1. hear u'r voice

328 29 7
                                        

Author pov.

Pernahkah kalian mendengarkan cerita tentang putri duyung?. Ya, kedengaran seperti fiksi belaka atau tidak benar-benar ada. Tetapi, putri duyung itu sebenarnya secara nyata benar-benar ada.

Disuatu tempat yang terkena sekawanan ombak yang saling berkejar-kejaran, anginpun bertiup sepoi-sepoi seiring indahnya warna biru lautan, ada seorang yeoja yang terlihat dari belakang  punggungnya yang sedang duduk terdiam diatas batu besar sembari memandangi keindahan laut. Rambutnya yang panjang, hitam lebat, dan terurai itu terkena angin sehingga terlihat sedikit berantakan.

Tetapi, itu saat kita melihat yeoja tersebut dari belakang. Ketika kita melihatnya dari depan, wajahnya tampak begitu damai disertai matanya yang tertutup dan dengan bagian bawah. Wait? Bagian bawah terlihat sedikit berbeda. Sebuah ekor panjang berwarna biru tua bersisik itu melekat pada tubuh yeoja tersebut. Mungkinkah dia seorang putri duyung? Atau harus kita panggil dengan sebutan seekor duyung!?

Yerin pov.

Halo semuanya!. Namaku Jung Yerin. Aku seorang putri duyung. Yaa mungkin terdengar gila tapi kenyataannya aku memang seorang duyung. Aku merupakan anak yang paling bungsu dikerajaan laut milik Appaku, Raja Jung Mino. Karena aku sendiri bersaudara tujuh belas dan semuanya perempuan gaada laki-lakinya.

Aku bisa dibilang paling keras kepala diantara eounnie-eounnieku dan juga seringkali susah diatur. 'Berpetualang ke dunia luar' itulah mottoku. Aku sangat ingin mengenal dunia luar yang biasa disebut dengan 'dunia manusia'. Kalian pasti terheran-heran mengapa aku tertarik dengan dunia manusia?. Itu karena... Aku sedang menyukai seorang namja. Namja itu sudah pasti manusia. Aku selalu ingat bahwa setiap hari libur tiba, aku pasti akan selalu melihatnya. Ia hanya akan muncul ketika hari libur itu tiba.

Sekarang, aku berada tepat dibelakang batu karang yang besar dan tua hanya untuk bersembunyi dan memperhatikan namja itu. Dia memiliki paras yang sangat tampan. Tak hanya senyumannya yang manis, matanya ikut tersenyum ketika ia melontarkan senyuman manis itu. Hatiku meleleh melihat namja itu. Dan kali ini aku berencana memperhatikannya lebih lama lagi. Dia sedang bersiap-siap untuk bermain air dengan sahabat karibnya, papan selancar. Perlu kusebutkah namanya?. Tapi jangan rebut dia yaa. Namanya 'Cha Eunwoo'

Eunwoo pov.

Tinggal didaerah dekat pantai untuk berlibur merupakan kegiatan untuk melepaskan diri dari segala kejenuhan dikota. Ya, cukup nyaman tinggal diapertemen pribadi ini yang berada disudut tempat wisata. Serasa dunia ini milikku seorang. Dan juga tak lupa untuk mengurangi kejenuhanku, aku mengambil papan selancar bersiap-siap untuk memainkan ombak.

Dipantai, aku mendorong pelan papan selancarku dan alhasil karena kemampuanku (bukan bermaksud sombong) aku langsung bisa menguasai papan selancarku. Siombak sangat ramah padaku sehingga sudi dipermainkan denganku. Ia terus mengikuti iramaku. Tetapi ada sesuatu yang mengganjal. Firasatku mengatakan sepertinya ada seseorang yang tengah memperhatikanku dari jauh. Tapi masak iya yang aku tahu hanya ada apertemenku yang berdiri disini tidak ada bangunan lain. Ahh mungkin aku terlalu kegeeran.

Author pov.

Setelah lelah bermain selancar,  disertai matahari yang mengucapkan selamat tinggal, Eunwoo menyudahi permainannya. Ia masuk kedalam apertemen dan menduduki sofa sembari memainkan ponselnya. Sebuah notifikasi pesan masuk atas nama 'Kim Mingyu' lewat dm.

@kim_mingyu17
bro, besok gue boleh gak dateng ke apertemen lo?

@eunwoo.cha
boleh, tapi lo gak rame-rame kan? ntar kalo misalnya rame-rame rusuh deh apertemen gue. gue juga yang susah lo mana sudi nanggung.

@kim_mingyu17
anying gaklah sans bro. gue cuman ajak pacar gue, si dingin wonwoo sama si gresek taeyong. lagian pula mana mungkin gue ngajak ibu-ibu pkk ke apertemen lo?

@eunwoo.cha
okelah.

Read by @kim_mingyu17

Eunwoo pov.

Karena sudah lelah aku ingin beristirahat. Menunggu hari esok apa yang akan terjadi. Jarum jam terus bergerak menunjukkan pukul 00.00 tengah malam. Aku terbangun. Terdengar suara nyanyian merdu yang sulit dideskripsikan bagaimana terdengar ditelingaku. Alunan-alunan nada suaranya juga asing tak pernah kudengar sebelumnya. Aku bangkitkan tubuhku dari ranjang dan mengikuti arah suara tersebut berasal. Semakin kuikuti, semakin terdengar jelas suara itu. Sampai akhirnya aku tiba berada didepan pantai. Kulihat seorang yeoja dari belakang sedang mengelus-ngelus rambutnya sembari mengalunkan nada merdu. Yang terlintas pertama kali diotakku, 'apakah dia hantu? atau manusia? atau lainnya?'

To be continued...

Hola hola, i'm back with new story!^ω^
Jadi ceritanya story ini aku publish lagi diakun aku yang sesungguhnya. Awalnya udah aku publish difake akunku yang yerinjung1996. Tapi karena eror, aku publish aja disini:v. Bahasanya sudah diperbaiki. Aku harap kalian menyukainya😁.
Don't forget vote and comment my story. Please don't be sider and keep support me karena dengan adanya support maka story gaje ini bisa berlanjut≧ω≦. Kalau gak divote ato komen ya unpub aja deh:).

And the last tengkiyu, sorry for typo^^

- xoxo, crc❤

🐚my mermaid✔[on going]Opowiadania do pokochania. Odkryj je teraz