Studying or dating? - Bae Jinyoung

204 3 0
                                        

Bae Jinyoung as Bae Jinyoung
You as Kim Chan
~~

"Ah... Seminggu lagi ujian tengah semester, bagaimana ini?" ujar Kim Chan lemas diatas bangkunya. Kala itu baru masuk pelajaran ke lima setelah makan siang, namun gadis bersurai panjang itu sudah kehabisan tenaganya.

Bae Jinyoung yang duduk disebelahnya, mendengus mendengar perkataan kekasihnya. "Kalau mau ujian ya belajar." katanya sambil berdecak, lalu melanjutkan bermain game pada ponselnya.

"Kau mau mengajariku?" ucap Kim Chan dengan aegyo-nya.

Jinyoung menatap Kim Chan, "Kalau bukan aku siapa lagi." balasnya santai.

Mendengar itu Kim Chan sontak melompat memeluk kekasihnya dengan riang. "Makasih Baejin-ku." tambahnya sambil mempererat pelukannya.

Jinyoung yang tadinya kembali fokus bermain game tersipu karena perlakuan kekasihnya, "Hm apapun untukmu." katanya sambil mengusap kepala Kim Chan.
~~

Akhir pekan itu pasangan kekasih BaeChan memutuskan untuk belajar di cafe tempat biasa mereka datangi. Jinyoung yang sudah lebih dulu sampai tengah menunggu Kim Chan di sudut ruangan cafe yang tidak terlalu ramai. Jinyoung bisa melihat Kim Chan yang baru turun dari bus dan melambai kearahnya, senyumnya mengembang.

"Sudah menunggu lama?" tanya Kim Chan yang tengah mengambil duduk di depan Jinyoung.

Jinyoung menggeleng, "Baru saja." balasnya. "Kenapa duduk disitu?" tanya Jinyoung dengan muka polosnya.

"Kenapa? Kan aku biasanya memang duduk disini." jawab Kim Chan tak berdosa.

Jinyoung mendengus, "Kita kan mau belajar, bukan mau ngedate, lalu kalau kau didepanku bagaimana aku bisa mengajarimu? Duduk sini." jelasnya sambil menunjuk duduk disebelahnya.

"Ah.." Kim Chan mengangguk dan pindah duduk di sebelah Jinyoung.

"Nah.. Sekarang buka buku matematikamu." ujar Jinyoung bersemangat.

"Apa? Langsung matematika? Ah.. Baejin.." keluh Kim Chan yang sangat membenci pelajaran itu.

"Hm no no.." balas Jinyoung dengan menggelengkan kepala kecilnya itu, "Lihat aku." kedua tangannya meraih pundak Kim Chan. "Dilarang protes, mengeluh, mendengus, mendumal, dan... sekali protes harus menciumku sekali." terang Jinyoung dengan senyum nakal di wajahnya.

"Ah tidak adil!" protes Kim Chan.

"Oh? Kau baru saja protes?" sahut Jinyoung dengan tatapan nakal.

"Ah tidak, itu belum dimulai." Kim Chan memberikan pembelaannya.

"Sudah dimulai sejak aku menjelaskannya padamu. Sekarang cium aku." ucap Jinyoung dengan mendekatkan pipi kirinya.

Pipi Kim Chan merona, "Tidak mau." jawabnya mengalihkan pandangan.

"Kalau begitu aku yang akan menciummu." balas cepat Jinyoung lalu menyambar pipi kanan Kim Chan dengan cepat.

Kim Chan yang terkejut campur malu langsung menutup kedua pipinya. "Baiklah kita mulai dengan matematika." ucapnya menutupi rasa malunya.

"Okay~!" balas Jinyoung riang setelah mendapat kecupan dari kekasihnya.

Keduanya lalu memulai pembelajarannya. Jinyoung yang memang mendapat peringkat tinggi dikelasnya itu menerangkan dan mengajari Kim Chan dengan sabar.

5 menit..

10 menit..

15 menit..

"Ah aku haus, aku mau memesan minum, kau mau sesuatu?" sahut Kim Chan yang mulai bosan dengan belajarnya.

"Milkshake strawberry." jawab Jinyoung dibarengi dengan Kim Chan yang berdiri menuju meja order.

"Okay~"

Tidak lama minuman yang mereka pesan sudah siap, Kim Chan dengan cerah segera meminum milkshake yang ia pesan seperti kekasihnya. Ia minum sambil sesekali bermain dengan ponselnya.

"Tidak belajar?" tanya Jinyoung yang cukup lama memperhatikan kekasihnya itu bermain dengan ponselnya.

"Ah, kan masih minum." ucap Kim Chan memberi alasan.

Jinyoung mendengus dan meletakkan pensilnya, "Lihat aku." katanya sambil mendekatkan wajah Kim Chan dengan wajahnya. "Aku tau kau sudah bosan kan, dan pasti sudah mengantuk.."

"Ti-tidak.." jawab Kim Chan terbata karena wajahnya sekarang cukup dekat dengan Jinyoung.

"Sini aku tiup agar kedua matamu bisa terbuka.." balas Jinyoung usil.

Kim Chan terkejut, "Ah kenapa kau selalu melakukan hal itu--" sebelum ia selesai dengan kalimatnya, Jinyoung sudah meniup kedua matanya dan membuat ia terdiam.

Kim Chan terkejut, "Ah kenapa kau selalu melakukan hal itu--" sebelum ia selesai dengan kalimatnya, Jinyoung sudah meniup kedua matanya dan membuat ia terdiam

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Sudah bangun sekarang.." ujar Jinyoung dengan senyum riang.

"Ah.. Apasih.." balas Kim Chan malu yang tidak bisa menyembunyikan pipinya yang memerah dari kekasihnya.

"Masih ada lagi." Jinyoung menyahut sambil mengecup kening Kim Chan dengan lembut. "Nah yang ini dijamin pasti akan membuat rasa mengantukmu hilang." katanya dengan senyum menggembang.

Kim Chan yang makin malu langsung memeluk Jinyoung untuk menyembunyikan pipinya yang mulai seperti tomat itu, dan Jinyoung dengan senang hati membalas pelukan kekasihnya itu.

Wanna One Imagine (Indonesia Vers.)Stories to obsess over. Discover now