Morning day
.
.
.
.
Tok..tok..tok
" Siapa itu? Masuklah, pintu tidak ku kunci. " sahut jungkook saat dia masih mengantuk. " Nee.. jungkook, hy :) , emm Sepertinya kamu masih mengantuk. Ayolah bangun, hyung bawakan sarapan dan segelas susu kesukaanmu. " ujar tae hyung dengan sedikit cara untuk mengingat jungkook bahwa taehyung adalah kakaknya yang jarang ia temui sebelumnya.
" Nee, aku akan bangun jika kau membangunkan ku. Dan sekarang aku sudah bangun karena kau membanguni ku. Aku akan mencuci muka ku yang masih sangat mengantuk ini. " jawab jungkook yang terlalu mengantuk untuk sarapan.
" Tae hyung, aku ingin berbicara padamu. Apa benar aku adalah adikmu? Jika aku adalah adikmu, KENAPA KAU TIDAK MENGENALIKU SEJAK AKU KECIL! MENGAPA?! JAWAB LAH SEKARANG! " Kata jungkook dengan memaksa tae hyung untuk menjawab pertanyaan itu.
Jungkooknya ngegas:v -author
Hehe, gapapa lah:) -jungkook
" Ne, aku akan menjawabnya. Jadi waktu dulu, sesudah kau lahir, akulah yang mengurusmu, akulah yang memberi dot yang berisi asi ibumu. Maafkan ibumu, karena ibumu saat itu mengalami pendarahan sesudah kau lahir. Jadi semua yang mengerjakan itu aku. Mingyu hyung juga saat itu sibuk dengan kuliahannya. Papi mu juga saat itu sibuk mengurusi administrasi membayar rumah sakit. Jun hyung saat itu masih kecil juga, makanya semua aku yang melakukannya sendiri. Akulah yang membuatkan sepiring kecil bubur bayi, yang membuat sebotol dot susu bayi, yang mencuci popokmu, dan yang memandikan mu, semua serba aku. Dan saat aku kuliah aku meninggalkan mu karena aku sibuk dengan kuliahanku. Dan sekarang aku ingin melamar pekerjaan dirumah sakit, menjadi seorang dokter yang tampan. Dan aku pulang kerumah hanya untuk merawatmu saja. Maafkan aku jika aku tidak berarti dalam hidupmu! " jawab tae hyung dengan panjang lebar..
Aku menangis. Sekencang- kencangnya. Aku tau semuanya. Jadi mami memanjakan ku hanya karena mami tidak mau aku tau tentang tae hyung. Ya benar, aku sungguh dimanjakan. " mianhae my brother. Aku tau semuanya. Jadi, tetaplah bersamaku. Arasseo?! "
" em, sebenarnya bukannya aku tidak ingin bersamamu, tetapi aku hanya ingin melanjutkan kuliahku dan kata dosenku, aku harus menjadi koas. Koas adalah orang yang kuliah dijurusan kedokteran, dan ia akan berpraktek di salah satu rumah sakit atau puskesmas. Jadi aku ingin menjadi koas. Mianhe aku tak bisa merawatmu kembali. Tapi aku janji setiap sebulan sekali aku akan mengajak mu pergi jalan-jalan. Neo hallae? Jawab tae hyung dengan panjang lebar.
Jungkook hanya mengangguk kepalanya disambi sarapan.
Tae hyung pov.
Mian jungkook, sehari kemudian aku akan pergi meninggalkan mu untuk meluluskan kuliahku. Aku terpaksa. Jika aku tidak seperti ini, mungkin kau sudah aku peluk erat setiap saat.
Tae hyung pov end.
.
.
.
.
.
ⓐⓜ ⓘ ⓓⓘⓔ?
Keesokan paginya~~
05.45 am.
"Mih, aku berangkat ya. Tolong rawat jungkook hingga pulih kembali. Tolong ya.. nanti disetiap akhir bulan, aku berjanji akan mengajak dia jalan-jalan bersamaku agar dia tetap mengenaliku dan lebih dekat dengan hyung nya. Amado? " kata taetae hyung. "Ne.. aku akan menjaga dan merawatnya hingga sembuh." Jawab mami dengan menatap kearah kamar jungkook yang sedang tertidur pulas.
