Tetangga Baru

10 1 5
                                        

     "L kamu udah siap sebentar lagi tetangga baru kita bakalan mampir, kita harus kasih kesan yang bagus buat mereka,katanya tetangga baru kita punya anak seumuran kamu dia juga sekolah di sma yang sama kaya kamu sma pelita dia cantik loh."suara teriakan citra menggema diseluruh rumah.
  

    "Iya mah sebentar lagi,cantik?"kata  L menggantungkan kalimat nya.
"iya kamu gak kaget kalau tetangga kita cantik,pinter masak juga katanya."kata citra sambil memakai anting "iyalah cantik."kata L teriak dari kamarnya senyum citra pun terukir anaknya sudah dewasa sudah tau mana yang cantik.

     "namanya juga cewek,ngapain L kaget kalau anak tetangga kita cewek tapi ganteng baru  L kaget." L pun menambahkan kalimatnya sambil keluar dari kamarnya,senyum citra pun pudar dia hanya geleng-geleng kepala.
   

   Saat citra keluar dari kamar dan ketika dia melihat L "astagfirullah L masa kamu pakaian nya kaya gini kaya anak pembantu aja "citra pun kaget anaknya hanya memakai kaos oblong hitam dan celana jeans pendek "cepet ganti baju,yang bener"ucap citra "ih simamah alay banget masa anak pembantu pakeknya baju mahal sama celana mahal kaya gini lagian cuman ketemu tetangga sebelah rumah bukan jodoh aku"ucap L mengelak " L ganti baju sekarang"citra pun membentak L tiba tiba ayah L datang "ya allah na kamu jangan malu malu in atuh"ucap ayahnya Eman Juniarso Prasojo "iya iya"ucap L dia pun kembali ke kamar dan mengganti baju setelah 10 menit dia pun keluar dari kamarnya  dengan menggunakan kemeja biru muda dan dibalut dengan sweater abu dan menggunakan jeans biru dongker.
"mayan lah dari pada yang tadi"ucap citra saat melihat L.
  
   Tiba tiba terdengar bel rumah dibunyikan mereka pun merapikan diri dan membukakan pintu tesnya benar keluarga tetangga baru mereka sampai meraka pun berbasa basi saat elzira menyalami citra "ya allah geulis pisan ayo masuk,ayo ibu juga punya anak seumuran kamu  zira pun cuman mengangguk "elpida jevera ardhani panggil aja L"kata L dengan senyum yang dipaksakan dan tangan yang diulurkan zira pun menyambut tangan L dan berkata "elzira citrani eleen panggil aja zira" "meni depannya sama sama L"ucap citra mereka pun tersenyum canggung L pun mengajak zira ke taman  belakang sesuai perintah mamanya.
 

  Tanpa disadari mereka sudah 2 jam mengobrol dan tiba tiba citra datang "zira kamu main dulu dirumah tante yah tante udah izin kok sama orang tua kamu dan mereka ngizinin"ucap citra zira pun mengangguk tanda setuju citra pun tersenyum dan kembali lagi kedalam rumah meninggalkan zira dan l di taman belakang "bentar deh aku kenalin kamu sama abdul"kata L ,lagi lagi zira mengangguk saat zira melamun.
  

    Tiba tiba L menyimpan kucing dirok zira zira pun kaget dan berteriak " L tolongin gue,gue takut sama kucing"kata zira sambil merengek dan menutupi wajahnya dengan tangannya L pun tertawa melihat reaksi tetangga barunya tanpa melihat dampak bagi zira  L mengira zira hanya pura pura "L tolongin gue sumpah ini kucing malah tidur tapi kukunya nancep gitu ke dress gue sumpah deh kalau lo mau nolongin gue gue bakalan nurutin semua mau lo"kata zira namun masih menutupi wajahnya dengan tangan.

    L pun berfikir 2 kali"alay ah lo masa sama kucing doang takut" kata el sambil berusaha membuka tangan zira namun nihil "yaudah gue angkat tapi sesuai janji lo lo bakalan nurutin semua permintaan gue everything "ucap L sedikit memanfaatkan kesempatan saat L mencoba lagi untuk membuka  tangan zira yang menutupi wajahnya dan kali ini berhasil L pun terkejut karena melihat zira yang matanya sembab dan mukanya yang pucat ia pun mengambil si abdul kucingnya dan melemparnya ke sembarang wajah L pun menjadi pucat karena ia tidak bisa  melihat perempuan menangis apalagi karena ulahnya zira pun tersenyum karena melihat wajah pucat L "lo kenapa L muka lo pucet banget" l pun hanya diam karena ia "sedikit terpesona dengan gadis dihadapannya.
   

   "eh gak papa gue gak suka aja liat cewek nangis" kata L sambil sedikit tersenyum zira pun mengambil sesuatu disling bag nya ia mengambil lips terapinya dan mengoleskan kebibirnya ketika selesai ia pun mengoleskanya juga ke bibir L,L hanya diam karena ia kaget melihat respon zira "biar bibir lo gak pucat banget"ucap zira santai "makasih"ucap L karena ia masih shock.
   

    Tiba tiba hp L bergetar ia pun menyalakan hp nya dan tertera jam 16:45 "innalillahi maaf ra gue lupa gue belum sholat ashar lo udah?kata L zira pun menggeleng gelengkan kepala "yaudah yu bareng"ucap L "gue lagi"belum selesai zira ngomong udah dipotong sama si L "oh lagi kafir" ujar L tau kalau zira sedang kedatangan tamu namun ia sengaja menjaili zira "enak aja lo sana sholat nanti ke buru subuh"kata zira bercanda "magrib aja belom udah kesubuh aja yaudah gue sholat dulu jangan kangen sama gue nanti gue gak fokus sholat nya"ucap L sambil mencubit pipi zira dan pergi untuk sholat "geer gak sudi gue mikirin lo" ucap zira bercanda L pun hanya melambaikan tangan udara dingin namun pipi zira panas "dicubit aja udah merah gitu gimana kalau dicium"tiba tiba suara citra datang dan duduk "eh tante"kata zira nyegir citra yang gemas pun mencubit pipi zira "kok pas tante cubit pipinya gak semerah pas l cubit"ucap citra menggoda zira "apaan sih tante tadi L nyubitnya keras jadi sakit akibatnya pipi zira sakit"ucap zira sambil nyengir "yaudah iya"mereka pun tersenyum citra pun pamitan katanya harus membereskan rumah zira pun mengangguk.

    Tiba tiba L datang dan langsung duduk namun zira masih menunduk dan matanya masih sembab "maaf" ucap L"iya ga papa lagian lo gak tau kan gue gak  sama kucing".ucap zira mengangkat kepalanya memandang L dan tersenyum.

   "Lo minta apa dari gue"ucap zira memecah keheningan "minta?" Kata L bingung "kan tadi gue janji bakalan ngabulin permintaan lo kalau lo jauhin kucing lo tadi" L pun mengangguk nganggukan kepalanya "gue minta lo jadi sahabat gue,lo kalau ada apa apa cerita kegue pokonya lo harus perlakuin gue sebagai sahabat  ter ba ik gue "kata L memberi penekanan di kata terakhir zira pun mengangguk setuju."mulai sekarang kita sahabatan"ucap zira sambil mengacungkan jari kelingkingnya L pun mengangguk dan menyambut jari kelingking zira.

***********************************
    Ini cerita ke dua gue
Maaf kalau gaje typo,salah tanda baca atau apapun itu

Makasih :)

  

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 21, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

LWhere stories live. Discover now