Perempuan itu terus berlari, melewati kerumunan orang orang dan reporter yang mengerumuni seorang bintang,
Bajunya yang bermodel jubah panjang bertudung memudahkannya untuk menutup diri, tudungnya diangkat hingga menutup semua mukanya, menyisakan rambut pendek hitamnya yang lolos dari jangkauan tudungnya, matanya terlihat was was, melirik ke arah orang yang sedang dikerumuni, perlahan langkahnya semakin cepat hingga akhirnya berlari, jubahnya berkibar diterpa angin, terkadang tubuhnya harus bertabrakan dengan orang yang berdesakan, hingga akhirnya ia sampai di ujung kerumunan, ia menengok kebelakang memperhatikan kerumunan dibelakangnya, tudungnya dibuka, mata cokelatnya bertemu dengan mata cokelat tajam lain, nafasnya terengah engah, perempuan itu berjalan meninggalkan kerumunan
........................
Lelaki tadi berhasil pergi dari kerumunan reporter yang menggangunya, ia berlari menuju mobil dan meninggalkan orang orang yang berkerumun diluar, perlahan mobilnya berjalan
"Mau kemana tuan?" Kata pak supir pribadinya
"Anterin saya ke gym langanan ya pak"
Sahut sang tuan, pak supir hanya mengangguk mantap dan mulai menjalankan mobil sedikit lebih cepat.
Lelaki yang bernama kevin dibelakangnya hanya menatap kosong ke luar, merasa ada yang janggal pada sesuatu,
Mata nya yang hebat menangkap sosok sosok lain diluar, beberapa mengikuti manusia terus menempel seperti parasit, beberapa diam melamun, dan beberapa berbisik padanya meminta tolong, ia segera menutup kaca jendela dan menghela panjang sambil menutup mata
"Bau apa itu tadi? Dan siapa sosok perempuan tadi?, kenapa jin menakutkan tadi terus menempel padanya? Dan kenapa perasaanku terasa aneh?"
.............
"Woi des, lo kenapa sih dari tadi ngalamun mulu, ini aku nanya desain baju pengantinnya enakan ditambahin apa? Aku dari tadi nanya loh ini, des des desta!" Omel putri teman si gadis bertudung. desta
"Ehh iya maaf hehe" balas desta terkekeh
"Mendingan lo cari angin gih, biar tokonya aku yang jaga, lagian kan juga ada banyak pegawai, kayaknya lo lagi banyak pikiran" putri menarik tubuh desta keluar dan mendorongnya seperti orang mengusir tikus, desta hanya tertawa kecil lalu pergi meninggalkan tokonya, niatnya dia akan berjalan jalan ditaman kota sambil minum kopi, jadi dia berhenti dicaffe langganannya dan pergi, desta terus berjalan melewati orang yang lalu lalang dengan kesibukan masing masing, bagunan bagunan pingir jalan terlihat ramai, kadang tercium bau bau makanan, ia terus berjalan hingga akhirnya sampai ditaman kota, pohon pohonnya tinggi dan teduh, bagian tengah taman terdapat berbagai macam bunga yang ditata rapi, biasanya dibawah pohon akan ada beberapa kursi yang ditempati oleh anak muda, kadang sepasang kekasih, atau kadang ada komunitas yang sedang berkumpul, terkadang ada banyak orang juga berlalu lalang untuk joging, desta duduk disalah satu kursi kosong. Memandang bunga bunga didepannya sambil sesekali menyeruput kopi, ia memikirkan tentang mimpinya semalam, arti dari mimpi itu, dan apakah dia harus melakukan seperti yang diperintahkan di mimpi, tapi mimpi hanya bunga tidur, atau kadang mimpi bisa jadi nyata, atau sinyal suatu pertanda
In dream
Desta terbangun dari kasurnya, matanya mengerjap kesekeliling, ia menemukan sebuah bingkisan kain putih, ia membuka bingkisan, dan anak kelinci putih dengan mata merah terbuka dan darah dimulutnya mati didalam bingkisan, desta gemetar menutup mulutnya
Tempat berganti
Desta melihat suatu kejadian dimatanya, kevin si indigo dan ibunya, kevin meminta ibunya menancapkan paku pada sebuah papan kayu, papan itu sudah banyak berisi paku berkarat,
"Tancapkan maka......." kata kevin, namun semuanya berubah berputar dan putih
Tempat berganti
Desta melihat kejadian didepan matanya, itu adalah didalam rumahnya sendiri, dunia disekitarnya terasa kuning hitam, udara terasa berat, ia melihat kevin menggengam kedua tangannya sembari berhadapan dan kevin berkata namun suaranya bukan suara kevin melainkan suara berat orang tua
KAMU SEDANG MEMBACA
My boyfriend an indigo
Paranormalmencintai laki laki biasa itu memang mudah, tapi bagaimana jika kamu mencintai seorang indigo? Hal itulah yang dirasakan desta, keadaan terus memaksanya untuk selalu dekat dengan kevin dan itu membuatnya merasakan ketidak nyamanan, apalagi ketika ia...
