prolog

60 12 3
                                        

"Big Ben!"

Sudah hampir 2 tahun tidak bertemu, tapi tetap sama saja.

Mengkilap.

Benato Alfariza, saudara kandung laki-laki ku. Meninggal karna penyakit langka. Semalam aku memimpikan dia, maka dari itu aku mengunjunginya sekarang.

Aku terduduk di tanah, tidak peduli baju yang kubeli susah payah bersatu dengan tanah dimana Ben tinggal.

"Aku masuk kuliah yang bagus, bagus sekali." Aku tersenyum senang, tak ada respon. "Bagaimana kabarmu?"

"Pasti lega ya setelah meninggalkan penyakit sialan itu." Aku terkekeh.

"Kak, kau tahu dimana Papa dan Mama?" Tanyaku menanyakan tentang orangtuaku. "Apa mereka sering mengunjungimu?" Tanya ku lagi, lagi, dan lagi.

"Menyebalkan memang, tapi yasudahlah. Hehe."

"Arla."

Aku meneguk ludahku, dan mendongak. Suaranya sama.

"Aku membutuhkanmu."

Dan untuk sekian lamanya, dia kembali.

MimpiWhere stories live. Discover now