Prologue ❣️
"Bee sinii, dorongin" anak kecil berkepang 2 itu mencoba mendorong dirinya dalam ayunan, tapi, gagal karena kaki kakinya yang masih kecil.
"Tungguin" teman namjanya itu berlari sambil tersenyum.
Cewek mungil berkepang dua itu langsung tertawa ceria.
"Lagi lebih kuat, bee"
Teman namja-nya mendorongnya lagi, kali ini lebih kuat.
Cewek mungil itu terlalu senang hingga ia melepaskan pegangannya. Dan jatuh. Teman namja-nya langsung menghampiri.
"Ra-ya , bangun, jangan bercanda"
Tapi yang dipanggil tidak bergerak sama sekali. Teman namja-nya langsung menggendong teman mungilnya dan membawanya pulang.
"Bibi, Ra-ya, dia jatuh."
"Astaga,sini biar bibi yang membawanya ke kamarnya" kata mama teman mungilnya
Setelah beberapa saat datang ambulans dan beberapa orang tergesa. Bee, entah kenapa ia menangis. Tapi dia ingin tau apa yang terjadi
"Bibi, Ra-ya kenapa? Bibi mau kemana? Bee mau ikut."
"Tidak usah, Bee pulang saja, Ra-ya akan baik baik saja."
Mama teman kecilnya itu langsung berlari keluar. Tapi Papa teman kecilnya terduduk di sofa keluarga. Sebenarnya ada apa.
"Bee, pulang ya, doakan saja Ra-ya baik baik saja,hemm." Kata Papa teman mungilnya sambil tersenyum.
"Iya paman." Bee akhirnya menurut.
Setelah Bee menutup pagar rumahnya ia melihat Papa teman kecilnya keluar dengan mobil sportnya. Melaju kencang, seperti, entahlah. Bee tidak tau.
🍂🍂🍂
YOU ARE READING
Dandelion
Teen FictionAku akan bahagia,bahagia bila semuanya baik baik saja,tapi kenyataannya tidak - Kim Yoo Ra Kamu adalah penatianku,selama 7 tahun,dan selama itu pula aku masih mencintaimu - Byun Baek Hyun Kamu berbeda, kamu istimewa,aku mencintaimu - Kim Tae Hyung �...
