1

30 4 1
                                        

" Oke.. meeting kali ini kita akhiri sampai disini, senang bekerja sama dengan anda tuan Anderson " ucapku sambil menjabat tangan tuan Anderson, mengakhiri pertemuan kali ini yang membahas tentang kerjasama perusahaan kami.

Aku Yudha Farizal Pratama, putra dari Ahmad Zainal Pratama. Pemilik beberapa perusahaan besar yang ada di kota ini. Di umurku yang sekarang menginjak 25 tahun, aku sudah dipercaya menjadi Direktur Utama di salah satu perusahaan ayah.

Jangan kalian fikir ini mudah karena kau memiliki perusahaan besar dan banyak karyawan yang patuh perintahmu, atau semua hal yang kau inginkan pasti kau dapatkan! Memang itu semua benar. Tapi, diusia yang menurutku masih layak untuk menikmati masa mudaku direnggut oleh kontrak perusahaan yang harus ditanda tangani.

.

.

" Friesca.. apa jadwalku selanjutnya? " tanyaku pada sekretaris pribadiku.

" Meeting dan makan siang dengan Bapak Rivaldi Mourine pada pukul 11.00 untuk membahas proyek pembangunan cabang perusahaan di kota ***** , kemudian.... " Jelas Friesca panjang lebar menjelaskan jadwalku hari ini.

Hari ini mungkin salah satu dari beberapa hari terpadat dalam hidupku, bagaimana tidak? Banyak pertemuan yang harus aku hadiri hari ini dan banyak kontrak kerjasama yang harus aku tanda tangani.

Banyak bertemu orang kadang membuatku pusing karena harus banyak menghafal dan mengenali wajah-wajah mereka. Memikirkan kontrak sudah cukup untuk menguras isi kepalaku untuk hari ini.

.

.

.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 22.00 , aku baru selesai mengurus berkas-berkas yang Friesca berikan setelah makan malam tadi.

" Haruskah aku mengambil cuti? Rasanya melelahkan! " monologku sendiri.

" Ya!!! Minggu depan aku akan cuti!! " segera aku hubungi sekretaris pribadiku itu untuk mengosongkan jadwalku minggu depan, aku akan libura nanti!! 

Hahahaha.... Aku tertawa dalam hati mengingat setahun ini aku tidak mengambil libur meskipun aku bisa saja libur saat aku mau, tapi mengingat tanggung jawab yang aku terima saat ini dan meskipun perusahaan ini milik orang tua ku sendiri. Tapi, asal kalian tau ayahku adalah orang yang keras kepala dan dengan temperamen yang tinggi pula.

Aku bergegas menuju besment untuk mengambil mobil yang ku parkir disana. Sampai dimobil langsung ku hidupkan mesin dan bergegas pulang ke rumah.

Tidak lama aku sampai, karena mungkin sudah larut jadi jalanan sedikit lengang sehingga jarak dari kantor ke rumah sedikit lebih cepat.

" Ayah, Ibu.. Yudha pulang... " Ucapku memasuki rumah. Aku selalu diajarkan sopan santun dirumah, apa lagi Ayah. Huh, kalian pasti tau sifat seorang ayah!

" Eh, anak ibu baru pulang. " Ibu menghampiri sambli menciumku.

" Ibu... Aku ini sudah besar! Sampai kapan ibu terus menciumku huh? " Protesku pada ibu yang sedang terkekeh sekarang.

" Kau itu anak semata wayang ayah dan ibu, jadi sampai kapanpun ibu akan menganggapmu anak kecil yang akan ibu cium setiap hari.. hahahahaha " Ibu masih terkekeh disana. Sedangkan ayah masih serius dengan Koran yang sedang ia baca sekarang, ayah memang tidak sering bercanda atau sekedar ikut menimpali.

" Ibu... Umurku ini suda 25 tahun!!! Aku bukan lagi anak kecil umur 5 tahun!!!! Huh ibu menyebalkan! " gerutuku. Yang hanya ditimpali dengan tawa ibu yang menggema di seluruh rumah.

Aku langsung bergegas ke kamar dan mandi. Setelah mandi dan mengganti pakaian dengan kaos oblong dan celana pendek yang sangat nyaman dikenakan saat tidur. Langsung ku baringkan tubuh ini diatas kasur King size milikku ini. Menelusupkan setengah badanku pada selimut.

Punya ibu yang sering menggoda anaknya itu sungguh membuat jengkel. Apa lagi kalau aku datang dengan teman wanita sewaktu aku kuliah dulu atau temanku yang lain, ibu akan gencar bertanya dan memojokkan ku untuk sekedar bertanya 'itu siapa? Pacarmu bukan?' atau sejenisnya. Tapi, aku sangat sayang ibu ku karena tanpa beliau mungkin tidak ada aku di sini sekarang bukan?? Ahahaha.. sudahlah aku lelah. Selamat tidur.

.

.

Yooo.. wassapp... mungkin cuma ini sih yang ada di otak.. hehe.. maafin ye kalo jelek plus garing kek rengginang...

jangan lupa vote ma coment ya.. sebagai reader yg baik tentunya...

see yaa.. babay...


Remember Me?Where stories live. Discover now