Wir haben unsere Inhaltsrichtlinien aktualisiert.
Sieh dir die neuesten Richtlinien an, um weiterhin sicher Geschichten zu teilen.

A GIRL

9 0 0
                                        

Semua orang pasti punya mimpi.. orang gila pun juga pernah memiliki mimpi atau mungkin mimpi itu yang membuatnya gila.
***

Hari ini adalah awal musim dingin,orang orang pu segera mengenakan mantel untuk menghangatkan mereka saat berpergian.

"Eomma.. aku pergi" tegurku pada ibu

Musim dingin tapi sekolah tidak merasa dingin, sungguh anak anak tetap di tuntut untuk masuk sekolah. Seperti biasa aku pergi dengan bus umum, mobil pribadi? Gaji ayahku hanya cukup untuk membeli makan sehari hari, lagi pula aku masuk di sekolah nomor satu di Korea sudah luar biasa, yap melalui beasiswa aku bisa masuk ke sekolah itu, tapi aku harus berusaha keras selalu mendapat juara satu umum atau aku akan di keluarkan dari sekolah.

***

Semakin dekat dengan kelas, aku percepat langkah agar tak bertemu si penindas.

"Yah Ara!" Teriak seseorang dari jauh dan langsung menghampiriku.

Ku hentikan langkah kaki, rasanya seperti disambar petir, luar biasa dasyatnya, hatiku berdetak kencang, pelan pelan aku berbalik ke sumber suara itu.

"Hei anak beasiswa! Beraninya kau lari dariku hah?" Kata orang itu seperti ingin mencekikku, hingga semua anak terpusat pada kami berdua.

"Ma.. maaf Youngha, aku tak..." aku kehabisan kata kata, yang ada di benakku sekarang adalah bagaimana caranya lari dari kejadian ini.

"Payah!" Bentaknya "kau tidak boleh makan siang hari ini" katanya lembut berbisik di telingaku, tapi seperti pisau yang merobek hatiku.

"Tapi..." Belum selesai aku berbicara

"Bawa tasku!" Perintah Youngha yang langsung melempar tasnya padaku

Semua anak yang berkumpul tadi perlahan lahan menghilang, aku menundukan kepalaku sambil berjalan menuju kelas.

Youngha adalah anak pemilik sekolah sekaligus kepala sekolah, semua anak takut padanya, tidak semua sih, Youngha memiliki sepupu laki laki yang sama kejamnya, sepupunya ini anak seorang konglomerat yang pastinya lebih kaya dari Youngha.

Aku berjalan ke tempat dudukku setelah meletakan tas Youngha diatas mejanya.

"Youngha, habis kau apakan dia?" Tanya seseorang yang sedang duduk di pojok kelas pada Youngha.

"Tidak ada, aku hanya meminta tolong untuk membawa tasku lalu dia bilang ingin diet makan siang" Jawab Youngha sambil mengulung gulung rambutnya.

Aku menatap youngha dengan kesal, tiba tiba Youngha berbalik dan membentak "apa?!" Matanya melotot menghentakan kakinya. Aku langsung terntunduk dan mengambil buku dalam tasku, aku hanya seorang biasa di bandingkan Youngha, ayahnya bisa saja menendangku keluar sekolah jika aku membuat masalah.

"Junghoon, kurasa dia takut padaku" kata Youngha seperti mengejek.

"Hm dia cuman takut dengan wajahmu yang seperti boneka annabelle" Seru Junghoon, sontak semua teman Younghoon tertawa, aku pun ikut tersenyum, menahan tawa, Youngha terlihat marah wajah memerah, dia berdiri dan hendak menghampiri aku.

Tiba tiba seorang anak berlari dari luar kelas dan berteriak "ibu Kim datang!"

Semua anak langsung pergi menuju ke tempat duduk mereka masing masing, Youngha yang tadinya ingin menghampiriku mengurungkan niatnya. Ibu Kim adalah guru matematika dia juga guru bagian kesiswaan, dia yang mengurus beasiswaku.

Du hast das Ende der veröffentlichten Teile erreicht.

⏰ Letzte Aktualisierung: May 21, 2018 ⏰

Füge diese Geschichte zu deiner Bibliothek hinzu, um über neue Kapitel informiert zu werden!

A GIRL WITH THE GOOD DREAMGeschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt