan kulit putih dan cerewet minta ampun
Dan yang terakhir Izzatul Laila Syamsyi Izza merupakan sahabat Zia juga yang memiliki postur tubuh paling tinggi diantara Zia, lina, Jeni, dan Diana ia juga merupakan anak yang cerdas dikelasnya dengan mengenakan hijab tentunya. Ia sering di sebut kutu buku karena kerajinnannya dalam belajar , sehingga ia harus menggunakan kacamata karena matanya yang saar ini sedikit bermasalah sehingga ia tidak bisa melihat dengan jelas tanpa kacamata
~
