Part 1 || The Maze Runner

1.3K 132 66
                                        

Adapted from best selling novel "The Maze Runner Series" by amazing author James Dashner

Kring..

"Keyona's calling"

"Ada apa Key?".

"Hey, kau tak lupa kan acara besok?"

"Oh ayolah Key. Mana mungkin aku melupakannya"

"Baiklah kalau begitu, besok kau kujemput pukul 10 pagi. Oke? "

"Oke baiklah. Dah Key, kau menganggu acaraku menonton saja"

"Terserah kau saja, Altha"

Bip.

Altha Wendelle, seorang gadis bermata coklat itu kini sedang sibuk dengan kebiasaannya sehari-hari, menonton film. Disinilah ia dikamar bernuansa biru cerah itu sedang memangku laptop kesayangannya yang mana tengah menampilkan film kesukaannya "The Maze Runner".

"Astaga, kenapa Newt tampan sekali ya?" Monolog Altha. Ia memang sangat menyukai film maupun buku tentang Maze Runner. Sudah belasan kali mungkin ia telah menonton ulang film tersebut.

"Andai aku berada disana."

"Astaga apa yang aku pikirkan, bisa bisa aku menderita tiap waktu jika berada disana hahaha" Lanjutnya sadar akan khayalan konyolnya.

50 menit berlalu, Altha tiba-tiba merasa kantuk yang sangat berat. Ia pun tertidur begitu saja didepan laptopnya dengan keadaan benda tersebut masih menyala.
.
.
.
.
.
.
"Altha, hei apa yang kau lakukan didalam kamar?, cepat keluar" Teriak seseorang dari luar kamar, dengan membabi buta ia mengetuk pintu kamar gadis tersebut.

Merasa ada yang mengganggu tidurnya, Altha pun terbangun ia menatap laptop kesayangannya yang masih menampilkan film tersebut.

"Astaga aku ketiduran" Ucapnya kemudian mem-pause film tersebut.

"Haisshh, ada apa Mom? Aku ketiduran" Ia membuka pintu tersebut.

"Kau ini. Kau lupa bahwa hari ini orang orang dari Wicked akan berkunjung kerumah kita?" Ibu Altha bercakak pinggang melihat kelakuan putrinya yang masih tertidur siang hari seperti ini.

"Tunggu. Siapa? Apa? Wicked. Kenapa namanya seperti yang ada didalam film" Monolog Altha dalam hati.

"Mom, ma.. maksudnya apa? Wicked apa? " Tanyanya

"Hei anak nakal, kau ini kenapa? Seolah olah tak tahu apa-apa. Tentu saja Wicked badan milik pemerintah yang sekarang tengah mencari obat untuk menangkar virus flare. " Ibu Altha menjelaskan sambil berjalan menjauhi Altha.

"Flare? Oh astaga apa apaan ini? Apa aku bermimpi? Tapi ini seperti nyata" Altha hanya berdiam diri didepan pintu kamarnya. Masih mencerna apa yang sedang terjadi, kebingungan.

"Hei apa yang kau lakukan disana cepat kemari bantu Mom membereskan ini, jangan diam saja" Ibu Altha kesal karena melihat putrinya itu hanya mematung didepan pintu kamar.

"Mom, jika benar yang akan datang adalah orang orang Wicked, sebaiknya kita cepat-cepat pergi dari sini" Sarannya

"Astaga Altha, kau ini kenapa? Mereka kesini ingin bekerja sama dengan kita, bukan mau menagih hutang"

"Kerja sama? Mom dengarkan aku, tidak ada yang namanya kerja sama atau apalah itu. Mereka itu kesini ingin membawa ku dan menggunakan ku sebagai kelinci percobaan" Altha berucap dengan cemas.

"Kau ini kebanyakan nonton film ya? Sudah ikuti saja perintah Mom" Ibu Altha kembali melanjutkan beres beresnya.

Ting.

Dreams Come True [The Maze Runner Fanfiction]Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora