Part 1

93 6 1
                                        

Aku terbangun karena mendengar suara letusan dan teriakan beberapa orang di luar rumah ku. Dengan mata yang masih sedikit buram aku mengintip keluar lewat jendela. Sepi dan sunyi, hanya itu yang kulihat. Tak ada seorangpun di sana. "Mungkin itu hanya mimpi", Pikirku.
Kemudian karena telah terlanjur terbangun aku segera bersiap untuk berangkat ke sekolah. Pukul 06.30 tertera di jam tanganku. "Masih sempat", ucapku.
Jalanan yang sepi dan suram ini sering kulalui agar cepat sampai di sekolah SMA ku. Seperti biasa, tak ada orang yang kutemui di jalan ini.
Akhirnya, tibalah aku di depan sekolah ku. Aku segera masuk dan pergi ke ruang kelas ku. Suasana sekolah masih terlihat sepi, meskipun telah ada sepeda motor yang buasa digunakan olah siswa yang rumahnya jauh. "Mungkin mereka sedang ke kantin" pikirku.
Pukul 07.13. Pelajaran seharusnya telah dimulai dan para siswa - siswi sudah berada di kelas. Namun, masih sama seperti sebelumnya. Kelas ku ataupun kelas lainnya terlihat kosong.
Kringg... Sebuah pesan masuk ke ponsel ku. "Ardy, sekolah hari ini di..burkan, infon.a mendadak disebarkan tadi pa.i. Sebaiknya kamu pulang s.ja, t.l.ng ka.i". Itu pesan yang kuterima dari Dimas temanku.
Aku pun pulang dengan sedikit kesal. Setibanya di rumah kunyalakan tv, entah apa yang terjadi namun semua channel sepertinya mengalami gangguan jaringan.
Tiba - tiba muncul seseorang yang memakai topeng di layar tv. Dia mengatakan sesuatu namun, sebelum dia menyelesaikan kalimatnya tv segera kumatikan. Ku putuskan untuk tidak menyalakan tv seharian ini.
Kemudian aku teringat sesuatu di sekolah, pesan dari Dimas yang aneh itu kembali kubaca. Dan mencoba untuk memahami maksudnya. Ternyata huruf yang memakai titik itu huruf asli dari kata tersebut, dan kalimat terakhirnya "Tolong Kami".
"Apa maksudnya itu?", tanya ku pada diri sendiri. Sebuah pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Isinya "Selamat, anda berkesempatan untuk ikut dalam game terbesar di dunia. Dimana semua orang akan terlibat. Game fenomenal abad ini dengan hadiah yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya. Segera lengkapi formulir dibawah lalu balas pesan ini dengan kalimat "SINU".
Karena penasaran dengan hadiah apa yang ditawarkan, aku segera melengkapi formulir itu dan ku kirim.
Setelah menunggu 5 menit notifikasi terdengar di ponsel ku. Pesan yang ku kirim tadi ternyata tak sampai karena pulsa ku tak mencukupi. Aku bergegas pergi ke toko pulsa dekat rumah ku. Lalu sebuah pesan masuk lagi ke ponsel ku "Ardy, ini aku Vira, ku harap k.mu ngg.k me.balas pesan yang kam. terima barus.n. itu p.lsu.". Pesan yang sama dengan pesan sebelumnya. Namun tak kupedulikan dan terus mencari toko pulsa.
Ternyata itu adalah kesalahan yang harusnya tak kulakukan.

Mohon kritik dan sarannya.

Future TechWhere stories live. Discover now