Prolog

41 8 1
                                        

Tak pernah ada hal yang sepedih ini sebelumnya.
Aku sangat tau tak ada yang selamanya didunia ini. Tapi entahlah,apa yang Tuhan rencanakan untukku.
Siang ini,semua tawa berubah menjadi kepahitan yang tak pernah diduga.
Suara isakan tangis terdengar jelas di ruangan gelap.
Aku langkahkan kaki untuk mendekat,dan isakan semakin terdengar menyanyat. Kudapati orang yang begitu aku sayangi terduduk dilantai dengan mata yang begitu sembab. Aku terduduk di samping dan kudekap tubuh rentanya yang semakin terisak.
Sungguh,bukan hal seperti ini yang aku inginkan. BUKAN.
Orang yang sangat aku sayangi,menjadi orang yang paling lemah. Aku dekap erat tubuhnya ku biarkan dia menumpahkan segala isi hati.
Percayalah,ini lebih menyakitkan dari semua hal yang pernah terjadi.
Di hari ini Desember 2005. Semua duniaku berubah,hilang tanpa ada satu hal pun yang tersisa. Kebahagiaan,ketulusan dan cinta pergi tanpa sisa.

HANDStories to obsess over. Discover now