•••play Video••••
30 Desember 2000
"Jisoo-ah!"
"Mwoya?"
Anak kecil laki-laki tersebut mendekat ke arah Jisoo sambil merangkul seorang laki-laki yang sepantaran dengannya.
"Perkenalkan ini Kim Taehyung, kau bisa memanggilnya Taehyung"ucapnya setelah sampai seraya menunjukkan sederet gigi putihnya.
Jisoo menatap bingung ke arah Jimin, lalu tatapannya beralih kepada laki-laki disampingnya.
Jisoo tersenyum"Ah, ne annyeong Taehyung Oppa aku Kim Jisoo kau bisa panggil ku Jisoo"Jisoo sedikit membungkukkan tubuhnya memberi hormat.
Taehyung membalas hormat pada Jisoo dan tersenyum.
"Haishh...kau tidak perlu memanggilnya dengan sebutan oppa"ucap Jimin dengan suara mungilnya
Jisoo mengerutkan dahinya, menatap bingung Jimin.
"Wae?apakah dia seumuran dengan kita?"
Jimin mengangguk semangat tanpa menurunkan sedikit senyum yang terukir disana.
"Ah, mulai sekarang kita membuat perjanjian"Jisoo mengangkat jari kelingkingnya.
Jimin dan Taehyung menatap bingung Jisoo. Mereka menatap satu sama lain.
"Perjanjian?"tanya ulang Jimin.
"Berjanji untuk tidak meninggalkan satu sama lain"balas Jisoo tersenyum.
Mereka diam sebentar, lalu Jimin dan Taehyung ikut mengangkat jari kelingkingnya dan menuruti apa kata Jisoo.
"Baiklah aku berjanji"Jimin dan Taehyung serempak mengucapkannya yang di akhiri senyuman.
"Mulai sekarang kita bermain bersamamu juga ya Jisoo!"
Jisoo tersenyum menanggapinya pertanda setuju atas perkataan Jimin"Ah! aku baru ingat aku harus pergi ke rumah nenekku. Mian tidak bisa lebih lama disini, aku akan kembali malam nanti. Mianhe tidak bisa berlama-lama disini, annyeong Jimin dan kau juga Taehyung!"Jisoo berpamitan seraya berlari meninggalkan mereka berdua.
Taehyung memandang Jisoo yang tengah berlari kecil itu sampai menghilang dari pandangannya.
Lalu, sebuah tangan menyentuh pundak Taehyung, Taehyung menoleh ke belakang.
"Na galke"ucap Jimin.(aku pulang ya).
"Kau mau pulang bersama?"sambungnya membalikkan tubuhnya bersiap melangkahkan kakinya.
"aku ikut denganmu"Jimin memutar tubuhnya, menatap Taehyung sebentar.
"Kajja!"Taehyung tersenyum, ia segera menyusul Jimin yang sudah jalan lebih dulu.
Hening, terjadi keheningan sebentar saat mereka jalan menuju rumah masing-masing.
Jimin menghela nafas."kenapa kau?terlihat begitu senang?"Taehyung menoleh, lalu tersenyum.
"Hari ini, hari ulang tahunku".
Jimin menatap Taehyung terkejut, matanya membesar serta pipinya yang semakin seperti roti seperti ikut membesar. Membuat Taehyung ingin mencubit sahabatnya ini.
ESTÁS LEYENDO
4 O'CLOCK
Fanfiction[Sementara tidak update karena ada perbaikan jalan cerita] Mereka berpikir bahwa sahabat akan menceritakan hal-hal kejadian yang buruk maupun yang baik. Mengira bahwa hubungan yang terjalin sejak lama tidak akan ada yang menyembunyikan apapun. Terje...
