Hallo wellcomeback di lapak DIJODOHIN namun dengan versi terbaru wkwk. sebenernya engga terlalu baru banget sih cuma di publis ulang aja karena alur dan nama-nama pemerannya bakalan tetap sama hanya diubah beberapa kalimat yang berantakan. Tapi, ada beberapa part yang bakal berubah dari sebelumnya hehe. Pengikut aku yang lama pasti tau gimana alurnya cerita ini so aku minta tolong untuk enggak spoiler ke yang baru ya sayanggg. Happy reading guyss jangan lupa vote dan komen juga ;)
****
"Apaan si, Ma? Yakali Ara mau di jodohin, sekolah aja belum tamat, bang Jaehyun aja dulu, kenapa harus Ara?" Nara menyambar dengan kesal begitu kedua orangtuanya tiba-tiba saja membicarakan hal yang diluar nalar seorang gadis yang masih berusia 17 tahun.
"Nggak bisa Raa, karena kamu anak perempuan satu-satunya jadi Mama sama Papa udah sepakat mau jodohin kamu sama anaknya temen Papa."
"Emang kenapa kalau Ara anak perempuan satu-satunya di keluarga ini? Apa ngaruhnya sama hal perjodohan kaya gini? Ara nggak suka pokoknya. TITIK!"
"Tapi Nara, udah turun menurun dari nenek moyang kamu kalau anak perempuan satu-satunya harus di jodohin, sama halnya kaya bibi kamu itu loh."
"Ya terus Ara harus nurut gitu sama tradisi kolot kaya gini?" Nara semakin emosi dan raut wajahnya merengut.
"Nara, kamu kalau ngomong sama orang tua yang sopan!" bentak Papa membuat Nara bungkam seketika.
"Pokoknya Ara nggak mau Ma! Pa! Ara masih pengen sekolah! Ara nggak mau kawin!"
"Ini bukan kawin Ara, ini cuman sekedar perjodohan, kalau kawin ya beda lagi," timpal Jaehyun yang sedang sibuk main PS sama Mark. Kedua kakaknya ini benar-benar sama sekali tidak mau membela Nara padahal Nara betulan butuh bantuan. Cih, dasar!
"Hahaha iya bener bang nikah emang enak tapi lebih enak lagi kawin."
Plakkk
Jaehyun tiba-tiba menggeplak pundak Mark membuat cowok itu mengaduh dan reflek melepaskan stik PS yang sedang di genggamannya.
"Sakit bego!"
"Pikiran lo!"
Nara menghela nafas pasrah lalu kembali menatap kedua orangtuanya yang sedang duduk dihadapannya. Nara betulan tidak habis fikir di tahun 2023 ini apa masih ada perjodohan seperti ini? Gimana kalau yang dijodohin sama Nara ini om-om bau tanah atau bahkan anak muda psikopat? Nyawanya jadi terancam dong!
"Ma, Pa, plissss! Ara janji Ara bakal cuci piring, cuci baju sama beres-beres rumah terus Ara juga janji bakal rajin belajar asal kalian batalin perjodohan ini. Yayayaya?" Nara memohon dengan menempelkan kedua telapak tangannya. Mungkin saja kedua orangtuanya ini menjodohkan Nara dengan alasan Nara malas sekali untuk beres-beres rumah dengan dalih tradisi turun menurun dari nenek moyang yang tidak masuk akal di jaman ini.
"Engga usah cape-cape beres-beres rumah, kan udah ada bi Sumi."
Blamm seketika mulut Nara bungkam mendengar jawaban dari Mama. Ya benar sih, Nara memang tidak malas sepenuhnya hanya saja pekerjaan rumah sudah dikerjakan oleh asisten rumah.
"Setelah ini kamu siap-siap ya pakai baju yang udah Mama siapkan di atas kasurmu setelah itu dandan yang cantik karena kita mau makan malam bareng jodohmu," ujar Mama.
Nara menghela nafas pasrah lalu berdiri dengan sangat malas.
"Jaehyun, Mark, kalian juga ikut ya sekalian kenalan sama keluarga jodohnya Ara," ujar Papa sambil menyeruput kopi hangatnya.
Jodoh-jodoh ndasmu! Lagian jodoh tuh di tangan Tuhan bukan di tangan kedua orangtua!
"Oke pa aku siap-siap dulu!" kata Mark yang langsung pergi menuju kamarnya melempar stik PS sembarang ke badan Jaehyun.
YOU ARE READING
Dijodohin✔️ [NEW VERSION]
Fanfiction[NEW VERSION] [Na Jaemin Fanfiction] WARNING!! MEMBACA CERITA INI DAPAT MENYEBABKAN PENYAKIT JANTUNG DAN BUCIN SECARA BERLEBIHAN! Dijodohin sama kakak kelas sendiri, tapi kalau kakak kelasnya cuekan kaya kak Jaemin gimana? -Nara Published on : 24 Ap...
![Dijodohin✔️ [NEW VERSION]](https://img.wattpad.com/cover/148942751-64-k845704.jpg)