Chapter 01

26.1K 1.1K 81
                                        

Happy reading.......

Kekacauan terjadi di Konoha. Bagaimana tidak, tiga orang yang mengaku berasal dari Clan Otsutsuki menyerang desa dan membuat kekacauan.

Terlihat Sasuke dan Naruto berhadapan dengan musuh. Sarada berada di belakang Sasuke dan Boruto berada di belakang Naruto. Musuh mulai menyerang, akhirnya Naruto dan Sasuke maju untuk menghadapi musuh.

Dari kejauhan, Sakura terlihat menatap cemas ke arah Sasuke dan Naruto yang sedang bertarung. Entah kenapa perasaan nya menjadi tidak menentu. Dia hanya bisa berdoa dan berharap semuanya akan baik-baik saja.

Naruto terlihat kewalahan menghadapi musuh yang terlihat sangat tangguh.  Bagaimana tidak! Semua jutsu yang sudah Naruto keluarkan langsung di hisap dan di kembalikan padanya.

Disaat Sasuke dan Naruto sibuk bertarung. Musuh memanfaatkan kelengahan itu dengan menyerang anak-anak mereka! Dua buah benda bercahaya terlihat menuju Boruto dan juga Sarada. Sedangkan kedua anak itu hanya bisa terpaku.

"ANATA!!!." Sakura langsung berlari ke arah Sarada yang hanya bisa terpaku. Dia berteriak pada Sasuke agar melindungi putrinya.

Naruto dan Sasuke langsung membuat segel untuk mengeluarkan jutsu mereka. Sasuke membakar cahaya itu dengan Amaterasu lalu Naruto melepaskan rasensuriken nya. Hanya saja mereka hanya menghancurkan satu sanjata. Sedangkan yang satunya_

Jleb!!

"Uhuk!.."Benda bercahaya atau bisa di katakan sebagai senjata itu tepat mengenai dada Sarada.

"SARADA!!!!."Sakura langsung menangkap tubuh Sarada yang terpelanting dan hampir membentur tembok. Sasuke terlihat melebarkan matanya dengan bibir yang sedikit terbuka.

"Hiks Sarada."Sakura langsung mengeluarkan caranya untuk menyembuhkan Sarada. Dia menidurkan Sarada di pahanya.

Tangisan Sakura membuat Sarada tersenyum tipis. Dengan perlahan Sarada mengangkat tangannya dan menghapus air mata sang ibu. Tapi bukannya berhenti Sakura malah semakin menangis melihat keadaan Sarada. Darah sudah membasahi telapak tangannya yang berada di dada Sarada. Sakura tau dengan jelas keadaan Sarada sangat kritis. Benda yang menghantamnya tadi seperti mengurung cakranya dan menekan inti cakra Sarada. Bisa di katakan kalau Sarada tidak akan bisa menggunakan cakranya.

Shizune datang bersama dengan dua perawat lainnya. Dia langsung mengangkat tubuh Sarada yang sudah tak sadarkan diri dan membawanya ke rumah sakit.

Sakura menatap punggung Sasuke yang sedang melawan musuh. Tatapannya sangat sulit di artikan. Entah apa yang di pikirkannya.

****

Sakura tidak ikut memasuki ruang operasi. Tubuhnya bergetar ketakutan dan Merosot sambil menyandar pada tembok yang berada di depan ruang operasi. Sebagai seorang ninja medis, dia tau dengan jelas apa yang terjadi pada Sarada. Tetapi dia mencoba membohongi dirinya sendiri dengan memikirkan kalau putrinya baik-baik saja.

Beberapa jam kemudian datanglah Naruto dan juga Sasuke ke rumah sakit. Mereka sudah berhasil mengalahkan semua musuh dan desa sudah dalam keadaan stabil. Hanya harus memperbaiki beberapa kerusakan saja.

Naruto membawa Boruto untuk di obati. Sedangkan Sasuke mencari keberadaan Sakura dan juga Sarada.

Sakura memeluk kakinya dan menyembunyikan kepalanya di lutut. Dia terlihat sangat kacau. Sasuke yang menatapnya dari kejauhan hanya bisa terpaku. Perasaan bersalah menjalar di hatinya. Seandainya saja dia menyelamatkan Sarada. Lalu Naruto menyelamatkan Boruto. Maka kedua anak itu akan Selamat. Tetapi dia malah menyelamatkan Boruto dan mengabaikan Sarada yang jelas-jelas memerlukan perlindungan.

The Gaiden✔✔Stories to obsess over. Discover now