"Miihh, mamii,, hyungku dimana? Mengapa dia tidak ada? " cakap jungkook disambi mengambil segelas susu. " emm, hyungmu sedang berada di kampus, tempat kuliah hyungmu. Tetapi ada sedikit pesan dari hyung mu, katanya ia akan mengajak mu jalan jalan diakhir bulan nanti. " jawab mami dengan mengeluarkan rekaman taetae hyung saat ia meminta izin.
Setelah itu jungkook pergi mandi karena jungkook saat ini harus kontrol ke rumah sakit.
Bruuukkk..
"Apa itu kook? Apa yang kamu lakuk.." omongan mami terhenti karena shock jungkook terpeleset dalam kamar mandi.
"Whaatt???!!! JUNGKOOK SAYANG, AYO BANGUN.. NAKK JANGAN TINGGALIN MAMI, EMH EMFFTT.. " Mami kehabisan kata kata bahwa mami harus bagaimana untuk menyelamatkan nyawa jungkook saat ini.
Nuuut
" Halo pi? Piihh, jungkook terpeleset di dalam kamar mandi.. lalu gimana ini? "Kata mami kepada papi untuk meminta pertolongan untuk jungkook. " Ok ok, sebentar aku telfon ambulance dulu ya? " cetus papi.
Tuut..
Telfon dimatikan. Saatnya papi menelfon ambulance.
" Pagi pak, ini saya minta tolong untuk istri dan anak saya untuk kerumah sakit. Dalam keadaan darurat ini pak, tolong pak ini atas nama kim namjoon tolong jemput mereka dan bawa mereka ke rumah sakit DORM YJ! alamat rumah nya di perumahan *** blok *** " Crocos papi hingga mulutnya kewalahan ( :v -author )
" baik pak, saya akan segera menjalankan tugas yang bapak inginkan. " jawab petugas ambulance itu.
Nguing..nguing..nguing..
Dirumah sakit~
"Bagaimana keadaan anak saya dok? Apa dia baik² saja?" Kekhawatiran mami membuat suasana tidak tenang. "Tidak, tidak apa².. mungkin dia terlalu banyak pikiran, itu saja mungkin. Saya permisi." Jawab dokter seokjin.
"Hhfftt jungkook, kamu bikin mami khawatir aja sih, gini, kalo kamu ngerasa pusing.. sebaiknya jangan ngelakuin aktifitas dulu, biarin pusingnya ilang dulu. Mami mau ngabarin mingyu untuk kerumah sakit." Sembari mami mencari nomor mingyu.
"Tapi mi, mm jangan kasih tau tae hyung, aku tidak ingin mengganggu tae hyung. " jungkook. " Sip dahh "
Ngiiikk... / suara pintu elah.
" Hah.. hah.. hhfftt.. mami? Jungkookie? Kenapa? Jungkookie sakit? " mingyu hyung terengah engah karena berlari menuju rumah sakit.
" emm, nee hyung. Tadi aku terjatuh dikamar mandi, " ucap jungkook lemas. " Yasudah, kamu istirahat aja dulu. Biar aku yang menunggunya. " jawab mingyu hyung.
" btw mi, dongsaeng aku jun, kemana? Sekolah? " mingyu.
" Mmm " " Ouh, nanti aku yang jemput. Bawa ke sekolah apa ke rumkit? " mingyu. " ke sini aja, kasian nanti dirumah gaada orang nanti kesepian. " "Ou.. iya mi. "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
HEELLLAAWWW REEAAADEERRSS:))) BTW INI ACC KE 2 NYA Yasmiinirdina
JANGAN KAGET YOO!! JADI WAKTU ITU ACC WP YG LAMA, DIAPUS SAMA BPK W. TRUS MAU LOG IN, LUPA PSSW:) TAU SENDIRI, GUA ORANGNYA GAPERNAH NGINGET PASSW:V YAAHH TERPAKSA:) BIKIN ACC BARU:) PLISEU PARA READERS. TOLONG DIPAHAMI:) TRIMSS
