Bangtan Sonyeondan kini sedang dalam masa sibuknya mempromosikan album terbaru mereka.
Di waktu luang begini, mereka tetap memakainya untuk berlatih agar bisa menampilkan yang terbaik.
Seperti yang dilakukan Min Yoongi, rapper manis milik bangtan. Tapi jangan pernah katakan itu didepan Jimin karena bagi Jimin, Yoongi hanya miliknya seorang.
Disaat semua member sudah beristirahat, Yoongi masih mendekam di practice room karena menurutnya tariannya belum sebaik member lainnya dan dia tidak mau mengecewakan mereka.
"Kenapa malam ini lebih dingin dari biasanya sih?!" Omel yoongi sambil mengusap lengannya kuat.
Yoongi kembali berlatih hingga akhirnya dia benar-benar menyerah karena tubuhnya memang tidak tahan dengan dingin.
Saat mencari mantel tebal dari kekasihnya, Yoongi mengerutkan keningnya saat tidak menemukan mantel itu dimana-mana.
"Kemana perginya benda tebal ku itu?!" Lirih yoongi.
Karena tak kunjung menemukan mantelnya dan dingin semakin menusuk kulitnya, akhirnya yoongi memutuskan untuk duduk sambil memeluk lututnya di pojok ruangan.
Mencari kehangatan dibawah meja, walaupun tidak terlalu efektif tapi itu cukup membantu bagi yoongi.
Yoongi kembali teringat pada mantelnya yang hilang. Itu mantel kesayangannya karena itu pemberian dari Jimin tapi sekarang, dia menghilangkannya.
Yoongi menangis dalam diam. Dia merasa menjadi orang yang paling jahat karena sudah menghilangkan pemberian kekasihnya.
Sejujurnya Yoongi menangis karena dia takut.
Takut jiminnya akan kecewa padanya.
"Aku harus mencari mantel itu dimana? hiks-- jiminie pasti kecewa kalau tau aku menghilangkannya."
"Padahal itu mantel paling hangat yang ku punya, hiks--"
"Jiminie bilang itu special, hiks--"
"Huwaaa, min yoongi adalah orang yang jahat, hiks--"
"Jiminie, Yoongie kedinginan hiks--"
Yoongi langsung menoleh saat mendengar pintu terbuka, ternyata itu Jimin, kekasihnya.
"JIMINIE SINI, HIKS--" Yoongie merentangkan tangannya kearah jimin.
Jimin tersenyum manis melihat tingkah kekasihnya ini, Jimin tau sangat penyebab kekasihnya menangis seperti ini.
Kedinginan.
Ya, yoongi memang selalu seperti itu. Tetapi Jimin bingung. Biasanya Yoongi tidak menangis separah ini, paling juga hanya berkaca kaca lalu saat berkedip air mata itu jatuh tapi setelahnya yoongi akan mencari jimin lalu memaksanya untuk memeluknya erat.
"Kenapa heum? ada masalah?" Tanya jimin lembut.
Yoongi yang kini sudah meringkuk mencari kehangatan dipangkuan jimin hanya mengangguk kecil sambil sesekali menghapus air matanya sendiri.
"Jiminie maafkan yoongie, hiks--"
"Wae? Kan Jiminie sudah mengijinkan yoongie berlatih sampai malam begini. Jiminie enggak marah kok." Balas Jimin sambil membenahi mantel yang dipakai yoongi saat sedikit melorot.
"Eungg~ bukan itu, hiks--" Yoongi semakin mengeratkan pelukannya di Jimin.
"Lalu apa heum? Jiminie kan nggak tau kalau yoongie gak bilang." Kini Jimin beralih meniup-niup tangan yoongi yang sedikit bergetar.
"Mantel dari jiminie, hiks--"
"He eum?"
"Mantel dari jiminie, yoongie hilangin. HUWAAA, JIMINIE MIANHAE, HIKS--" Yoongi kembali mengencangkan tangisnya.
Jimin terkekeh, jadi itu yang menyebabkan kekasih manisnya ini menangis seperti ini.
Jimin mengusap belakang kepala yoongi dan yoongi semakin menyembunyikan wajahnya diperpotongan leher jimin.
"Cup-- cup-- sayang, yoongie sedih ya mantel dari jiminie hilang?"
Yoongi mengangguk kecil ditengah tangisannya.
"Yoongie lupa ya, kan tadi dipinjam kookie. Mungkin kookie lupa kembalikan jadi kebawa pulang, tadi jiminie lihat mantel nya di dorm kok."
"J-- jinjja?"
Jimin mengecup kening yoongi, "Iya sayang. Nangisnya udah ya?"
Akhirnya yoongi mengangguk.
"Yoongie ini tanggal sembilan maret lho," Bisik Jimin membuat Yoongi yang awalnya hampir masuk ke alam mimpi kembali lagi.
"Lalu?" Balas yoongi malas-malasan.
"Saengil Chuka Hamida sayang, tetep jadi Yoongie nya jiminie, rapper manis nya bangtan, swag sugarnya army dan karena kesayangannya jimin sudah mengantuk wish nya kita lanjut di dorm saja. Ayo pulang, hup--"
Jimin berdiri dengan yoongi digendongannya dan mereka pun meninggalkan practice room.
"Jiminie~"
"Iya sayang?"
"Saranghaeyo~ gomawoyo~" Dan setelah mengatakan itu, Yoongi benar-benar tertidur digendongan jimin.
"Kkkk~ Nado."
End.
Huwaaa, happy born day my first and last bias.
Semoga di umurnya yang sekarang ini, uri syuga bisa semakin sukses, sehat selalu, dan yang baik-baik lainnya.
Aamiin~
