Jangan pernah ragu bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik untukmu, meski terkadang kamu harus merasakan sakit.
-
-
-
-
-
💦
06.30
"Yakkk!!! Yuraa bangun ini sudah pagi!"-kesal eoma sambil mengoyang goyangkan badan gue.
"Nee eoma 5 menit lagi"- Gue malah menenggelamkan kepala di selimut tebal kesayangan gue.
"Mau sampai kapan kau ini!,sudah hampir setengah 7 kau belum juga bangun"-ujar eoma yang sudah kesal dengan tingkah anaknya langsung membuka paksa selimut.
"Apa? setengah 7?,yakk eoma kenapa eoma tidak membangunkanku,aishhh!"- Gue tanpa basa-basi langsung bangun dan lari terbirit-birit ke dalam kamar mandi.
"Ck,kenapa kau menyalahkan ibu,kau sendiri yang tidak mau bangun"-eoma berdecak kesal dan mengacak-ngacak rambutnya.
15 menit kemudian....
Gue turun ke bawah dengan tergesa-gesa dan langsung duduk di kusri. *ya iya lah dudukmah di kursi-,*
"Cepat sarapan,eomamu ini tidak mau kau terlambat"-ucap eoma sambil menyodorkan 1 piring nasigoreng.
"Nee eoma"-Gue hanya mengangguk.
*******
Gue berjalan kaki ke sekolah karna jarak antara rumah dan sekolah gue yaa bisa di bilang cukup dekat. Oh ya gue lupa ngenalin diri, nama gue Anatasya Yuraemi biasa di panggil Yura, gue anak sematawayang eoma dan appa gue, gue adalah siswi kelas 10 di SMA semester tingkat pertama. Gue juga pernah tinggal di korea sejak umur 6 tahun sampai 9 tahun karna eoma mempunyai bisnis di sanah bersama appa, tetapi appa gagal dan bangkrut jadi kami memutuskan untuk kembali lagi ke indonesia. Gue juga di kenal dengan kepandaiannya bersama 3 teman sekelas gue yaa bisa di bilang kita selalu di asingkan dan tidak banyak yang mau berteman dengan kita dan mereka adalah satu-satunya teman terbaik gue, gue juga ga tau kenapa siswa siswi di sekolah gue ngejauh, ga mau temenna sama kita, ahh sudahlah.
*******
Di kejauhan terlihat Bona yang melambikan tangannya ke gue, Bona itu orangnya super duper cerewet dia kalau kepo yaampunn dia bakalan cari tau sampe titik darah penghabisan:v yelahh lebay amat.
"Yuraaa"-bona menepuk pundak gue.
"Nee"- gue hanya tersenyum tipis.
"Emm, kenapa lo berangkat sesiang ini biasanya lo selalu pagi?"-ujar Bona sambil melihat mata gue yang berkantung.
"Biasa"-Gue hanya menatap lurus kedepan.
"Biasa apanya?,aisshh"-Bona yang mulai kesalpun langsung keluar penyakit keponya.
"Yaa biasa, gue ngestalk bias dan cari tau info tentang EXO"-Gue hanya melirik bona malas.
"Pantesan yaelahh lihat mata lo berkantung tapi ga terlalu jelas sii:v"-Bona hanya cengengesan.
Yaa itu kebiasaan gue setiap malam tidur selalu larut,karna gue biasa ngestalk bias hehe:v oh yaa gue belum kasih tau kalian kalo gue ini fangirl EXO itu lohh boy band yang terkenal di korea, yang punya ratusan bahkan milyaran juta fans dan milyaran itu kebanyakan yeoja. Tapi ngenesnya gue ga pernah nonton konsernya secara langsung, nasib:( ehh Bona juga fangirl sama seperti gue di ngebias Baekhyun kalo gue, si happy virusnya exo njer Park Chanyeol suami gue dan dia tinggi banget dah kaya tiang udah ahh ceritanya lanju lagi sama topik ;v. Tapi klo gue tidur larut yaa ga pernah terlambat kaya gini, yaa mungkin sekarang kayaknya sii kesalahan teknis ajah:v
YOU ARE READING
OUR STORY
Teen Fiction"Wahh, lo ga ngenalin gue?,rupanya penyamaran gue cukup bagus"-ujar namja itu. "Ga sama sekali, malahan lo terlihat seperti seorang penjahat memakai pakaian serba hitam"-ujar gue. Namja itu hanya tertawa, tetapi saat dia melepaskan kacamata dan mask...
